Nasional
Share this on:

Pilar Tol Ambruk, Polisi Periksa 14 Saksi

  • Pilar Tol Ambruk, Polisi Periksa 14 Saksi
  • Pilar Tol Ambruk, Polisi Periksa 14 Saksi

Girder yang ambruk di Desa Cukurgondang. Insiden Minggu (29/10) pagi itu sementara menewaskan 1 orang dan 6 Terluka. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota memeriksa 14 saksi dalam kejadian runtuhnya girder untuk flyover di Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Seluruh saksi yang diperiksa, merupakan pekerja proyek yang saat kejadian berada di lokasi.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo mengatakan, saat kejadian ada 17 orang pekerja. Karena tiga pekerja lainnya menjadi korban, maka 14 orang pekerja yang kemudian dijadikan saksi. Kendati demikian, Rizal belum dapat memastikan faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja itu.

Upaya penyelidikan hingga saat ini terus bergulir. Selain itu, Rizal juga mengaku pihaknya tengah berkoordinasi dengan Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya. Rencananya, tim labfor akan datang ke lokasi kejadian hari ini (30/10). Diharapkan, hasil investigasi yang dilakukan tim labfor, bisa mengurai fakta penyebab runtuhnya girder tersebut.

Termasuk dengan pemeriksaan teknis pengerjaan proyek tersebut. Sehingga, penyidik Satresrkim Polres Pasuruan Kota dapat mengantongi bahan, terkait siapa yang paling bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

“Tim labfor akan turun untuk melakukan olah TKP. Termasuk pemeriksaan soal teknis pengerjaan. Sejauh ini, kami telah memeriksa sebanyak 14 orang saksi,” ucap Rizal.

Lebih lanjut, perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu menyebut, pihaknya belum dapat menjelaskan kronologi kejadian secara terperinci. Termasuk teknis pengerjaan flyover tersebut.

“Sejauh ini, kami masih melakukan pengamanan TKP. Anggota masih melakukan penjagaan ketat di TKP selama proses penyelidikan dilakukan,” tambahnya. (tom/rf/jpnn)

Berita Sebelumnya

Wow... OTT Bisa Tiga Hari Sekali
Wow... OTT Bisa Tiga Hari Sekali

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kasus Peluru Nyasar, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka

Kasus Peluru Nyasar, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka

Polisi telah menetapkan dua orang tersangka atas kasus proyektil nyasar di Gedung DPR RI, Senayan yang terjadi pada Senin (15/10).


DPR Ditembak atau Peluru Nyasar?

DPR Ditembak atau Peluru Nyasar?

Ruang kerja dua anggota DPR di gedung Nusantara I kemarin (15/10) diterjang peluru. Polisi menyebut kejadian itu murni peluru nyasar.


Akhir Tahun, 13 Tol Siap Beroperasi

Akhir Tahun, 13 Tol Siap Beroperasi

Pada akhir tahun 2018, 13 ruas Jalan Tol. Ruas-ruas baru tersebut masih lanjutan dari megaproyek Jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera.


Amien Mengaku Bahagia Diperiksa Penyidik

Amien Mengaku Bahagia Diperiksa Penyidik

Enam jam Amien Rais diperiksa sebagai saksi kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet kemarin.


Anak Buah Zumi Zola Beber Sejumlah Setoran

Anak Buah Zumi Zola Beber Sejumlah Setoran

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghadirkan para saksi yang menguatkan dakwaan perkara Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola Zulkifli.


Dendam Mertua Ditangkap Densus 88

Dendam Mertua Ditangkap Densus 88

Penembakan di jalan tol Cipaki km 244 Cirebon sedikit demi sedikit terungkap.


Dua Mahasiswa Curi 4 Ribu Data kartu Kredit

Dua Mahasiswa Curi 4 Ribu Data kartu Kredit

Tersangka pencurian data kartu kredit DSC dan AR masih bisa tersenyum saat difoto polisi pasca ditangkap petugas.


Orang Tua Pelaku Penembakan Polisi Pernah Ditangkap

Orang Tua Pelaku Penembakan Polisi Pernah Ditangkap

Pelaku penembakan polisi di jalan tol Cipali, Cirebon hingga kini masih berlum tertangkap.


Ketahuan Bawa Sabu, Wadiresnarkoba Polda Kalbar Langsung Dicopot

Ketahuan Bawa Sabu, Wadiresnarkoba Polda Kalbar Langsung Dicopot

Karopenmas Divisihumas Polri Brigjen Pol M Iqbal membenarkan adanya oknum anggota polisi yang diamankan karena kedapatan membawa narkoba.


Tak Terima Anaknya Dilempar Kotak Pensil, Guru Dipolisikan

Tak Terima Anaknya Dilempar Kotak Pensil, Guru Dipolisikan

Umi Zohra melaporkan wali kelas 6A SDN Cindai Alus, Martapura, Kalimantan Selatan, Sugiarti ke polisi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!