Nasional
Share this on:

PKS Diminta Tak Memaksa Prabowo

  • PKS Diminta Tak Memaksa Prabowo
  • PKS Diminta Tak Memaksa Prabowo

JAKARTA - Kubu penantang Joko Widodo masih belum kompak dalam berkoalisi. Mereka masih bersikukuh dengan sikap politik masing-masing dalam menyodorkan nama calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto yang diusung sebagai calon presiden (Capres). Partai Demokrat meminta PKS tidak memaksakan kehendaknnya kepada Prabowo.

Kemarin (3/8), pengurus teras Partai Demokrat berkumpul di rumah sang ketua umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan. Diantaranya, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, dan Wakil Ketua Umum Roy Suryo.

Roy Suryo enggan buka suara terkait hasil rapat dengan SBY. “Ini rapat rutin,” kata dia usai rapat kepada Jawa Pos. Menurut dia, kebetulan pertemuan itu pada Jumat, sehingga mereka sekalian menunaikan salat Jumat bersama di Mega Kuningan.

Jubir Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, pertemuan para petinggi partai itu untuk mematangkan visi-misi pemerintahan lima tahun mendatang. “Dan membahas situasi politik nasional terkini,” tutur dia. Dia juga bukam saat ditanya tentang kesepakatan dan hasil rapat tertutup itu.

Yang pasti, kata dia, Partai Demokrat mendukung Prabowo maju sebagai capres. Partainya siap berkoalisi dengan Partai Gerindra dan partai lainnya. Untuk nama cawapres, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada bekas Danjen Kopassus itu. Walaupun partainya menyodorkan salah satu kadernya sebagai cawapres, namun pihaknya tidak memaksa kehendak.

Terkait dengan langkah politik PKS yang mengancam hengkah dari koalisi, Ferdinand mengatakan, Partai Demokrat tidak mempersoalkan sikap tersebut. “Bagi kami tidak masalah PKS melakukan strategi apa pun dalam meraih kesempatan untuk mendapat peluang,” papar dia.

Namun, pihaknya meminta agar PKS tidak memaksakan kehendaknya kepada Prabowo. Dia mengajak semua pihak untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo dalam memilih calon wakilnya. “Tujuan kita ingin mengganti presiden, bukan rebutan cawapres,” tegas dia.

Di sisi lain, DPP Partai Golongan Karya kemarin menemui Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar BJ Habibie. Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama sejumlah pengurus hadir di kediaman Habibie sekitar pukul 18.30 WIB. Nampak bersama Airlangga, Sekretaris Jenderal Lodewijk Friedrich Paulus, Ketua DPP Melchias Markus Mekeng, Roem Kono, Rizal Mallarangeng, Aziz Syamsuddin, hingga Tubagus Ace Hasan Syadzily.

Pertemuan antara pengurus DPP Partai Golkar dengan Wanhor berlangsung di pendopo rumah Habibie. Presiden ke-III RI itu didampingi Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung.

Selama 1,5 jam, Habibie dan Airlangga melakukan pertemuan tertutup. Usai pertemuan, Airlangga mewakili Habibie menyampaikan pembicaraan yang berakhir pukul 20.00 itu. Menurut Airlangga, Habibie menaruh perhatian penuh pada proses pilpres, dimana mulai hari ini masa pendaftaran capres dan cawapres dimulai.

“Keputusan yang diambil satu minggu ke depan akan menentukan Indonesia hingga 5, 10, hingga 15 tahun ke depan,” kata Airlangga menyampaikan pesan Habibie.

Airlangga menyebut, Habibie menitipkan masa depan Indonesia untuk generasi saat ini dan generasi berikut. Dirinya mengapresiasi langkah Partai Golkar yang saat ini terlibat dan mengawal pemerintahan Jokowi. “Beliau sebagai Ketua Dewan Kehormatan sangat mendukung itu,” kata Airlangga.

Habibie, kata Airlangga, juga menilai proses pembangunan harus berjalan berkesinambungan. Lima tahun pertama pemerintahan saat ini, pembangunan infrastruktur sudah dilaksanakan masif. Lima tahun pemerintahan selanjutnya adalah mengembangkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Pak Habibie menilai bangsa ini akan baik jika pembangunan itu sifatnya berkelanjutan,” kata Menteri Perindustrian itu.

Terkait posisi cawapres, Habibie ternyata juga memberikan arahan. Airlangga menyampaikan, dalam konteks pemilihan cawapres, figur itu harus merupakan pilihan Presiden. Airlangga menyebut pesan Habibie itu sesuai dengan arah yang dilakukan Partai Golkar.

“Kami dalam dukungan kepada pemerintah tidak mempersyaratkan itu (cawapres, red)," ujar sosok yang juga digadang-gadang menjadi cawapres Jokowi itu. (lum/bay/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

2019, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

2019, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Sistem zonasi sekolah akan membawa perubahan besar-besaran pada dunia pendidikan pada tahun 2109. Salah satunya adalah proses penerimaan peserta didik baru (PPD


Dari Denpasar Seharusnya Tak Boleh Terbang

Dari Denpasar Seharusnya Tak Boleh Terbang

Hari ini (29/11) tepat sebulan kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air.


Dituding Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Adik Pangeran Protes CIA

Dituding Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Adik Pangeran Protes CIA

Pangeran Khalid bin Salman berang. Dia tak terima dituding terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.


Kasus Baiq Nuril Tanda Negara Tak Baik

Kasus Baiq Nuril Tanda Negara Tak Baik

Sudah jatuh, tertimpa tangga. Itulah pribahasa yang tepat untuk Baiq Nuril.


Dubes Saudi: Rizieq Tak Langgar Hukum

Dubes Saudi: Rizieq Tak Langgar Hukum

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Al Suhaibi mengungkapkan bahwa pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab tidak melanggar hukum apapun.


Tak Ada Pemekaran Daerah sampai Pilpres Selesai

Tak Ada Pemekaran Daerah sampai Pilpres Selesai

Sumber daya manusia (SDM) masih menjadi problem daerah-daerah hasil pemekaran.


Taufik Mundur dari Timses Prabowo-Sandi

Taufik Mundur dari Timses Prabowo-Sandi

Kasus hukum yang membelit Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan bukan hanya berimbas pada jabatannya di parlemen dan partai.


Kubu Prabowo Laporkan Situs yang Bikin Hoax Soal Sandi

Kubu Prabowo Laporkan Situs yang Bikin Hoax Soal Sandi

Drama kasus kebohongan Ratna Sarumpaet seperti tak berujung.


Tekan Biaya Meeting, Panitia Tak Sediakan Wine

Tekan Biaya Meeting, Panitia Tak Sediakan Wine

Bali semakin siap menyambut kedatangan para delegasi acara pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank Group di Nusa Dua, Kabupaten Badung.


Jokowi-Prabowo Kompak Tunda Kampanye

Jokowi-Prabowo Kompak Tunda Kampanye

Gempa dan tsunami di Palu dan Donggala membuat dua pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden ikut berduka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!