Nasional
Share this on:

Prabowo Pertimbangkan Lima Nama Cawapresnya

  • Prabowo Pertimbangkan Lima Nama Cawapresnya
  • Prabowo Pertimbangkan Lima Nama Cawapresnya

KOORDINASI – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambangi Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu. (charlie/indopos)

JAKARTA - Komunikasi antara Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, membuat opsi pilihan calon wakil presiden dari koalisi diluar pemerintahan makin beragam. Dari tiga partai yang berpotensi koalisi dengan Partai Gerindra, terdapat lima nama yang dipertimbangkan Prabowo untuk menjadi cawapres pendamping.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyatakan, pertemuan antara Prabowo dengan SBY sejatinya sudah dijadwalkan sejak lama. Sebelumnya, keduanya juga pernah bertemu dalam beberapa kesempatan. Namun, karena SBY mendadak sakit, maka pertemuan itu ditunda. Prabowo sendiri yang berinisiatif membesuk SBY.

”Membesuk itu adalah bentuk perhatian dan doa agar Pak SBY bisa beristirahat, cepat sembuh dan beraktivitas kembali,” kata Riza di gedung DPR, kemarin (19/7).

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra itu menyatakan, tidak ada pembahasan isu politik dalam pertemuan itu. Prabowo dan SBY hanya berbicara hal-hal ringan, demi segera pulihnya pendiri Partai Demokrat itu. Jika SBY pulih, maka pertemuan dua tokoh itu bisa segera terealisasi.

”Kami akan adakan kembali pertemuan Pak Prabowo dan Pak SBY, membahas kondisi bangsa, tentu juga membahas pileg dan pilpres ke depan, termasuk capres dan cawapres,” kata Riza.

Terkait kedekatan Prabowo dengan Agus Harimurti Yudhoyono, saat putra sulung SBY itu mengantar kepulangan Prabowo, spekulasi muncul bahwa keduanya punya peluang besar berduet di pilpres. Menanggapi hal itu, Riza memastikan bahwa peluang pencalonan Prabowo-AHY dengan calon dari partai lain sama besar.

”Peluang Prabowo-AHY sama seperti Prabowo dengan kader partai lain,” kata Riza.

Sebagai contoh, Partai Gerindra selama ini dekat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PKS yang sudah menyodorkan sembilan nama cawapres ke Prabowo, kini telah mengerucutkan pilihan pada dua nama, yakni mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.

Demikian halnya, kata Riza, dengan sosok Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan. Riza menilai Zulkifli adalah kader terbaik PAN yang patut dipertimbangkan. Selain itu, nama Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan juga dipertimbangkan sebagai representasi nonparpol.

”Kami melihat semua nama ini punya peluang,” kata Riza.

Riza menambahkan, penentuan cawapres pendamping Prabowo tentu tidak bisa dilakukan dalam pembicaraan terpisah Prabowo dengan masing-masing pimpinan parpol koalisi. Pada saatnya nanti, Prabowo akan mengumpulkan semua pimpinan partai untuk melakukan pembicaraan antar partai, terkait visi bangsa di masa depan, pileg, hingga penentuan capres dan cawapres.

”Nanti secara bersama-sama empat partai ini atau lebih akan duduk membahas cawapres terbaik untuk Pak Prabowo,” ujarnya.

Di sisi lain, PKS memilih tidak banyak berkomentar terkait pertemuan antara Prabowo dengan SBY. Ketua Bidang Politik DPP PKS Pipin Sopian menyatakan, sampai saat ini, penentuan capres dan cawapres dalam koalisi diluar pemerintah belum final.

”Buat PKS, kami menghormati semua komunikasi Partai Gerindra dengan partai lain,” kata Pipin.

Menurut Pipin, PKS saat ini berpegang pada komitmen yang dibuat Prabowo selaku Ketum Gerindra bersama PKS. Komitmen itu adalah kebersamaan kedua partai untuk mengusung capres dan cawapres antara Gerindra dengan PKS. Pipin meyakini bahwa Prabowo adalah sosok yang memegang komitmen.

”Seperti komitmen PKS untuk setia menjadi partai oposisi bersama Partai Gerindra,” ungkap Pipin lagi.

Pipin juga membenarkan bahwa nama Aher dan Salim Segaf adalah dua nama terakhir yang disodorkan PKS untuk mendampingi Prabowo. Dalam prosesnya, PKS juga terus melakukan komunikasi dengan Partai Gerindra untuk memastikan figur capres dan cawapres yang akan diusung.

