Nasional
Share this on:

Perlindungan Hukum Guru Harus Lebih Jelas

  • Perlindungan Hukum Guru Harus Lebih Jelas
  • Perlindungan Hukum Guru Harus Lebih Jelas

Guru SMAN 1 Torjun Sampang Ahmad Budi Cahyono yang tewas dianiaya muridnya.

SAMPANG - KekerasanN yang berujung meninggalnya guru SMAN 1 Torjun, Sampang, kemarin tidak boleh terulang. Para pendidik harus mendapat perlindungan hukum yang lebih jelas. Dengan demikian, keselamatannya terjamin dalam menjalankan profesinya.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur Ichwan Sumadi berharap pemerintah mengevaluasi perlindungan hukum terhadap guru. Pemerintah hanya menelurkan undang-undang tentang guru dan dosen. Namun, di dalamnya tidak pernah ada penjabaran secara terperinci mengenai perlindungan bagi pendidik.

Akibatnya, banyak guru yang berurusan dengan hukum jika memberikan sanksi disiplin kepada siswa. ”Kalau ada siswa yang mengancam guru, bagaimana sanksinya?” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura (Jawa Pos Group), kemarin.

Sanksi disiplin kepada siswa kerap dibenturkan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Akibatnya, banyak guru yang masuk sel. Hal itu mendorong siswa berani terhadap guru. Padahal, guru menjatuhkan sanksi pasti memiliki sebab dan terukur.

”Undang-Undang Perlindungan Anak bagus. Tapi, jangan sampai kebablasan,” katanya.

Kepada pengelola sekolah, Ichwan berharap penanaman pendidikan karakter dipertegas. Mental dan perilaku siswa harus dipupuk dengan kebaikan. Salah satunya melalui aktivitas kerohanian.

Ketua PGRI Sampang Achmad Mawardi mengatakan, pendidikan karakter akan berhasil jika orang tua mendukung penuh. Waktu guru mendidik di sekolah terbatas. Anak lebih lama dengan orang tua.

”Membangun karakter siswa itu tidak mudah. Jangan hanya menyalahkan guru ketika anak itu bandel,” ucap Wawang, panggilan karib Achmad Nawardi.

Aturan di sekolah sudah luar biasa. Ada aturan dan tata tertib agar siswa betul-betul terdidik. Meski demikian, pihaknya tetap meminta agar guru tetap profesional. ”Kesalahan siswa harus diingatkan dengan cara yang baik agar tidak terjadi ketersinggungan. Tapi, kami tetap mengecam tindakan siswa yang telah menganiaya gurunya sendiri,” jelasnya.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) Syamsuri menyatakan, peristiwa itu perlu dijadikan cambuk bagi masyarakat, pemerintah, orang tua, dan pengajar. Kasus tersebut merupakan contoh jelas degradasi moral dalam dunia pendidikan.

”Kalau ada yang membantah ide yang menyatakan tentang degradasi moral dalam dunia pendidikan, tunjukkan saja kasus ini,” jelasnya.

Kasi Pendma Kemenag Sumenep Moh. Tawil menyatakan, diperlukan evaluasi di semua lini pendidikan. Salah satu cara untuk meminimalkan perbuatan seperti itu adalah pendidikan karakter. ”Jika pengajaran sopan santun, hubungan guru dan murid, murid dengan orang tua, atau dengan masyarakat sekitar masih kurang, mari tingkatkan lagi,” terangnya.

Kepala Disdik Sumenep A. Shadik berharap penegak hukum memproses sebagaimana mestinya. Dia mengimbau orang tua siswa lebih memperhatikan anak. Sebab, kata dia, sekolah tidak cukup untuk memberikan seluruh pengetahuan yang diperlukan anak didik.

”Dulu kemungkinan ada guru yang memukul murid, tapi untuk kebaikan. Setelah itu, murid tidak terima dipukul guru, didukung orang tua, akhirnya guru dipolisikan. Lalu, meningkat lagi jadi guru yang dihajar murid. Ini miris,” tegasnya. (pen/ghi/aji/luq/c6/ang/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

KPK Segera Tahan Zumi Zola
KPK Segera Tahan Zumi Zola

Berita Sejenis

Hari ini, Tiga Juta Calon Haji Wukuf di Arafah

Hari ini, Tiga Juta Calon Haji Wukuf di Arafah

Lebih dari tiga juta calon jamaah haji (CJH) sedunia berangkat ke padang Arafah secara bertahap kemarin.


Gagal Jadi Cawapres 2019, AHY Siap untuk Pilpres 2024

Gagal Jadi Cawapres 2019, AHY Siap untuk Pilpres 2024

Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus menahan kecewa.


Kemenkeu Hentikan Transfer Tunjangan Guru

Kemenkeu Hentikan Transfer Tunjangan Guru

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menghentikan penyaluran dana tunjangan guru di sejumlah daerah.


CPNS Guru Minimal Lima Tahun Mengabdi

CPNS Guru Minimal Lima Tahun Mengabdi

Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang rencananya diumumkan pada akhir Juli tertunda.


Kemenlu Tetap Beri Bantuan Hukum

Kemenlu Tetap Beri Bantuan Hukum

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus memantau kasus penggerebekan 116 WNI di Arab Saudi.


Soal Kebijakan baru BPJS, Pemerintah Harus Turun Tangan

Soal Kebijakan baru BPJS, Pemerintah Harus Turun Tangan

BPJS Kesehatan menampik jika dikatakan tiga Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan bukan untuk memotong manfaat yang dapat dirasakan peserta.


Waspada Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat

Waspada Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat

Selain ancaman gelombang tinggi, masyarakat penghuni indonesia barat kini harus waspada terhadap terbentuknya aliran massa udara basah.


Tak Terima Anaknya Dilempar Kotak Pensil, Guru Dipolisikan

Tak Terima Anaknya Dilempar Kotak Pensil, Guru Dipolisikan

Umi Zohra melaporkan wali kelas 6A SDN Cindai Alus, Martapura, Kalimantan Selatan, Sugiarti ke polisi.


Lupa Naruh Sandal, Kaki Jamaah Haji Terbakar

Lupa Naruh Sandal, Kaki Jamaah Haji Terbakar

Suhu panas di Madinah membuat jemaah haji harus dirawat. Beberapa diantaranya mengalami luka bakar pada kaki karena kehilangan alas kaki.


OTT Sukamiskin, KPK Dalami Peran Fuad Amin dan Wawan

OTT Sukamiskin, KPK Dalami Peran Fuad Amin dan Wawan

KPK harus bekerja ekstra keras untuk mengungkap lebih jauh bisnis jual beli fasilitas dan pemberian izin berobat di Lapas Sukamiskin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!