Nasional
Share this on:

PKS Pilih Gus Ipul, PDIP Umumkan Bacawagub Hari Ini

  • PKS Pilih Gus Ipul, PDIP Umumkan Bacawagub Hari Ini
  • PKS Pilih Gus Ipul, PDIP Umumkan Bacawagub Hari Ini

SURABAYA - Koalisi Partai Gerindra, PAN, dan PKS di Pilgub Jatim 2018 akhirnya benar-benar bubar. Tadi malam (9/1) PKS resmi mendeklarasikan dukungan kepada Saifullah Yusuf. Sedangkan PAN dikabarkan segera melabuhkan dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Dukungan PKS kepada Saifullah Yusuf dideklarasikan di kantor DPW PKS Jatim, Surabaya, tadi malam. Deklarasi itu diikuti para petinggi PKS yang dipimpin ketuanya, Arif Hari Setiawan. Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, juga hadir dalam acara itu.

Arif menyatakan, pihaknya bakal langsung mengajukan usul tersebut ke DPP. Dia memastikan bahwa dukungan itu sudah final. ”Sebab, deklarasi ini juga atas supervisi DPP,” katanya. Dia menegaskan, DPP PKS memberikan kesempatan kepada DPW untuk membuat usul resmi. Atas dasar usul itulah DPP menulis rekomendasi resmi kepada Gus Ipul.

Keputusan PKS, tegas Arif, bukan pilihan instan. Proses komunikasi dan lobi panjang sudah mereka jalani. ”Komunikasi sudah kami bangun sejak 2016,” ucapnya.

Komunikasi tersebut, imbuh Arif, dilakukan atas dasar permintaan para ulama di Jatim. Hanya, karena penjajakan koalisi harus dilakukan, PKS memberikan kesempatan kepada Saifullah Yusuf untuk berkomunikasi dengan parpol-parpol lain.

Sementara itu, Saifullah Yusuf juga mengatakan bahwa komunikasi politik dengan PKS sudah berlangsung panjang. Bahkan, dia sudah diajak bertemu langsung dengan jajaran DPD PKS kabupaten/kota di Jatim. ”Kami juga tak hanya bicara koalisi, tapi juga konsep ke depan,” ujarnya.

Menurut Saifullah, PKS menyerahkan sepenuhnya pencalonan kepada pasangan calon dan koalisi. Termasuk siapa nama bakal calon wakil gubernur (bacawagub)-nya. Namun, hingga tadi malam Gus Ipul masih bungkam soal kandidat pendampingnya.

Dia hanya menyebutkan, saat ini PDIP sebagai parpol koalisi sudah menyiapkan beberapa nama. ”Sudah saya serahkan sepenuhnya kepada partai,” katanya.

Yang jelas, ucap Gus Ipul, nama-nama bacawagub PDIP adalah sosok yang memiliki kemampuan dan prestasi. ”Insya Allah besok (hari ini, Red) akan diumumkan. Hari ini (kemarin, Red) saya ke Jakarta,” ujarnya.

Sikap PKS yang mendukung Gus Ipul langsung meruntuhkan poros Jatim Emas yang sempat dibangun bersama Gerindra dan PAN. Sebenarnya poros ketiga masih bisa terbentuk tanpa PKS. Sebab, gabungan kursi Gerindra dan PAN sudah cukup untuk mengusung paslon sendiri. Di DPRD Jatim, Gerindra memiliki 13 kursi dan PAN 7 kursi.

Namun, PAN dikabarkan bakal mendukung pasangan Khofifah-Emil. Sumber-sumber Jawa Pos di PAN mengatakan bahwa dukungan tersebut sudah resmi. Rencananya, pukul 22.00 tadi malam dukungan itu disampaikan.

Namun, hingga pukul 22.30 tadi malam, para pengurus DPP PAN mendadak sulit dihubungi. Para pengurus DPP dikabarkan sedang melakukan lobi-lobi politik dengan Gus Ipul, PKB, dan Gerindra.

Bendahara DPW PAN Jatim Agus Maimun membenarkan bahwa pembicaraan masih berlangsung. Partainya menunggu detik-detik terakhir untuk mengambil keputusan. ”Ini kami masih pertemuan dengan Gerindra, belum selesai,” ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos tadi malam.

Sementara itu, pagi ini Khofifah-Emil akan mendaftar ke KPU Jatim. Para petinggi partai pengusung di tingkat Jatim akan mendampingi, termasuk Soekarwo yang merupakan ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Apakah PAN akan ikut dalam barisan tersebut dan hadir di KPU Jatim pagi ini?

Agus belum memberikan jawaban pasti. Dia bahkan menampik soal kepastian bahwa Khofifah sudah mendapat dukungan dari partainya. ”Belum pasti, lha makanya ini masih dirapatkan. Hasilnya ditunggu saja sampai last minute,” tuturnya.

