Nasional
Share this on:

Pertamina Tahu Rencana Kenaikan Harga Premium

  • Pertamina Tahu Rencana Kenaikan Harga Premium
  • Pertamina Tahu Rencana Kenaikan Harga Premium

BADUNG - Drama maju mundur kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis premium masih menuai sejumlah komentar. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pun menyatakan memang ada sejumlah kesalahan dalam koordinasi antara dirinya dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai kenaikan harga premium.

Kesalahan koordinasi tersebut menurutnya terjadi lantaran Rini kehilangan sinyal telekomunikasi saat mengunjungi lokasi bencana alam di Sigi. "Jadi memang belum bisa. Memang bapak Presiden minta saya kontak beliau (Jonan)," ujarnya kemarin (11/10).

Pembatalan tersebut juga disebabkan oleh hasil kajian dari Menteri Sekretariat Negara Pratikno terdapat dampak negatif akibat kenaikan BBM yakni di inflasi dan daya beli masyarakat kecil serta menengah. "Kalau beliau (Presiden Joko Widodo) mengatakan sudah saya instrusikan untuk tidak naik," ucapnya.

Meski demikian, dia sempat menyinggung bahwa sebenarnya sudah ada koordinasi antara Jonan dengan Sri Mulyani mengenai kenaikan harga premium. "Sudah ada pembicaraan, saya tidak ada waktu itu. Waktu itu saya ada di Palu jadi saya tidak tahu apa pembicaraan dengan pak Jonan dengan bu menkeu dengan yang lain mungkin sudah ada pembicaraan itu," urainya.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan pihaknya sudah mengetahui tentang rencana kenaikan harga premium. "Saya juga menginfokan waktu itu kami perlu mengset-up itu semua, karena SPBU kita ada banyak juga. Nmaun, kami perlu waktu tidak bisa dipungkiri karena tidak mungkin langsung efektif dan bagaimana mekanismenya ketika terjadi antrean, semua harus ada penyelesainnya. Jadi, kami perlu waktu," tegasnya.

Dia menjelaskan untuk dipenetapan harga BBM memang bisa ditetapkan oleh menteri yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan 3 menteri. "Pertamina sendiri sebagai korporasi juga melakukan survei kita ingin mengetahui bagaimana kemampuan daya beli customer kita. Memang customer kita customer yang daya belinya terbatas, customer premium merupakan customer yang loyal terhadap Pertamina," imbuhnya.

Mekanisme kenaikan harga BBM memang diatur berdasarkan Perpres No. 43 Tahun 2018 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Dalam Pasal ayat satu dijelaskan harga indeks pasar, harga dasar dan harga jual eceran BBM untuk jenis JBT dan JBKP ditetapkan oleh menteri.

Pasal kedua disebutkan penetapan harga dasar sebagaimana dimaksud pada ayat 1 mengacu pada formula yang ditetapkan oleh menteri. Sedangkan pasal ketiga disebutkan formula sebagaimana dimaksud pada ayat 2 ditetapkan setelah mendapatkan pertimbangan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan negara.

Sedangkan pasal keempat disebutkan harga dsar sbgaimana dimaksud pada ayat 1 terdiri atas biaya perolehan, biaya distribusi, biaya penyimpanan serta margin. Sementara itu, pasca batalnya kebijakan kenaikan BBM, nilai tukar rupiah dibuka melemah di posisi Rp15.223,00 per dolar AS pada perdagangan pasar spot kemarin (11/10) seperti dilansir dari data Bloomberg. (vir/ken/agf/jpg)

Berita Sebelumnya

KPK Kaji Lagi Pemeriksaan Internal
KPK Kaji Lagi Pemeriksaan Internal

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemerintah Mulai Siapkan Rumah Murah untuk Milenial

Pemerintah Mulai Siapkan Rumah Murah untuk Milenial

Kementerian PUPR tengah mempersiapkan skema khusus agar generasi milenial dapat memiliki rumah dengan harga terjangkau.


Pemberangkatan Perdana Haji Dimajukan 6 Juli Mendatang

Pemberangkatan Perdana Haji Dimajukan 6 Juli Mendatang

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar mengumumkan bahwa rencana perjalanan haji (RPH) 2019 mengalami perubahan.


PLN Bantah Tarif Listrik Naik

PLN Bantah Tarif Listrik Naik

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah isu kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL).


Gedung Baru DPR Tak Sejalan dengan Pemindahan Ibu Kota

Gedung Baru DPR Tak Sejalan dengan Pemindahan Ibu Kota

Berkali-kali dimunculkan, berkali-kali pula dikritik. Itulah rencana proyek pembangunan gedung baru DPR yang anggarannya kembali diusulkan.


Kontras: Wiranto Berlebihan!

Kontras: Wiranto Berlebihan!

Rencana Menko Polhukam Wiranto untuk membentuk tim hukum nasional yang mengkaji ucapan, tindakan, dan pemikiran para tokoh menuai kritik.


Wacana Perpindahan Ibu Kota Negara Dikebut

Wacana Perpindahan Ibu Kota Negara Dikebut

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Rapat Terbatas (Ratas) tentang Tindak Lanjut Rencana Pemindahan Ibu Kota, di Kantor Presid


Harga Minyak Dunia Cenderung Naik, BBM Nonsubsidi Bisa Naik

Harga Minyak Dunia Cenderung Naik, BBM Nonsubsidi Bisa Naik

Kecenderungan harga minyak dunia hingga naik mencapai USD 74,36 per barrel, akibat sanksi ekonomi terhadap Iran.


Polri Terpecah Dalam Tiga Operasi

Polri Terpecah Dalam Tiga Operasi

Polri kembali mengaktifkan Satgas Pangan untuk memantau harga pangan se-Indonesia.


Giliran Kiai Ma’ruf yang Ingin Temui Sandi

Giliran Kiai Ma’ruf yang Ingin Temui Sandi

Cawapres 01 Maruf Amin mengungkapkan rencana menemui cawapres 02 Sandiaga Uno pasca pemungutan suara Pemilu 2019.


Isu Keppres Pengangkatan Honorer K2 Jadi PNS Tak Masuk Akal

Isu Keppres Pengangkatan Honorer K2 Jadi PNS Tak Masuk Akal

Pengurus honorer K2 di sejumlah daerah ramai membahas rencana silaturahmi nasional (silatnas) akbar dengan Presiden Joko Widodo.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!