Nasional
Share this on:

Prabowo: Koalisi dengan PKS PAN sudah De Fakto

  • Prabowo: Koalisi dengan PKS PAN sudah De Fakto
  • Prabowo: Koalisi dengan PKS PAN sudah De Fakto

JAKARTA - Pertemuan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto dengan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Salim Segaf Aljufri nampaknya juga dibarengi dengan pertemuan pimpinan partai politik lain. Dalam pertemuan di forum Ijtima GNPF Ulama itu, Prabowo memastikan bahwa Gerindra, PKS dan Partai Amanat Nasional dipastikan terealisasi.

Pertemuan Prabowo dengan Salim kemarin (27/7) malam juga dibarengi kehadiran Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra dan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra. Dalam sambutannya, Prabowo menyebut sudah terjadinya koalisi Gerindra, PKS dan PAN untuk pemilu presiden.

"Walau tidak terlalu nyata, sebenarnya koalisi Gerindra, PKS dan PAN sudah de fakto," kata Prabowo.

Prabowo menyebut, komunikasi politik yang dia lakukan selama ini selalu terkait dengan PKS dan PAN. Menurut Prabowo, hal itu terjadi karena dirinya sudah beberapa kali bertemu dengan para pimpinan PKS dan PAN.

"Setiap langkah saya pasti ada Ustadz Salim dan Presiden PKS, pasti saya ada konsultasi dengan pak Amien Rais. Setelah ini, kami ajak Partai Demokrat," ujar Prabowo.

Presiden PKS M Sohibul Iman mewakili Salim menyatakan, koalisi PKS terutama dengan Gerindra telah terjalin hampir lima tahun. Sohibul memastikan bahwa kerjasama itu akan berlanjut dalam pilpres nanti. "PKS sudah membuktikan tetap setia di Koalisi Merah Putih sampai saat ini," kata Sohibul.

Terpisah, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyatakan, pertemuan Prabowo dengan Salim telah diawali pada Kamis (26/7) malam. Pertemuan itu menindaklanjuti sejumlah perkembangan, termasuk munculnya Partai Demokrat dalam peluang kerjasama partai di luar pemerintah. Hidayat memastikan sikap PKS dalam hal dinamika koalisi tidak berubah, yakni meminta pembahasan koalisi, termasuk capres dan cawapres dilakukan dalam pertemuan bersama.

"Mari kita bahas bersama-sama. Tentu basisnya bukan bagaimana surveinya. Ini dinamika terus berjalan," kata Hidayat di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (27/7).

Ketua Tim Kampanye Pemenangan Pemilu 2019 Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebut komunikasi dengan PKS selalu rutin dilakukan. Sandi menargetkan bahwa mulai pekan depan komunikasi antar partai koalisi sudah membahas sejumlah platform bersama.

"Kami beberapa hari akan intensif bertemu, karena tinggal beberapa hari," kata Sandi.

Menurut Sandi, pihaknya sudah memahami sikap yang disampaikan PKS. Selama ini PKS merupakan sahabat lama Partai Gerindra. Pada saatnya nanti, ujar dia, pembahasan terkait calon akan dilakukan.

"Ndak ada hambatan. Memang dalam pembahasan saat ini ada sejumlah isu yang perlu diangkat dan mendominasi, baru pada saat akhir nanti penentuan cawapres," ujarnya. (bay/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jakarta-Cikampek Macet, Cirebon-Surabaya Rawan Kecelakaan

Jakarta-Cikampek Macet, Cirebon-Surabaya Rawan Kecelakaan

Persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru sudah dilakukan. Pemerintah telah melakukan pemetaam jalur, moda, dan jumlah penumpang.


Tak Ada Negosiasi dengan KKSB

Tak Ada Negosiasi dengan KKSB

Ancaman dan gangguan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) tidak lantas membuat pemerintah mengubah sikap.


Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Polisi bergerak cepat mengamankan lima pelaku pengeroyokan dua anggota TNI Kapten-AL Komarudin dengan Pratu Rivo Nanda yang diketahui sebagai anggota Paspampres


Tiga Pengeroyok Ditangkap, Polisi Belum Bersedia Sebut Pelaku Perusakan Mapolsek

Tiga Pengeroyok Ditangkap, Polisi Belum Bersedia Sebut Pelaku Perusakan Mapolsek

Polisi fokus mengejar pengeroyok anggota TNI-AL Kapten Komaruddin dengan anggota Paspampres Pratu Rivo Nanda di Jakarta Timur.


Kabar Baik, 150 Ribu Guru Honorer Berpeluang Menjadi PPPK

Kabar Baik, 150 Ribu Guru Honorer Berpeluang Menjadi PPPK

Hasil rapat kerja antara Kemendikbud, Kementerian PAN-RB, Kemenkeu, Kemendagri, dengan Komisi X DPR kemarin (12/12) membawa angin segar bagi ratusan ribu guru h


Kontak Senjata, Dua Prajurit Terluka

Kontak Senjata, Dua Prajurit Terluka

Kontak senjata antara Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dengan petugas gabungan TNI – Polri kembali terjadi Selasa pagi (11/2).


Keberatan dengan Skema PPPK, Silakan Gugat Pemerintah

Keberatan dengan Skema PPPK, Silakan Gugat Pemerintah

Pemerintah angkat bicara terkait rencana FHK2-PGRI menggugat Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.


Gagal saat Tes CPNS, Bisa Ikut Rekrutmen PPPK

Gagal saat Tes CPNS, Bisa Ikut Rekrutmen PPPK

Belum genap sepekan, Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memicu polemik.


Polisi Tangkap 44 Orang Papua

Polisi Tangkap 44 Orang Papua

Masyarakat Papua tampaknya masih terkecoh dengan upaya untuk memecah belah dengan merayakan 1 Desember sebagai hari kemerdekaan.


Soal Ijazah Bodong, Menristekdikti Sudah Klarifikasi Statsusnya

Soal Ijazah Bodong, Menristekdikti Sudah Klarifikasi Statsusnya

Perseteruan antara Staf Khusus Menristekdikti Abdul Wahid Maktub dan Tirto terus bergulir.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!