Nasional
Share this on:

Pengawasan Kualitas Rumah Subsidi Ditingkatkan

  • Pengawasan Kualitas Rumah Subsidi Ditingkatkan
  • Pengawasan Kualitas Rumah Subsidi Ditingkatkan

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memperketat pengawasan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti mengatakan, Kementerian PUPR akan membuat sistem registrasi pengembang dan mulai diberlakukan pada awal Januari 2018.

”Nantinya lewat sistem itu hanya pengembang yang sudah terdaftar saja yang bisa membangun rumah FLPP,” kata Lana kemarin (22/12).

Lana menjelaskan, registrasi pengembang dilaksanakan dalam rangka menata, mengkoordinir, dan meningkatkan peran asosiasi dan pengembang dalam memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dengan begitu, MBR dapat terlindungi dengan kepastian kualitas rumah yang dibelinya.

Hal senada juga disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Dia mengatakan, langkah tersebut adalah upaya untuk melindungi customer. Banyak customer yang sudah akad kredit, namun rumahnya tidak kunjung dibangun. Ada juga yang rumahnya telah terbangun tetapi tidak ditempati karena sarana dan prasarana tidak dilengkapi.

”Kami bertanggung jawab untuk melindungi customer. Fokusnya nanti, para pengembang yang boleh melaksanakan (pembangunan rumah subsidi) hanya pengembang yang teregistrasi,” tutur Basuki.

Setelah itu, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) dan Ditjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR akan bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan fisiknya.

”Jadi mereka tidak hanya ngurusin penyaluran kredit. Tapi juga kualitas rumah dan hunian,” kata Basuki.

Registrasi pengembang dilakukan dalam beberapa tahap. Yakni tahap registrasi asosiasi dan pengembang (Januari–Maret 2018); tahap seleksi asosiasi dan pengembang (April–Juni 2018); tahap sertifikasi asosiasi dan pengembang (Juli–Desember 2018); dan tahap reward dan punishment asosiasi dan pengembang (Desember 2018).

Layanan FLPP pun akan makin ditingkatkan di tahun depan. Dirut PPDPP Budi Hartono mengatakan PPDPP juga telah memiliki Sistem Layanan e-FLPP yang merupakan sistem layanan verifikasi terhadap data calon debitur FLPP yang diajukan oleh Bank Pelaksana.

Sistem itu mampu meminimalisir human error dalam pemasukan data dan mempercepat layanan dari yang sebelumnya 5 hari kerja menjadi 3 hari kerja. Dengan sistem itu, sebanyak 5.000 data dapat diverifikasi dalam waktu lebih kurang satu jam. Sehingga mampu mempercepat pelayanan pencairan dana FLPP kepada MBR.

PPDPP juga telah bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri terkait Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan melakukan pemanfaatan data melalui KTP Elektronik yang telah terhubung dengan Kemendagri untuk memastikan keabsahan data calon debitur sesuai dengan yang disyaratkan. (and/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Marak Pelemparan Batu, Jasa Marga Perketat Pengawasan

Marak Pelemparan Batu, Jasa Marga Perketat Pengawasan

Pasca insiden pelemparan batu dari jembatan penyeberangan Km 6 Jalan Tol Jakarta Cikampek, PT Jasa Marga akan memperketat pengawasan di titik-titik rawan.


KPK Segera Usut TPPU Setnov

KPK Segera Usut TPPU Setnov

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih punya pekerjaan rumah (PR) setelah putusan Setnov dibacakan.


Kaget Melihat Wajah Setnov “Berhijab” Selimut

Kaget Melihat Wajah Setnov “Berhijab” Selimut

Indikasi adanya rekayasa dalam perawatan Setya Novanto (Setnov) di Rumah Sakit Medika Permata Hijau 16 November tahun lalu semakin terang.


Rumah Emirsyah Satar Disita

Rumah Emirsyah Satar Disita

Upaya KPK menelusuri aliran uang suap yang diterima mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Emirsyah Satar membuahkan hasil.


Duh, Tingkat Pengangguran Lulusan SMK paling Tinggi

Duh, Tingkat Pengangguran Lulusan SMK paling Tinggi

Kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dipertanyakan. 11 persen dari 7 juta penganggur di seluruh indonesia adalah siswa lulusan SMK.


Keluarga Berharap Ba’asyir Bisa Dirawat di Rumah

Keluarga Berharap Ba’asyir Bisa Dirawat di Rumah

Pemerintah berencana memindahkan lokasi pemidanaan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir.


Pemerintah Bahas Opsi Tahanan Rumah untuk Ba’asyir

Pemerintah Bahas Opsi Tahanan Rumah untuk Ba’asyir

Opsi menjadikan Abu Bakar Ba’asyir sebagai tahanan rumah memang sudah mengemuka. Namun, pemerintah tidak sembarangan mengambil keputusan.


Penyidik Polri Datangi Rumah Novel

Penyidik Polri Datangi Rumah Novel

Belum genap sepekan berada di tanah air, Novel Baswedan sudah harus berurusan dengan penyidik Polda Metro Jaya.


Dua Dokter Diperiksa KPK

Dua Dokter Diperiksa KPK

Indikasi keterlibatan para dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau dalam dugaan menghalangi penyidikan perkara e-KTP Setya Novanto terus didalami KPK


Ini Dua Suplemen yang Mengandung Babi

Ini Dua Suplemen yang Mengandung Babi

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kemarin (31/1) merilis dua suplemen yang mengandung DNA babi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!