Nasional
Share this on:

Setnov Siap Pindah ke Sukamiskin

  • Setnov Siap Pindah ke Sukamiskin
  • Setnov Siap Pindah ke Sukamiskin

Setya Novanto (Imam Husein/Jawa Pos)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengesekusi terpidana kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto (Setnov). Perintah hakim yang akan dieksekusi KPK salah satunya adalah pemidanaan penjara terhadap mantan Ketua DPR tersebut ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin.

”Sekarang sedang proses administrasi, saya kira minggu ini sudah diselesaikan proses eksekusi pidana penjaranya ke Sukamiskin,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada Jawa Pos, kemarin (3/5).

Sesuai putusan hakim, Setnov divonis hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan. Dia juga diminta membayar uang pengganti USD 7,3 juta.

Febri menjelaskan, proses eksekusi pidana penjara itu dilakukan setelah pihaknya memastikan bahwa Setnov telah menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Melalui kuasa hukumnya, Setnov menyatakan menerima putusan hakim lantaran sudah lelah dengan proses hukum yang dia alami selama ini.

”KPK juga menerima putusan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Setnov yang kemarin menjadi saksi dalam sidang perkara menghalangi penyidikan dengan terdakwa Fredrich Yunadi mengatakan siap menjalani hukuman pemidanaan penjara di Sukamiskin. Dia berencana mendekatkan diri kepada Tuhan selama di Lapas Sukamiskin.

”Saya akan banyak belajar, berdoa dan menjadi masyarakat biasa,” tuturnya.

Kehadiran Setnov di lapas yang berada di Bandung, Jawa Barat tersebut tentu akan “meramaikan” daftar politisi yang menjadi terpidana korupsi. Saat ini, sejumlah elit politik masih banyak yang mendekam di sana.

Antara lain, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin. (tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Antisipasi Antrean, Jasa Marga Pindah Gerbang Tol Cikarang Utama

Antisipasi Antrean, Jasa Marga Pindah Gerbang Tol Cikarang Utama

Mulai 23 Mei, PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek ke KM 70.


Soal Lokasi Calon Ibukota Baru, Gunung Mas Paling Siap

Soal Lokasi Calon Ibukota Baru, Gunung Mas Paling Siap

Presiden Jokowi meninjau dari udara lokasi calon ibu kota baru di Kabupaten Gunung Mas kalimantan Tengah, kemarin (8/5).


1.488 Kilometer Jalur Tol Siap Dilewati Pemudik

1.488 Kilometer Jalur Tol Siap Dilewati Pemudik

Menteri Basuki Hadimuljono memastikan, jalur tol sepanjang 1.488 kilometer di Pulau Jawa dan Sumatera siap dilewati pemudik.


Empat Gubernur Tawarkan Lahan Ibukota Baru

Empat Gubernur Tawarkan Lahan Ibukota Baru

Empat provinsi yakni Provinsi Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur siap jika daerahnya dipilih sebagai ibukota baru Indon


Setnov Kepergok Makan di Restoran Padang

Setnov Kepergok Makan di Restoran Padang

Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, terpergok sedang makan di restoran masakan padang di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.


PAN Belum Siap Oposisi

PAN Belum Siap Oposisi

Pertemuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (24/4) lalu, menimbulkan berbagai tafsir.


Besok, 4,27 Juta Siswa SMP/MTS Siap Ikuti UN

Besok, 4,27 Juta Siswa SMP/MTS Siap Ikuti UN

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, sebanyak 4.279.008 siswa akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan MTS.


Nari Ditahan, Setnov Kembali Diperiksa

Nari Ditahan, Setnov Kembali Diperiksa

Usai menahan tersangka kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) Markus Nari,


Puluhan Bom Rakitan Siap Diledakan Terduga Teroris

Puluhan Bom Rakitan Siap Diledakan Terduga Teroris

Terduga teroris Husain alias Abu Hamzah ternyata telah menyiapkan puluhan bom rakitan yang aktif termasuk bahan baku untuk pembuatan bom.


KPK Siap Hadapi Pemprov Papua

KPK Siap Hadapi Pemprov Papua

Dugaan penganiayaan terhadap dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbuntut panjang.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!