Nasional
Share this on:

Tak Tersangka Lagi, Setnov Sembuh

  • Tak Tersangka Lagi, Setnov Sembuh
  • Tak Tersangka Lagi, Setnov Sembuh

JAKARTA - Pulangnya Setya Novanto dari Rumah Sakit Premier Jatinegara, setelah menang gugatan praperadilan menuai kontroversi. Sebab, Ketua DPR RI itu sembuh begitu cepat.

Pimpinan DPR pun berharap Setnov bisa secepatnya kembali bekerja dan melaksanakan tugas kedewanan. Namun, dewan tidak ingin mencampuri masalah hukum yang membelit sangat ketua.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan bersyukur jika Setnov sudah keluar dari rumah sakit. “Alhamdulillah sudah sehat,” terang dia usai rapat paripurna, kemarin. Secara pribadi, dia pun mengucapkan selamat atas kesembuhan rekan kerjanya itu. Dia merasa kangen dengan sang ketua dewan.

Sebagai kolega, di berharap Ketua Umum Partai Golkar itu bisa tetap sehat dan kembali melaksanakan tugasnya sebagai ketua dewan. Namun, ia tidak tahu kapan sang ketua kembali bekerja. Sebab, dia belum mendapatkan kabar resmi dari Setnov.

Dia belum menjalin komunikasi dengan Setnov. “Kami harap segera mungkin bisa kembali bekerja,” terang dia.

Selama ketua DPR tidak ada kerja dewan yang terganggu. Sebab, pimpinan DPR merupakan kolektif kolegial. Sudah ada pembagian tugas jelas bagi para pimpinan dewan. Setiap wakil ketua mempunyai bidang kerja masing-masing.

Tapi, tutur dia, lebih afdal jika ketua hadir, sehingga terasa nyaman dan komplit. Istilahnya 4 sehat 5 sempurna, jika 5 pimpinan lengkap.

Terkait dengan masalah hukum yang menimpa Setnov, dewan tidak bisa mengintervensi. Sebab, DPR merupakan legislatif. Sedangkan apa yang diputuskan di pengadilan adalah ruang lingkup yudikatif. Jadi, kedua lembaga harus sama-sama menghargai proses hukum. Setnov sebagai warga negara mempunyai hak yang sama di depan hukum.

Menangnya Setnov di praperadilan harus dihormati. Begitu juga upaya hukum yang dilakukan KPK juga patut dihormati. Jika ditanya sikap DPR terhadap perkara hukum itu, kata politikus PAN itu, terus terang pihaknya tidak bisa menyampaikan sikap dewan.

Terpisah, Ketua Korbid Partai Golkar Roem Kono menyatakan belum bisa memastikan kapan Setnov yang juga Ketua DPR akan kembali beraktivitas di gedung parlemen dan Partai Golkar lagi. Menurut Roem Kono, saat ini Setnov memang diperbolehkan pulang, namun tetap dalam pengawasan dokter.

"Satu dua hari ini sudah di rumah dalam pengawasan dokter," kata Roem Kono saat dikonfirmasi.

Roem Kono menyebut, Setnov sudah bisa berkomunikasi dengan normal. Namun, secara fisik kondisinya belum begitu sehat. Dia menilai bahwa kepastian Setnov untuk kembali beraktivitas tergantung pada rekomendasi dokter.

"Kemarin ada yang bilang ada tumor, bukan itu. Itu sakit tenggorokan, ada vertigo, sinus, jantung, ginjal," ujar Ketua Korbid bidang Kesejahteraan Rakyat itu.

Roem Kono menambahkan, dirinya juga berharap Setnov bisa kembali beraktivitas normal. Sebab, pada prinsipnya, Setnov adalah sosok yang suka bekerja keras untuk DPR maupun Partai Golkar.

"Dia itu bekerja serius. Menerima tamu aja sampai jam dua malam dari daerah-daerah. Siapa pun yang datang ke dia minta bantuan segala macam dia layani," ujarnya. (lum/bay/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

TKP Kecelakaan Setnov Jadi Arena Swafoto

TKP Kecelakaan Setnov Jadi Arena Swafoto

Lokasi kecelakaan yang melibatkan Setnov, masih ramai dikunjungi warga yang penasaran hingga kemarin.


Selain Meme, Ada Juga Lagu RIP Tiang Listrik

Selain Meme, Ada Juga Lagu RIP Tiang Listrik

Kecelakaan mobil Setnov yang menabrak tiang listrik Kamis malam lalu (16/11) memunculkan karya-karya kreatif.


Jadi Tahanan KPK, Presiden Minta Setnov Ikuti Proses Hukum

Jadi Tahanan KPK, Presiden Minta Setnov Ikuti Proses Hukum

Presiden Joko Widodo yang gerah karena terus ditanya mengenai kasus yang membelit Setnov akhirnya bersuara lebih tegas.


Setnov Mangkir Lagi, KPK Pikirkan Langkah Lanjutan

Setnov Mangkir Lagi, KPK Pikirkan Langkah Lanjutan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KOK) Agus Rahardjo menjelaskan, bila Setnov tidak hadir pemeriksaan, maka akan ada evaluasi yang harus ditempuh.


Tarif Tak Naik, Tagihan Listrik Tergantung Pemakaian

Tarif Tak Naik, Tagihan Listrik Tergantung Pemakaian

Rencana pemerintah untuk menyederhanakan kelas golongan pelanggan listrik ditujukan untuk memudahkan masyarakat.


Wali Kota Cantik Diperiksa KPK Lagi

Wali Kota Cantik Diperiksa KPK Lagi

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany tampak buru-buru saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pukul 17.22, kemarin.


Jika Setnov Mangkir Lagi, KPK Harus Berani Jemput Paksa

Jika Setnov Mangkir Lagi, KPK Harus Berani Jemput Paksa

Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) secara paksa kian menguat.


Setnov Absen Lagi, Kuasa Hukumnya Gugat UU KPK

Setnov Absen Lagi, Kuasa Hukumnya Gugat UU KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut untuk putar otak menghadapi strategi Ketua DPR Setya Novanto.


Perbaikan Jaminan Kesehatan Tak Bisa Ditawar-tawar Lagi

Perbaikan Jaminan Kesehatan Tak Bisa Ditawar-tawar Lagi

Kalangan pekerja mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki sistem layanan Jaminan sosial kesehatan yang dianggap masih buruk dan banyak salah sasaran.


Setnov Ditetapkan Tersangka Lagi

Setnov Ditetapkan Tersangka Lagi

KPK akhirnya mengumumkan secara resmi bahwa Ketua DPR Setnov sebagai tersangka dugaan korupsi e-KTP untuk kedua kalinya, kemarin.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!