Nasional
Share this on:

Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Terancam Batal

  • Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Terancam Batal
  • Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Terancam Batal

JAKARTA - Partai Gerindra setuju dengan usulan mantan koordinator Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, agar rekonsiliasi Jokowi-Prabowo dimanfaatkan membawa pulang Habib Rizieq Syihab ke Indonesia. Hal ini disinyalir berimbas pada rencana pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Barter politik menjadi penyebab pertemuan tersebut terancam batal. Sebelumnya, kedua tokoh itu disebut-sebut akan bertemu pada Juli ini. Namun, sampai sekarang rencana itu semakin tidak jelas.

Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan kepulangan Rizieq ke Indonesia sangat positif. Karena itu, pihaknya setuju dengan usulan Dahnil. Alasannya, usulan itu sejalan dengan keinginan umat. Dia sangat setuju dengan rekonsiliasi.

Namun, ada baiknya rekonsiliasi juga menyinggung soal kepulangan Rizieq.

"Bukan kami memaksakan, tapi saya sepakat dengan Dahnil. Secara pribadi saya juga punya janji kampanye ke konstituen untuk memulangkan Habib Rizieq apabila terpilih. Kepulangan beliau ke tanah air bisa membawa kesejukan dan memuluslan rekonsiliasi kebangsaan," kata Habiburokhman di Jakarta, Minggu (7/7) kemarin.

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade juga setuju dengan usulan tersebut. Menurutnya, usulan Dahnil sangat tepat. "Ya kalau bisa bukan cuma Habib Rizieq, tetapi yang lain juga begitu," jelas Andre.

Saat ditanya soal rencana rekonsiliasi, Andre mengaku tidak bisa memastikan apakah rencana itu bisa terwujud. Menurutnya, kepastian rekonsiliasi tergantung pada Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Kita tidak tahu apakah pertemuan ini jadi atau tidak. Seandainya jadi tentu harapannya seluruh masalah bisa selesai. Termasuk membawa pulang Habib Rizieq. Harapan kita bisa selesai seluruh masalah. Soal jadi atau tidak pertemuan itu tergantung Pak Prabowo," tuturnya.

Seperti diketahui Dahnil Anzar Simanjuntak melempar wacana rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo dimanfaatkan untuk membawa pulang Rizieq Syihab. "Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada HABIB RIZIEQ kembali ke Indonesia," tulis Dahnil dalam akun Twitter-nya, Jumat (5/7) lalu.

Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Hendrawan Supratikno menyatakan rekonsiliasi yang sehat adalah yang memikirkan kepentingan bangsa. Menurutnya, rekonsiliasi yang sehat muncul dari ketulusan dan komitmen untuk bersama sama memberikan yang terbaik bagi kepentingan dan kemajuan bangsa.

"Jadi bukan berhitung untung rugi atau pakai sistem barter politik," ujar Hendrawan di Jakarta, Minggu (7/7).

Rekonsiliasi, lanjutnya, dilakukan demi persatuan dan kesatuan bangsa. Bukan pertemuan yang sifatnya transaksional. Pertemuan tersebut jangan dibebani titipan transaksional dari para pendukungnya. Hal senada juga disampaikan anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Eva Kusuma Sundari.

Menurut Eva, rekonsiliasi penting untuk diwujudkan. Namun, bukan berarti mengorbankan keadilan. "Karena ini isu politik jangan mengorbankan moralitas. Kasus-kasus kriminal murni jangan dipaksakan untuk diputihkan. Jangan sampai demokrasi mengorbankan keadilan. Karena inti demokrasi adalah keadilan. Dalam demokrasi hukum adalah panglima," tegas Eva. (rh/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Parpol Koalisi Jokowi-Ma'ruf Minta Gerindra Tetap Oposisi

Parpol Koalisi Jokowi-Ma'ruf Minta Gerindra Tetap Oposisi

Yang terbaru, kubu Prabowo menawarkan kesepakatan power sharing 55:45 sebagai bagian dari rekonsiliasi nasional.


Gerindra Klaim Pantas di MPR

Gerindra Klaim Pantas di MPR

Sinyal Partai Gerindra merapat ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin semakin kuat. Salah satu yang sedang diperjuangkan adalah kursi Ketua MPR.


Jokowi Beri Waktu Tiga Bulan

Jokowi Beri Waktu Tiga Bulan

Presiden mengingatkan hasil TPF Novel Baswedan mesti ditindaklanjuti lagi oleh tim teknis untuk lebih menyasar dugaan-dugaan yang ada.


Gerindra Bisa di Dalam, Bisa Juga di Luar Pemerintahan

Gerindra Bisa di Dalam, Bisa Juga di Luar Pemerintahan

Belum ada keputusan apakah Partai Gerindra tetap oposisi atau ikut dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.


Musyawarah Pemilihan Pimpinan MPR Mentok, Terpaksa Voting

Musyawarah Pemilihan Pimpinan MPR Mentok, Terpaksa Voting

Posisi Ketua MPR periode 2019-2024 jadi rebutan sesama parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.


Gerindra Mau Koalisi atau Oposisi?

Gerindra Mau Koalisi atau Oposisi?

Rencana rapat Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan dewan pembina diapresiasi sejumlah pihak.


Daftar Nama-nama Kandidat Menteri Jokowi-Ma'ruf Hoaks

Daftar Nama-nama Kandidat Menteri Jokowi-Ma'ruf Hoaks

Sejumlah nama disebut-sebut dalam dokumen Risalah Rapat Pengangkatan Menteri Pembantu Presiden dalam Kabinet Kerja Jilid II Periode 2019-2024.


Masih Ada Pertemuan Lanjutan Sebelum Pelantikan Presiden

Masih Ada Pertemuan Lanjutan Sebelum Pelantikan Presiden

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut-sebut akan bertemu lagi.


Komitmen Jokowi Mulai Dipertanyakan

Komitmen Jokowi Mulai Dipertanyakan

Komitmen Presiden terpilih Joko Widodo terkait visi dan misi khususnya bidang lingkungan selama lima tahun ke depan dipertanyakan.


Penanganan PLTSa Tak Tuntas, Jokowi Marah

Penanganan PLTSa Tak Tuntas, Jokowi Marah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik keras penanganan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang sudah enam kali dibahas di dalam rapat terba



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!