Nasional
Share this on:

Penembakan Bima, Polisi Amankan 4 Orang yang Diduga Teroris

  • Penembakan Bima, Polisi Amankan 4 Orang yang Diduga Teroris
  • Penembakan Bima, Polisi Amankan 4 Orang yang Diduga Teroris

Ilustrasi (Imam Husein/Jawa Pos)

JAKARTA - Aksi penembakan diduga dilakukan kelompok teror menyasar dua anggota polisi di Bima, kemarin. Mereka adalah anggota Sat Sabhara Bripka Jainal dan anggota Polsek Langgudu Polres Bima Bripka Gafur.

Keduanya ditembak dari belakang usai mengantarkan anaknya berangkat ke sekolah. Empat terduga pelaku berhasil diamankan. Namun, belum bisa dipastikan keempatnya terlibat kelompok teror atau tidak.

Kabidhumas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP Tri Budi Pangastuti menuturkan, sekitar pukul 07.00 Bripka Jainal mengantar anaknya di SDN 10, Penatoi, Mpunda, Bima. Saat baru tiba di SMK Kobi, dari belakang ada tembakan yang menyasar punggungnya.

?Pelakunya dua orang,? jelasnya.

Bripka Jainal luka di bagian bahu belakang dan peluru bersarang di dalam tubuh. Kejadian kedua, sekitar pukul 07.15 Bripka Gafur juga baru saja mengantar anaknya di SMA 4 Penatoi, Bima. Saat hendak pergi dari depan sekolah, dua orang tidak dikenal menembak dari arah belakang.

?Luka di bagian pinggang kanan,? terangnya.

Kedua korban saat ini dirawat di RSU Kobi dan rencananya dilakukan operasi bedah. ?Untuk mengeluarkan proyektil peluru yang berada di tubuhnya,? paparnya.

Terkait pengejaran pelaku, telah dilakukan pemblokiran jalan keluar masuk Bima. Tujuannya untuk mencegah pelaku keluar dari Bima dan bisa ditangkap. ?Orang yang diduga pelaku ada yang tertangkap,? ujarnya.

Juru Bicara Divhumas Polri Kombespol Slamet Pribadi menuturkan, dengan cepat dilakukan penelusuran terhadap pelaku penembakan tersebut. Hasilnya, ada empat terduga pelaku yang ditangkap. Yakni IF (31), LS (34), IM (21), dan WD (27).

Keempatnya telah diamankan di Polres Bima. ?Mereka dalam pemeriksaan,? paparnya kepada Jawa Pos (induk radartegal.com), kemarin.

Dari terduga pelaku berinisial IM disita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu handphone, satu kartu ATM, satu kartu NPWP, sebuah pisau, sebuah sangkur, dan 17 buku yang diduga mengajarkan paham radikal. ?Semua sedang dianalisis,? paparnya.

Ada pula sejumlah barang bukti yang disita dari LS. Di antaranya satu parang, satu sangkur, satu tombak, pakaian loreng, dan sebuah handphone. ?Sedang dilakukan pengembangan,? jelasnya.

Menurut dia, kepolisian sedang memastikan siapa dalang dari penembakan kedua petugas kepolisian tersebut. Sekaligus memastikan dari mana pistol yang digunakan untuk menembak dua korban. ?Ini masih berlanjut,? ujarnya. (idr/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pajak Rokok Tak Mampu Tutupi Defisit BPJS Kesehatan

Pajak Rokok Tak Mampu Tutupi Defisit BPJS Kesehatan

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang mengatur penggunaan pajak rokok untuk BPJS Kesehatan memang telah berlaku.


Ringtone Jokowi Tidak Melanggar Aturan

Ringtone Jokowi Tidak Melanggar Aturan

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tidak mempermasalahkan nada dering panggilan atau Ring Back Tone (RBT) yang berjudul ”Jokowi Saja”.


Tiga WNI Korban Penculikan Berhasil Dibebaskan

Tiga WNI Korban Penculikan Berhasil Dibebaskan

Tiga orang nelayan WNI yang disandra kelompok Abu Sayyaf akhirnya berhasil dibebaskan. Mereka sebelumnya ditahan sejak Januari 2017 lalu.


Jokowi Bantah Kampanye di Iklan Capaian di Bioskop

Jokowi Bantah Kampanye di Iklan Capaian di Bioskop

Penayangan iklan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menayangkan capaian pemerintah terus mendapat protes dari partai Gerakan Indonesia Raya.


Pemerintah Berhentikan 2.357 PNS Koruptor

Pemerintah Berhentikan 2.357 PNS Koruptor

Pemerintah pusat akan menindak tegas pegawai negeri sipil (PNS) yang terbukti melakukan korupsi.


Siap-siap, Pemerintah Buka Lowongan 238.015 CPNS Baru

Siap-siap, Pemerintah Buka Lowongan 238.015 CPNS Baru

Pemerintah akhirnya menetapkan besaran kuota CPNS baru 2018. Total kuota yang disiapkan mencapai 238.015 kursi.


Masih Ada Terduga Teroris Dikejar

Masih Ada Terduga Teroris Dikejar

Pengejaran terhadap kelompok Rajendra ternyata belum usai.


Rupiah Melemah Lagi Hingga Rp14.815 per Dolar

Rupiah Melemah Lagi Hingga Rp14.815 per Dolar

Pelemahan nilai tukar rupiah yang masih berlangsung membuat pemerintah cukup disibukkan.


41 Anggota Dewan Jadi Tersangka KPK, DPRD Kota Malang Lumpuh

41 Anggota Dewan Jadi Tersangka KPK, DPRD Kota Malang Lumpuh

DPRD Kota Malang mencatat sejarah. Di antara 45 anggota legislatif aktif, sebanyak 41 orang telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Pembubaran Parpol Lewat MK

Pembubaran Parpol Lewat MK

Arah penyidikan dugaan suap pembangunan proyek PLTU Riau 1 yang bisa menyeret Partai Golkar sebagai tersangka bisa berbuntut panjang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!