Nasional
Share this on:

Polisi Tembak Polisi, Tiga Tewas

  • Polisi Tembak Polisi, Tiga Tewas
  • Polisi Tembak Polisi, Tiga Tewas

BLORA - Warga di Desa Karangtengah, Ngawen, dikagetkan suara puluhan tembakan kemarin petang. Diduga suara itu dari senjata api milik oknum polisi yang sedang berjaga di lokasi pengeboran sumur minyak SGT (Sarana Gas Trembul) di desa setempat.

Ngerinya, rentetan tembakan itu diduga dilakukan antarsesama oknum polisi. Tiga orang tewas. Semuanya dari oknum polisi yang sedang nge-pam di lokasi tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus tadi malam, peristiwanya sekitar pukul 18.30. Sebanyak enam orang polisi seharusnya mendapat tugas jaga. Namun dua orang izin karena ada urusan. Sehingga, hanya empat orang yang berangkat nge-pam.

Tidak tahu apa alasannya, tiba-tiba di antara ketiga oknum polisi yang berjaga itu cekcok. Mereka, Brigadir BT, Brigadir AS, dan Brigadir BW. Adapun Brigadir ST saat itu sedang di kamar mandi lokasi pengeboran.

Dari situ, terjadilah rentetan tembakan. Total ada sekitar 20 kali tembakan. Akibatnya, tiga brigadir tewas tertembak. Diduga, tiga brigadir yang meninggal dunia berinsial AS, BW, dan BT.

”Saya terkejut setelah dikabari satpam pengeboran jika ada tembak-tembakan,” ucap Yasir, kepala Desa Karang Tengah.

Dia pun lantas berusaha ke TKP (tempat kejadian perkara), terutama setelah kondisinya sudah aman. Meski begitu, dia belum begitu tahu banyak mengenai peristiwa tersebut, karena tidak semua orang bisa masuk ke TKP.

Sampai tadi malam pukul 23.00, polisi masih olah TKP dan menyelidiki kasus tersebut. Termasuk memeriksa sejumlah saksi di lapangan yang mengetahui persis kejadiannya. ”Untuk keterangan resmi dari polisi, menunggu Mabes Polri. Ini meluncur (ke TKP),” ucap Wakapolres Blora Kompol Indriyanto. (sub/lil/jpnn)

Berita Sebelumnya

Penggunaan Merkuri Akan Dibatasi
Penggunaan Merkuri Akan Dibatasi

Berita Berikutnya

Enam Bulan Kasus Novel Masih Gelap
Enam Bulan Kasus Novel Masih Gelap

Berita Sejenis

Tiga WNI Korban Penculikan Berhasil Dibebaskan

Tiga WNI Korban Penculikan Berhasil Dibebaskan

Tiga orang nelayan WNI yang disandra kelompok Abu Sayyaf akhirnya berhasil dibebaskan. Mereka sebelumnya ditahan sejak Januari 2017 lalu.


Marinir Tewas di Markas, Keluarga Yakin Bukan Bunuh Diri

Marinir Tewas di Markas, Keluarga Yakin Bukan Bunuh Diri

Kematian Kelasi Kepala (KLK) Achmad Halim Mardyansyah menimbulkan tanda tanya bagi keluarganya.


Dua Mahasiswa Curi 4 Ribu Data kartu Kredit

Dua Mahasiswa Curi 4 Ribu Data kartu Kredit

Tersangka pencurian data kartu kredit DSC dan AR masih bisa tersenyum saat difoto polisi pasca ditangkap petugas.


Orang Tua Pelaku Penembakan Polisi Pernah Ditangkap

Orang Tua Pelaku Penembakan Polisi Pernah Ditangkap

Pelaku penembakan polisi di jalan tol Cipali, Cirebon hingga kini masih berlum tertangkap.


Hari ini, Tiga Juta Calon Haji Wukuf di Arafah

Hari ini, Tiga Juta Calon Haji Wukuf di Arafah

Lebih dari tiga juta calon jamaah haji (CJH) sedunia berangkat ke padang Arafah secara bertahap kemarin.


BSNP Pastikan Kabar Unas Tiga Kali Tidak Benar

BSNP Pastikan Kabar Unas Tiga Kali Tidak Benar

Beredar pesan berantai yang menyinggung tentang ujian nasional (Unas) 2019. Isinya Unas tahun depan digelar tiga kali.


Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Penanganan darurat dampak gempabumi di Nusa Tenggara Barat memasuki hari ketujuh. Penanganan terus dilakukan.


PKS Mulai Ancam Keluar dari Koalisi

PKS Mulai Ancam Keluar dari Koalisi

Hasil pertemuan segi tiga antara Gerindra, PAN, dan PKS belum memastikan posisi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.


Ketahuan Bawa Sabu, Wadiresnarkoba Polda Kalbar Langsung Dicopot

Ketahuan Bawa Sabu, Wadiresnarkoba Polda Kalbar Langsung Dicopot

Karopenmas Divisihumas Polri Brigjen Pol M Iqbal membenarkan adanya oknum anggota polisi yang diamankan karena kedapatan membawa narkoba.


Soal Kebijakan baru BPJS, Pemerintah Harus Turun Tangan

Soal Kebijakan baru BPJS, Pemerintah Harus Turun Tangan

BPJS Kesehatan menampik jika dikatakan tiga Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan bukan untuk memotong manfaat yang dapat dirasakan peserta.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!