Nasional
Share this on:

Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

  • Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track
  • Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

MEKKAH - Pemerintah Arab Saudi melakukan uji coba fast track atau jalur cepat untuk proses pemulangan jamaah haji termasuk dari Indonesia. Sementara itu, layanan transportasi antar jemput bagi jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram yang biasa disebut bus salawat kembali beroperasional, setelah sempat dihentikan jelang puncak haji, 6-14 Agustus kemarin.

"Pada tahun ini Arab Saudi melakukan uji coba fast track untuk proses pemulangan jamaah haji sebagaimana yang mereka lakukan untuk proses kedatangan," kata Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Subhan Cholid di Kota Mekkah, kemarin (15/8).

Dikatakannya, saat kedatangan Pemerintah Arab Saudi menerapkan program fast track untuk proses imigrasi yang dipercepat dimana seluruh prosesnya dilakukan di Tanah Air. Dengan begitu, saat ketibaan jamaah di Jeddah atau di Madinah, jamaah tidak perlu lagi menjalani proses pemeriksaan imigrasi.

"Ini terbukti mempercepat waktu tunggu dan waktu antrean jamaah. Mengurangi lelah jamaah. Nah pada haji tahun ini Arab Saudi melakukan uji coba hal serupa tapi untuk proses pemulangan. Mereka sebut iyab," katanya.

Hal itu kata dia, akan dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk kepulangan pertama jamaah haji Indonesia. "Dimulai dari JKS 4 sampai dengan 28 Agustus 2019 atau sekitar 11 hari," imbuhnya.

Dalam penerapannya tidak hanya pada personal jamaahnya yang akan melalui proses iyab tapi juga pada bagasi atau barang bawaan jamaah. "Praktiknya seperti apa masih akan terus didalami dan dikoordinasikan dengan penerbangan. Apakah nanti pengambilan sidik jari atau imigrasi di Mekkah, atau tetap di bandara, atau bahkan menggunakan bandara ketika saat kedatangan sudah entri," katanya.

Subhan mengakui sampai saat ini belum ada sosialisasi resmi dan pihaknya berharap program iyab akan efektif bagi jamaah haji Indonesia dalam mengurangi kejadian keterlambatan panjang saat pemulangan.

Terlebih kapasitas bandara di Arab Saudi yang meskipun besar tapi sudah sangat padat. "Saudi menerbangkan 200 flight per hari. Antrian runway dan lainnya perlu kecermatan dan ketepatan waktu. Kemudian proses loading mulai dari imigrasi sampai sweeping butuh waktu lama. Itu sudah dibantu city check ini sejak dua hari di hotel," katanya.

Di sisi lain, Subhan menyebut layanan transportasi antar jemput bagi jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram, pergi pulang, atau yang biasa disebut bus shalawat mulai kemarin (15/8), kembali beroperasi. Layanan ini sebelumnya dihentikan sementara jelang puncak haji, 6-14 Agustus kemarin.

"Bus salawat mulai sore ini, paling lambat habis Asar, siap mengantar jemaah dari terminal terdekat di Masjidil Haram menuju hotel," terangnya.

Ada tiga terminal terdekat Masjidil Haram yang digunakan oleh jemaah haji Indonesia. Pertama, Syib Amir untuk jemaah yang tinggal di kawasan Aziziah, Syisah, Raudlah, dan Jarwal. Kedua, Jiad untuk jemaah yang tinggal di kawasan Misfalah dan Rey Bakhsy. Ketiga, Bab Ali untuk jemaah yang tinggal di daerah Mahbas Jin.

"Khusus untuk rute Bab Ali ke Mahbas Jin atau yang disebut rute taraddudi, kami masih menunggu pihak kepolisian untuk membuka jalur," jelasnya.

Karena bus salawat baru beroperasi setelah Asar, Asep Subhana mengimbau jemaah yang ingin beraktivitas ke Masjidil Haram dimulai jelang Magrib. "Untuk Salat Magrib, bus shalawat siap antar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram. Bus shalawat ini akan beroperasi sampai pemulangan terakhir jemaah haji Indonesia," tandasnya. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Cuaca Terik Iringi Kepulangan Jemaah Haji

Cuaca Terik Iringi Kepulangan Jemaah Haji

Arus jemaah haji Indonesia meninggalkan Madinah, Arab Saudi kian masif. Kepulangan jemaah dibayangi dengan cuaca yang begitu terik.


449 Jemaah Tiba di Tanah Air

449 Jemaah Tiba di Tanah Air

Jemaah haji Indonesia yang masuk dalam gelombang ke-2, direncanakan tiba hari ini (22/8) di Tanah Air.


Pemulangan Dimulai 17 Agustus, Dilarang Membawa Air Zam-Zam

Pemulangan Dimulai 17 Agustus, Dilarang Membawa Air Zam-Zam

Pemulangan jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 17 Agustus mendatang. Kamis (15/8) hari ini, rencananya jemaah haji mulai melakukan penimbangan bagasi.


Kelelahan, Wafat Dalam Terowongan Mina

Kelelahan, Wafat Dalam Terowongan Mina

Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) memastikan kondisi di tenda jemaah haji Indonesia saat ini aman terkendali.


Sisir Jamaah Sampai ke Muzdalifah

Sisir Jamaah Sampai ke Muzdalifah

Secara bertahap jemaah haji mulai diberangkatkan menuju Muzdalifah untuk melaksanakan mabit.


Puncak Haji Dibagi Empat Rute

Puncak Haji Dibagi Empat Rute

Seluruh jemaah haji sudah berada di Tanah Suci. Dari data Siskohat Kemenag totalnya mencapai 212.732 orang, yang tergabung dalam 529 kelompok terbang (kloter).


Polisi Endus Penghimpunan Dana Teroris lewat LSM

Polisi Endus Penghimpunan Dana Teroris lewat LSM

Berbagai cara dilakukan kelompok teroris dalam menghimpun dana untuk melancarkan aksi. Salah satunya dengan berklamufase menjadi lembaga swadaya masyarakat (LSM


Hari Ini Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah

Hari Ini Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, jumlah jemaah haji reguler yang telah tiba di Arab Saudi berjumla


Jamaah Indonesia Lempar Jumrah 10 Zulhijah Malam

Jamaah Indonesia Lempar Jumrah 10 Zulhijah Malam

Jamaah Indonesia baru akan melempar jumrah pada 10 Zulhijah lewat tengah malam.


Tiga Embarkasi Tuntas Diberangkatkan

Tiga Embarkasi Tuntas Diberangkatkan

Tiga embarkasi telah tuntas memberangkatkan jemaah haji ke Arab Saudi. Ketiga embarkasi tersebut antara lain Embarkasi Lombok (LOP), Palembang (PLM) dan Padang



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!