Nasional
Share this on:

Tambahan Kuota Haji 10 Ribu Tunggu Palu DPR

  • Tambahan Kuota Haji 10 Ribu Tunggu Palu DPR
  • Tambahan Kuota Haji 10 Ribu Tunggu Palu DPR

JAKARTA - Pemerintah menunggu keputusan bersama DPR terkait tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu. Diperkirakan keputusan bersama ini tidak bisa diambil dalam waktu dekat. Sebab DPR masih dalam masa reses hingga 7 Mei depan.

Meskipun begitu Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin berharap tambahan kuota sebanyak 10 ribu itu bisa diterapkan tahun ini. "Iya. Betul-betul Bapak Presiden ingin ini betul-betul direalisasikan tahun ini," katanya di Jakarta kemarin (16/4).

Lukman mengakui bahwa waktu persiapan haji saat ini sudah sempit. Awal Juli nanti calon jamaah haji mulai diterbangkan menuju Madinah. Namun Lukman menegaskan Kemenag akan memperjuangkan supaya tambahan kuota itu bisa dimasukkan dalam kuota haji 2019. Sebab sekaligus memenuhi aspirasi masyarakat di tengah panjangnya antrian haji.

Menteri sekaligus politisi PPP itu menegaskan bahwa keputusan tentang tambahan kuota 10 ribu itu tidak bisa diputuskan oleh pemerintah. Tetapi juga harus diputusakan bersama dengan DPR dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Meskipun saat ini masih masa reses, Lukman berharap pekan depan bisa digelar rapat bersama Komisi VIII DPR.

Selain itu Lukman menegaskan keberadaan BPKH juga penting. Sebab BPKH yang bertugas mengelola dana haji. Lukman mengatakan nantinya subsidi penyelenggaraan ibadah haji untuk kuota tambahan tetap diambilkan dari uang yang dikelola BPKH.

Terkait dengan persiapan haji tahun ini, akhir April nanti dia bersama menteri terkait akan meluncur ke Saudi. Diantaranya adalah untuk mengecek kesiapan layanan haji di Mina. Upaya ini juga dilakukan untuk melihat apakah layanan akomodasi haji di Mina bisa memenuhi jika kuota Indonesia bertambah 10 ribu orang.

Presiden Joko Widodo yang berkomunikasi langsung dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud mengapresiasi kemurahan pemerintah Arab Saudi untuk memberi tambahan kuota haji bagi Indonesia. Meski penambahannya belum signifikan, Jokowi menilai hal itu sebagai sesuatu yang positif. Sebab, bisa mengurangi beban antrian haji.

"Alhamdulilah 10 ribu. Jadi dari 221 ribu menjadi 231 ribu calon-calon jemaah haji, sehingga bisa maju (antriannya)," ujarnya usai meresmikan Halal Park di Jakarta, kemarin (16/4).

Berdasarkan pernyataan Raja Salman, kata Jokowi, tambahan kuota tersebut sudah bisa diimplementasikan tahun ini. "Ya, disampaikan Sri Baginda Raja Salman langsung," imbuhnya.

Jokowi menambahkan, pemerintah Indonesia juga sudah melakukan lobi agar penambahan kuota bisa lebih banyak ke depannya. Kepada Raja Salman, Jokowi mengajukan kuota per tahun menjadi 250 ribu. Pemerintau Saudi pun sudah menyampaikan komitmen untuk terus melakukan penambahan. Namun angka pastinya belum diputuskan. "Sudah iya (menyanggupi) tapi belum dijawab langsung," imbuh mantan Walikota Solo tersebut.

Jokowi mengakui, antrian jamaah haji di Indonesia saat ini sangat tidak ideal. Bahkan, ada daerah di Indonesia yang masa tunggunya sudah mencapai 30 sampai 40 tahun. "Berarti lahir harus sudah daftar haji," tuturnya.

