Nasional
Share this on:

Pesawat Lion Nyenggol Tiang Lampu, 143 Penumpang Terlambat Berangkat

  • Pesawat Lion Nyenggol Tiang Lampu, 143 Penumpang Terlambat Berangkat
  • Pesawat Lion Nyenggol Tiang Lampu, 143 Penumpang Terlambat Berangkat

Lion Air tabrak tiang listrik di Bengkulu. (istimewa)

JAKARTA - Pesawat Lion Air kembali mengalami musibah. Pesawat dengan nomor layanan JT-633 dari menabrak tiang lampu Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, kemarin (7/11). Kejadian tersebut menyebabkan ujung sayap sebelah kiri rusak. 143 penumpang terlambat sampai Jakarta.

Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan jika yang disenggol merupakan lampu koordinat di bandara. ”Kondisi tersebut terjadi ketika pesawat bersiap menuju landas hubung (taxiway, Red),” katanya kemarin.

Lebih lanjut, Danang menjelaskan bahwa seluruh penumpang dikembalikan ke ruang tunggu terminal. Sedangkan pesawat berada di landas parkir. ”Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VI Agoes Soebagio juga membenarkan bahwa Lion JT-633 tujuan Bengkulu-Jakarta mengalami insiden sayap kiri menabrak tiang lampu. Dia menambahkan bahwa lampu berada di depan ruang VVIP Bandara Fatmawati, Bengkulu.

”Namun kejadian ini tidak menyebabkan bandara di-close, karena pesawat masih berada appron sehingga bisa dipinggirkan dan penerbangan di (Bandara) Fatmawati masih normal,” kata Agoes.

Dia menambahkan dalam masalah ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui OBU Wilayah VI telah menurunkan Inspektur Kelayakan Udara bersama dengan Tim Bandara UPBU Fatmawati. Mereka akan melakukan investigasi terkait insiden tersebut.

Agus tidak mau berandai-andai terkait penyebab dari insiden ini. Dirinya meminta semua pihak agar bersabar menunggu hasil investigasi yang dilakukan. ”Dalam hal ini kami tetap memprioritaskan keselamatan dan pelayanan,” kata Agoes. (lyn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

CVR Lion Air Masih Dicari
CVR Lion Air Masih Dicari

Berita Sejenis

Boeing Umumkan Panduan saat Pesawat Eror

Boeing Umumkan Panduan saat Pesawat Eror

Boeing Co menulis laporan mengenai kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP.


CVR Lion Air Masih Dicari

CVR Lion Air Masih Dicari

Hingga kemarin Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP belum juga ditemukan. Sinyal dari ping locator makin lemah.


Banyak Keluarga Minta Ditunjukkan Kondisi Korban

Banyak Keluarga Minta Ditunjukkan Kondisi Korban

Kondisi korban jatuhnya Lion Air JT 610 membuat keluarga ingin mengetahuinya.


Isak Tangis Iringi Tabur Bunga Keluarga Penumpang Lion Air Nahas

Isak Tangis Iringi Tabur Bunga Keluarga Penumpang Lion Air Nahas

Dua Kapal Perang KRI Banda Aceh 593 dan KRI Banjarmasin 592 melaju pelan mengitari 250 meter area operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).


Angkut Durian 2 Ton, Penumpang Sriwijaya Air Turun Lagi

Angkut Durian 2 Ton, Penumpang Sriwijaya Air Turun Lagi

Keberangkatan pesawat Sriwijaya Air rute Bengkulu–Jakarta harus tertunda kemarin (6/11).


Identifikasi Jenazah Lion Air Bisa 1,5 Bulan

Identifikasi Jenazah Lion Air Bisa 1,5 Bulan

Proses identifikasi jenazah kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 bergerak cepat.


Body Pesawat Lion Air Dipastikan Hancur

Body Pesawat Lion Air Dipastikan Hancur

Kondisi pesawat Lion Air yang jatuh di Perairan Karawang dipastikan hancur berkeping-keping.


Setelah Black Box, Ditemukan Angkat Roda dan Turbin Lion Air

Setelah Black Box, Ditemukan Angkat Roda dan Turbin Lion Air

Gelombang tinggi awal bulan mengiringi pencarian pesawat Lion Air PK-LQP dengan rute penerbangan JT 610 Jumat (2/11).


Jenazah Korban Lion Air Lebih Parah dari Air Asia

Jenazah Korban Lion Air Lebih Parah dari Air Asia

Proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 berada di tingkat kesulitan yang tinggi.


Gaji Pilot Asing Lion Air Rp135-165 Juta

Gaji Pilot Asing Lion Air Rp135-165 Juta

Lion Air membantah jika gaji pilot asing di maskapai mereka disebut hanya Rp3,7 juta per bulan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!