Nasional
Share this on:

Penggunaan Merkuri Akan Dibatasi

  • Penggunaan Merkuri Akan Dibatasi
  • Penggunaan Merkuri Akan Dibatasi

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan segera membatasi penggunaan logam berat (merkuri) dalam berbagai fasilitas industri maupun beberapa produk medis dan kelistrikan sebagai langkah pasca ratifikasi konvensi minamata pada 29 September lalu.

Kemarin, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar bersama jajaran pejabat KLHK menggelar rapat terbatas untuk merumuskan implementasi UU nomor 11 tahun 2017 yang memuat ratifikasi Konvensi Minamata. Jika amanat konvensi berhasil dilaksanakan, maka indonesia akan bebas merkuri pada tahun 2025

Siti menerangkan bahwa Presiden memberi arahan agar penggunaan merkuri segera dihapuskan, juga penertiban pertambangan ilegal di indonesia. “Semua peraturan dan kebijakan yang berkaitan termasuk PP 74 juga harus direvisi,” katanya.

Selain itu, Kata Siti Presiden juga meminta agar ada solusi, atau alternatif mata pencaharian bagi para penambang, “Masyarakat yang terpapar merkuri juga dapat diberikan bantuan medis,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3), MR. Karliansyah, mengungkapkan bahwa saat ini produksi merkuri dalam negeri lebih banyak daripada jumlah yang diimpor. “Dampak merkuri sudah sangat nyata terhadap kesehatan manusia,” katanya lagi.

Karliansyah menerangkan, bahwa penghapusan penggunaan merkuri secara bertahap akan diberlakukan pada beberapa fasilitas industri seperti pembangkit listrik tenaga panas (thermal), pembangkit listrik dengan batubara, ketel, dan pembakar sampah.

Selain itu, pembatasan juga akan dikenakan pada alat-alat kesehatan, seperti Thermometer, Tensimeter, serta alat-alat listrik seperti baterai, lampu, saklar, maupun terminal. ”Ekspor, impor, dan peredaran merkuri juga akan segera dibatasi,” kata Karliansyah.

Nur Hidayati, Direktur Eksekutif Nasional WALHI mengungkapkan bahwa impor merkuri ke indonesia telah menembus angka 707 ton per tahun. Data dari badan lingkungan PBB UNEP 90% menunjukkan 90 persen impornya berasal dari Singapura. ‘’Indonesia juga telah menjadi negara pengekspor merkuri ke beberapa negara,” pungkasnya. (tau/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Polisi Tembak Polisi, Tiga Tewas
Polisi Tembak Polisi, Tiga Tewas

Berita Sejenis

Jumlah Formasi CPNS diputuskan Pekan Depan

Jumlah Formasi CPNS diputuskan Pekan Depan

Teka-teki terkait formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dibuka pada tahun ini akan segera diketahui.


KPU Tolak Eks Napi Koruptor Nyaleg

KPU Tolak Eks Napi Koruptor Nyaleg

Pendaftaran calon legislatif (caleg) akan mulai dibuka besok (4/7).


Marak Pelemparan Batu, Jasa Marga Perketat Pengawasan

Marak Pelemparan Batu, Jasa Marga Perketat Pengawasan

Pasca insiden pelemparan batu dari jembatan penyeberangan Km 6 Jalan Tol Jakarta Cikampek, PT Jasa Marga akan memperketat pengawasan di titik-titik rawan.


Densus 88 Gagalkan Serangan Bom ke DPR

Densus 88 Gagalkan Serangan Bom ke DPR

Densus 88 Anti Teror berhasil mencegah terjadinya serangan aksi bom yang akan menyasar gedung DPR, Sabtu (2/6) lalu.


805 Ribu E-KTP Rusak Akan Dimusnahkan setelah Pemilu

805 Ribu E-KTP Rusak Akan Dimusnahkan setelah Pemilu

805.311 keping e-KTP yang rusak sedang dilakukan pemotongan untuk disfungsi.


Pelaku Candaan Bom Bisa Dipenjara

Pelaku Candaan Bom Bisa Dipenjara

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan memberi tindakan tegas berupa tuntutan hukum terhadap pelaku yang memberikan informasi palsu tentang bom.


Satwa di Lereng Merapi Mulai Turun Gunung

Satwa di Lereng Merapi Mulai Turun Gunung

Selain letusan magmatik, turunnya satwa dari lereng Merapi menunjukkan bahwa gunung tersebut akan memasuki fase letusan besar.


Perpres Baru Permudah Tenaga Kerja Asing Masuk

Perpres Baru Permudah Tenaga Kerja Asing Masuk

Kajian dan ivestigasi Ombudsman Republik Indonesia (IRI) soal TKA memang belum menyentuh Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.


May Day, Polri Antisipasi Demo Perpres TKA

May Day, Polri Antisipasi Demo Perpres TKA

Peringatan hari buruh (May Day) pada 2 Mei diprediksi bakal diwarnai demo menolak Perpres No 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.


Ambruknya Jembatan Widang Tak Akan Ganggu Mudik

Ambruknya Jembatan Widang Tak Akan Ganggu Mudik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) optimis jika ambruknya Jembatan Widang di Tuban Jawa Timur tidak akan mengganggu arus mudik.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!