Jika PAN benar-benar mendukung Khofifah-Emil, posisi Gerindra bakal terancam. Partai pimpinan Prabowo Subianto itu bisa kehilangan kesempatan mengikuti pilgub Jatim. Dalam beberapa kali wawancara sebelumnya, pengurus Gerindra Jatim mengakui bahwa abstain dalam pilgub Jatim menjadi salah satu opsi. Alasannya, dua cagub saat ini dianggap sama-sama representasi pemerintah. ”Bagi Gerindra, pilgub hanya sasaran antara untuk kepentingan yang lebih besar, yakni pilpres,” kata pengurus Gerindra Jatim yang tak mau namanya dikutip.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis pukul 22.30 tadi malam, Gerindra juga belum mengumumkan sikap resmi dalam Pilgub Jatim 2018. Ketua Umum Prabowo Subianto menyatakan, masih ada waktu untuk menentukan pilihan kepada salah satu calon atau bahkan memilih abstain. ”Kan masih ada beberapa jam, istikharah dulu,” tutur Prabowo di kediamannya di Jakarta tadi malam.

Prabowo menjelaskan, tugas partai ialah mencari putra-putri terbaik yang mau mengabdi untuk masyarakat. Karena itu, dia ingin memanfaatkan waktu-waktu terakhir untuk mengambil keputusan terbaik. ”Biasanya saat terakhir ada perkembangan,” ujarnya.

Menurut Prabowo, ada satu daerah yang di sana calon hanya menghadapi kotak kosong. Dia tidak menghendaki hal itu. Prabowo menyiratkan akan mengambil keputusan di saat-saat akhir pendaftaran calon.

”Walaupun dinamika politik itu pelik, Jatim masih ada beberapa jam. Waktu DKI dulu kalau tidak salah di saat terakhir,” ucapnya. (ris/bay/deb/oni/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Arus Mudik Semakin Landai

Arus Mudik Semakin Landai

Mendekati hari H lebaran, arus mudik masih terus terjadi. Di beberapa moda transportasi, jumlah pemudik semakin sedikit.


Larangan Berkunjung ke Israel Efektif Mulai Besok

Larangan Berkunjung ke Israel Efektif Mulai Besok

Akhir Mei lalu pemerintah Israel mengumumkan larangan berkunjung bagi masyarakat Indonesia. Ketentuan larangan kunjungan ini berlaku efektif mulai besok (9/6).


Pengalihan APBD untuk THR Disoal

Pengalihan APBD untuk THR Disoal

Ujung polemik aturan pemberian tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) yang dikeluhkan pemerintah daerah (pemda) masih gelap.


Bangku Kereta Habis, Tiket Bus Bisa Dibeli Online

Bangku Kereta Habis, Tiket Bus Bisa Dibeli Online

Pemerintah berhasil menstabilkan harga kebutuhan pokok sejauh ini.


THR Guru PNS Naik, Honorer hanya Terima Bingkisan Lebaran

THR Guru PNS Naik, Honorer hanya Terima Bingkisan Lebaran

Kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) hanya jadi cerita bagi sebagian besar guru honorer di daerah.


Kata Pemerintah THR PNS Naik Bukan Kebijakan Politis

Kata Pemerintah THR PNS Naik Bukan Kebijakan Politis

Semakin tebalnya uang tunjangan hari raya (THR) yang diterima PNS, TNI, dan Polri serta pensiunan dinilai bermuatan politis.


Catat, Ini Aturan Resmi bagi PNS saat Bermedsos

Catat, Ini Aturan Resmi bagi PNS saat Bermedsos

Kemenpan mengeluarkan aturan khusus bagi aparatur sipil negara (ASN/PNS) dalam beraktivitas di dunia media sosial (medsos).


Untuk THR dan Gaji ke-13 PNS, Pemerintah Siapkan Rp35 Triliun

Untuk THR dan Gaji ke-13 PNS, Pemerintah Siapkan Rp35 Triliun

Lebaran tahun ini benar-benar memberi berkah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri. Baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.


Kejar Target, Lusa RUU Terorisme Diketok

Kejar Target, Lusa RUU Terorisme Diketok

Pembahasan RUU Antiterorisme terus dikebut. DPR menarget Jumat akhir pekan ini atau lusa (25/5) sudah bisa membawa RUU tersebut ke paripurna untuk kemudian dike


Alhamdulillah, Awal Puasa Tahun Ini Serempak

Alhamdulillah, Awal Puasa Tahun Ini Serempak

Seperti prediksi sebelumnya, tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Ramadan 1439 H/2018 M.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!