Nasional
Share this on:

Rutan Kontainer Khusus Teroris Selesai Dibangun Akhir Tahun

  • Rutan Kontainer Khusus Teroris Selesai Dibangun Akhir Tahun
  • Rutan Kontainer Khusus Teroris Selesai Dibangun Akhir Tahun

JAKARTA - Polri bekerja cepat untuk membangun rumah tahanan (Rutan) khusus kasus terorisme. Untuk meningkatkan keamanannya, pembangunan rutan akan dilakukan dengan desain kontainer. Akhi tahun ini pembangunan rutan tersebut akan selesai.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, izin dari Presiden Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani telah turun untuk pembangunan rutan kasus terorisme. Rutan tersebut rencananya dibangun di Cikeas. ”Pembangunan akan dimulai bulan ini,” ujarnya.

Yang berbeda adalah sistem pembangunan yang tidak menggunakan material biasa. Namun, pembangunan menggunakan kontainer. Sebagian besar bangunan rutan, khususnya untuk sel dibuat terbuat dari kontainer.

”Rutan semacam ini mencontoh rutan di Spanyol,” jelasnya.

Dengan rutan kontainer tersebut, keamanan menjadi tidak perlu dipertanyakan. Bahkan, pembangunan rutan yang rencananya berkapasitas 340 orang tersebut akan selesai akhir tahun. ”Dengan rutan kontainer, pembangunan ini selesai dalam waktu lima bulan. Akhir tahun lah,” terangnya.

Menurutnya, selama pembangunan berlangsung, tahanan dan napi kasus terorisme ditempatkan di sel khusus. Polda dan Polres telah diarahkan untuk menempatkan tahanan kasus terorisme di sel tersendiri dan penjagaannya diperketat. ”Sambil tunggu pembangunan ya,” ungkapnya.

Untuk penangkapan terduga teroris sejak kasus pengeboman di Surabaya, Tito mejelaskan bahwa laporan terakhir telah ditangkap sekitar 283 terduga teroris. Jumlah tersebut kemungkinan besar akan terus bertambah.

”Karena saya perintahkan untuk terus melakukan penangkapan,” terangnya.

Dia menjelaskan, pasca revisi uu anti terorisme dan keputusan pengadilan Jakarta Selatan terkait larangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), maka kepolisian terbantu. Artinya, siapapun yang menjadi anggota JAD tersebut bisa dipidana.

”Tidak lagi terlambat, karena UU lama,” paparnya.

Pemberantasan terorisme juga diperkuat dengan pembentukan satgas anti terorisme di 34 polda. Pengembangan sedang dilakukan untuk mendukung operasi Densus 88 Anti Teror. ”Satgas ini pararel dengan Densus 88,” Papar jenderal berbintang empat tersebut.

Sebelumnya, terjadi penyanderaan di Rutan Mako Brimob. Penyanderaan itu berlangsung selama 40 jam yang kemudian memicu rencana pembangunan rutan khusus kasus terorisme. (idr/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pengumuman Cawapres Penuh Drama
Pengumuman Cawapres Penuh Drama

Berita Sejenis

Baku Tembak, Tiga Terduga Teroris Tewas

Baku Tembak, Tiga Terduga Teroris Tewas

Tiga pelaku terduga terorisme yang diklaim sebagai anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) tewas dalam baku tembak di Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (2


KPK Dalami Aliran Dana ke Anggota DPRD Jambi

KPK Dalami Aliran Dana ke Anggota DPRD Jambi

Tim penyidik KPK kembali mendalami kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018.


Puluhan Bom Rakitan Siap Diledakan Terduga Teroris

Puluhan Bom Rakitan Siap Diledakan Terduga Teroris

Terduga teroris Husain alias Abu Hamzah ternyata telah menyiapkan puluhan bom rakitan yang aktif termasuk bahan baku untuk pembuatan bom.


Lari Hindari Razia Polisi, DPO Teroris Ditangkap di Sawah

Lari Hindari Razia Polisi, DPO Teroris Ditangkap di Sawah

Seorang terduga teroris berinisial TWA alias A alias H tertangkap di Temanggung Kamis lalu (14/2).


PPPK Akhir Pekan Mulai Tes

PPPK Akhir Pekan Mulai Tes

Pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) resmi ditutup Senin (17/2) pukul 24.00 WIB.


Pendaftar PPPK Tembus 80 Ribu

Pendaftar PPPK Tembus 80 Ribu

Antusiasme para pegawai honorer K2 untuk mengikuti seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama tahun ini cukup tinggi.


14 Siswa SD di Solo Ditolak Sekolah

14 Siswa SD di Solo Ditolak Sekolah

Pemerintah telah mencanangkan pendidikan 12 tahun. Sayangnya nasib miris datang dari 14 siswa SD di Solo, Jawa Tengah, yang terpaksa harus keluar dari sekolah.


Pemerintah Kejar Penuntasan Wajib Belajar 12 Tahun

Pemerintah Kejar Penuntasan Wajib Belajar 12 Tahun

Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 resmi dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin (12/2).


Teroris Dua Zaman Tertangkap saat Berencana ke Suriah

Teroris Dua Zaman Tertangkap saat Berencana ke Suriah

Upaya untuk melenggang ke Suriah bergabung dengan ISIS kendati mereda ternyata masih senyap-senyap terjadi.


Kembali Jadi Sorotan, Dorong Cabut Pasal Duplikasi UU ITE

Kembali Jadi Sorotan, Dorong Cabut Pasal Duplikasi UU ITE

UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE kembali menjadi sorotan.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!