Sementara itu Wapres Jusuf Kalla menuturkan pemerintah sudah siap dengan adanya tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu orang itu. Secara teknin nanti tinggal diambilkan dari deretan calon jamaah haji (CJH) yang sudah berada di daftar antrian (waiting list).

Terkait dengan uang hasil pengelolaan yang digunakan untuk subsidi biaya haji, pria yang akrab disapa JK itu mengatakan diambil dari hasil pengelolaan. JK mengatakan uang jamaah yang sudah tersimpan hingga 20 tahun atau lebih, tentu sudah ada hasil pengelolaannya. Nah dari hasil pengelolaan itu kemudian digunakan untuk mengurangi biaya haji yang sesungguhnya.

"Memang ongkos haji itu kan lebih murah dibanding dengan biaya keekonomiannya," katanya. Mewakili pemerintah Indonesia, JK menyampaikan terima kasih atas tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu itu. Sebab dengan adanya tambahan itu, bisa sedikit memangkas antrean haji. (ful/zul/fin)


Berita Sejenis

Baru 118 Penderita HIV Patuh Minum Obat

Baru 118 Penderita HIV Patuh Minum Obat

Kementerian Kesehatan mencatat dari 338 penderita HIV, baru 118 ribu orang di antaranya yang patuh minum obat.


Tujuh Jamaah Haji Meninggal, 263 Dirawat di Rumah Sakit

Tujuh Jamaah Haji Meninggal, 263 Dirawat di Rumah Sakit

Sudah tujuh jamaah haji Indonesia meninggal di Tanah Suci hingga, Rabu (17/7) lalu.


Calon Jamaah Haji Juga Dizonasi di Makkah

Calon Jamaah Haji Juga Dizonasi di Makkah

Kementerian Agama (Kemenag) membagi tujuh zonasi untuk calon jamaah haji Indonesia (CJHI) di Makkah.


Kampanye Pilkada Serentak Diusulkan 71 Hari

Kampanye Pilkada Serentak Diusulkan 71 Hari

Usulan Komisi II DPR RI untuk mempersingkat masa kampanye Pilkada Serentak 2020 diamini Komisi Pemilihan Umum (KPU).


707 Ribu Hektar Sawah Rentan Kekeringan

707 Ribu Hektar Sawah Rentan Kekeringan

BMKG memprediksi puncak musim kemarau akan berlangsung Agustus-September nanti. Pemerintah pun mulai mengantisipasi dampaknya.


Jemaah Tak Perlu Risau di Tanah Suci

Jemaah Tak Perlu Risau di Tanah Suci

Jamaah haji Indonesia dengan keterbatasan fisik diperbolehkan membawa alat bantu seperti kursi roda atau tongkat untuk memudahkan dalam beribadah di Tanah Suci.


JK: Anak Muda Sukses di Bisnis Jangan Didorong Masuk Kabinet

JK: Anak Muda Sukses di Bisnis Jangan Didorong Masuk Kabinet

Partai politik (Parpol) yang memperoleh suara terbanyak di DPR RI hampir dipastikan mendapat kursi.


Soal Amnesti Baiq Nuril, Presiden Kirim Surat ke DPR

Soal Amnesti Baiq Nuril, Presiden Kirim Surat ke DPR

Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemarin (15/7), mengirimkan surat ke Ketua DPR RI untuk minta pertimbanan pemberian amnesti kepada Baiq Nuril.


Penduduk Miskin Berkurang 530 Ribu Orang

Penduduk Miskin Berkurang 530 Ribu Orang

Jumlah penduduk miskin Maret 2019 mencapai 25,14 juta orang, atau menurun 0,53 juta orang terhadap September 2018 dan menurun 0,80 juta orang terhadap Maret 201


Tiga Kloter Sudah Sampai Madinah

Tiga Kloter Sudah Sampai Madinah

Sekitar 1.300 jamaah calon haji di Madinah, Arab Saudi, diberangkatkan perdana ke Mekkah pada Minggu waktu setempat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!