”Kalau untuk penentuan, tinggal menunggu masa yang tepat,” ujar Pipin.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan bahwa nama dirinya hanyalah satu dari empat kandidat yang dimiliki PAN. Dirinya mempersilahkan kepada Prabowo untuk mempertimbangkan figur yang dimiliki oleh PAN.

”Kalau PAN kan jelas, sekarang ada Zulkifli Hasan, Pak Amien (Amien Rais, red), Pak Hatta (Hatta Radjasa, red) dan Mas Tris (Soetrisno Bachir, red),” kata Zulkifli.

Jubir Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, SBY akan bertemu dengan Prabowo pada 24 Juli mendatang. Sebelumnya, pertemuan tertunda karena SBY sakit dan dirawat di RSPAD hingga kemarin. ”Pertemuan itu akan sangat menentukan posisi Partai Demokrat,” terang dia kemarin.

Menurut dia, sampai saat ini partainya belum mengambil keputusan terkait capres-cawapres. ”Semua opsi masih terbuka,” ucap politisi yang juga menjabat Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat itu.

Dalam berkoalisi, lanjut dia, pihaknya memang menawarkan kader terbaiknya untuk menjadi cawapres. Namun, tawaran itu bukan harga mati. Seperti yang sudah disampaikan SBY melalui rekaman video yang unggah di akun Youtube Partai Demokrat.

Selama ini, AHY, selaku Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) yang digadang-gadang sebagai cawapres. Ferdinand mengatakan, belum ada nama lain yang diajukan partainya. Bagaimana dengan istri SBY, Ani Yudhoyono? Ferdinand mengatakan, Ani tidak akan maju dalam Pilpres 2019.

”Kami pastikan Bu Ani tidak maju dalam kontestasi,” tegasnya. (bay/lum/byu/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diduga Terkait Kasus Dana Cabor, Lima Pejabat Kemenpora Ditangkap KPK

Diduga Terkait Kasus Dana Cabor, Lima Pejabat Kemenpora Ditangkap KPK

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibikin geger tadi malam (18/12).


Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Polisi bergerak cepat mengamankan lima pelaku pengeroyokan dua anggota TNI Kapten-AL Komarudin dengan Pratu Rivo Nanda yang diketahui sebagai anggota Paspampres


Diperiksa KPK, Demiz Sebut Nama Jokowi

Diperiksa KPK, Demiz Sebut Nama Jokowi

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Deddy Mizwar (Demiz) memenuhi panggilan KPK kemarin (12/12).


TNI Ultimatum KKSB Segera Menyerah

TNI Ultimatum KKSB Segera Menyerah

Upaya petugas gabungan TNI dan Polri mencari lima korban aksi Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) berbuah hasil.


Divonus 6 Tahun, Hak Politik Zumi Zola Dicabut Lima Tahun

Divonus 6 Tahun, Hak Politik Zumi Zola Dicabut Lima Tahun

Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola Zulkifli tampak tegar saat mendengar ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Yanto membacakan putusan, kemarin (6/12)


Muhammad Rudi Jabat Sekjen ASPEKSINDO

Muhammad Rudi Jabat Sekjen ASPEKSINDO

Sarasehan kemaritiman nasional yang digelar ASPEKSINDO di Batam, Kepulauan Riau, melahirkan nama baru sebagai pengurus teras.


Tabrak Truk di Tol Sumo, Lima Tewas Seorang Kritis

Tabrak Truk di Tol Sumo, Lima Tewas Seorang Kritis

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Tol Surabaya Mojokerto (Sumo).


Taufik Mundur dari Timses Prabowo-Sandi

Taufik Mundur dari Timses Prabowo-Sandi

Kasus hukum yang membelit Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan bukan hanya berimbas pada jabatannya di parlemen dan partai.


Demo Lagi, Ini Lima Tuntutan Massa Bela Tauhid

Demo Lagi, Ini Lima Tuntutan Massa Bela Tauhid

Sekelompok masa kembali menggelar aksi bela bendera tauhid di sekitaran tugu Monas kemarin (2/11).


Honorer K2 Merasa Dipersulit Daftar CPNS Online

Honorer K2 Merasa Dipersulit Daftar CPNS Online

Pendaftaran CPNS online melalui website sscn.bkn.go.id ditutup 15 Oktober atau tinggal lima hari lagi.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!