Nasional
Share this on:

Pemerintah Indonesia Dituduh Intervensi Pembebasan Siti Aisyah

  • Pemerintah Indonesia Dituduh Intervensi Pembebasan Siti Aisyah
  • Pemerintah Indonesia Dituduh Intervensi Pembebasan Siti Aisyah

KUALA LUMPUR - Dibebaskannya seorang Warga Negara Indonesia (WNI), Siti Aisyah, yang tengah diadili oleh pengadilan Malaysia membuat kejutan yang luar biasa. Lantas, hal itu langsung menimbulkan kecurigaan adanya campur tangan di tengah upaya lobi yang intens oleh Jakarta.

Siti Aisyah dibebaskan oleh pengadilan Malaysia, Senin setelah jaksa menarik tuduhan pembunuhan tanpa penjelasan, lebih dari dua tahun setelah penangkapannya atas pembunuhan Kim Jong Nam pada 2017 di bandara Kuala Lumpur. Pembebasannya yang tiba-tiba menimbulkan pertanyaan tentang campur tangan dalam sistem peradilan Malaysia, terutama setelah pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa mereka telah melobi Kuala Lumpur dalam kasus ini, termasuk tekanan dari Presiden Joko Widodo.

Namun Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, bahwa keputusan itu sejalan dengan aturan hukum.

"Ada undang-undang yang memungkinkan tuduhan ditarik. Itulah yang terjadi. Saya tidak tahu secara rinci alasannya. Saya tidak mengetahui adanya negosiasi antara Indonesia dan Malaysia mengenai masalah ini," kata Mahathir.

Pada hari Senin (11/3), pejabat Indonesia merilis surat dari menteri kehakiman negara itu kepada jaksa agung Malaysia, yang mengatakan Aisyah telah "ditipu" dan meminta pembebasannya. Jaksa Agung menyetujui permintaan itu minggu lalu.

Pembebasannya yang cepat telah memicu kemarahan di Malaysia, dan tuduhan bahwa pemerintah menyerah pada tekanan diplomatik.

"Adakah pemerintah yang bisa menekan Malaysia untuk membebaskan seorang tersangka dalam kasus kriminal?" tulis salah satu pengguna di Facebook.

Yang lain, John Lim, berkomentar bahwa pembebasan Aisyah jelas tidak sesuai dengan aturan hukum". Dia diadili bersama seorang wanita Vietnam, Doan Thi Huong, yang merasa putus asa karena dia tidak dibebaskan pada saat yang sama.

Pasangan itu selalu membantah pembunuhan, bersikeras mereka ditipu oleh mata-mata Korea Utara untuk melakukan serangan gaya Perang Dingin menggunakan agen saraf beracun dan berpikir itu hanya lelucon. Pengacara Huong sekarang telah meminta jaksa agung untuk mencabut dakwaan pembunuhannya, dan jaksa pada hari Kamis (14/3) dapat memberi tahu Pengadilan Tinggi Shah Alam di luar Kuala Lumpur, apakah permohonannya berhasil.

Mereka mengatakan, para pembunuh sebenarnya adalah empat warga Korea Utara yang secara resmi dituduh melakukan kejahatan bersama para wanita yang melarikan diri dari Malaysia tak lama setelah pembunuhan itu. Korea Selatan menuduh Korea Utara merencanakan pembunuhan Kim, seorang kerabat terasing dari Kim Jong Un yang pernah dipandang sebagai pewaris kepemimpinan Korea Utara. Pyongyang membantah tuduhan itu. (der/cna/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Baku Tembak, Tiga Terduga Teroris Tewas

Baku Tembak, Tiga Terduga Teroris Tewas

Tiga pelaku terduga terorisme yang diklaim sebagai anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) tewas dalam baku tembak di Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (2


Pengumuman PPPK Ditunggu

Pengumuman PPPK Ditunggu

Pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian harap bersabar.


Kampanye Seminggu Lagi, Waspada Potensi Gesekan Massa

Kampanye Seminggu Lagi, Waspada Potensi Gesekan Massa

Menjelang kampanye terbuka Minggu (24/3) sampai Sabtu (13/4) mendatang, pemerintah memastikan kesiapan seluruh unsur yang punya tanggung jawab terhadap agenda t


Jumlah Penerima KIP 2019 Capai 17,9 Juta Siswa

Jumlah Penerima KIP 2019 Capai 17,9 Juta Siswa

Kemendikbud mengatakan, bahwa jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) sepanjang 2014 hingga 2019 meningkat signifikan.


Siti Aisyah Diajak Jadi Bintang Film yang Berbuah Petaka

Siti Aisyah Diajak Jadi Bintang Film yang Berbuah Petaka

Siti Aisyah menjadi tamu penting Presiden Joko Widodo, sehari pasca dibebaskan dari Pengadilan Shah Alam Malaysia.


DPR Tolak Wacana Dwifungsi TNI

DPR Tolak Wacana Dwifungsi TNI

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari meminta agar pemerintah lebih memfokuskan peningkatan kualitas TNI ketimbang melakukan peran dwifungsi yang selama


Sepakat Dilarang Khotbah Kampanye di Masjid

Sepakat Dilarang Khotbah Kampanye di Masjid

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar workshop bagi para khotib se-Jabodetabek di Hotel Sari Pasific, kemarin.


Tiket Kereta Lebaran Sudah Bisa Dipesan, KAI Sediakan 247.010 Tempat Duduk

Tiket Kereta Lebaran Sudah Bisa Dipesan, KAI Sediakan 247.010 Tempat Duduk

Hari ini (25/2) tiket kereta api Indonesia (KAI) sudah bisa dibeli.


Hanya 5 Menit, Tembok 34 Meter Setinggi 12 Meter Roboh

Hanya 5 Menit, Tembok 34 Meter Setinggi 12 Meter Roboh

Tembok Gedung Serbaguna Pemerintah Desa Donokerto, Turi, Sleman roboh kemarin (22/2).


843 Hektare Lahan di Riau Terbakar

843 Hektare Lahan di Riau Terbakar

Meskipun sebagian besar wilayah indonesia masih dalam masa musim hujan, namun wilayah Provinsi Riau saat ini memasuki musim kemarau.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!