Nasional
Share this on:

Tepis Isu Tidak Kompak Prabowo-Sandi Temui SBY

  • Tepis Isu Tidak Kompak Prabowo-Sandi Temui SBY
  • Tepis Isu Tidak Kompak Prabowo-Sandi Temui SBY

JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berupaya menyolidkan tim sukses. Terutama dengan Partai Demokrat yang dianggap bermain dua kaki.

Untuk menepis isu itu, Prabowo dan Sandi menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Prabowo dan Sandi datang sekitar pukul 19.40 tadi malam. Keduanya langsung disambut SBY di teras rumahnya.

Setelah melayani permintaan foto dari para jurnalis, mereka lantas menggelar rapat tertutup selama sekitar satu jam. Pukul 21.04 Prabowo-Sandi keluar dengan didampingi Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan. Andi Arief, Wasekjen Partai Demokrat, juga mendampingi saat konferensi pers.

Prabowo mengatakan, pihaknya membahas penyusunan tim kampanye, tema dan narasi kampanye, serta rencana yang akan datang. ”Beliau (SBY) menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan harus seimbang antara perjuangan di pilpres dan pileg, karena pemilu dilaksanakan serentak,” terang dia kepada awak media.

Ketua umum Partai Gerindra itu menyatakan, fokus kampanye timnya akan mengutamakan kepentingan rakyat. Terutama soal ekonomi. Rakyat miskin sangat merasakan dampak kondisi ekonomi yang sangat berat. Dia dan Sandi sudah berkeliling ke beberapa daerah.

Masyarakat mengeluhkan kondisi ekonomi yang berat. Harga bahan pokok seperti telur, tempe, bahkan ikan asin cukup tinggi. ”Ini tidak boleh dianggap remeh,” tegas dia.

Prabowo meminta kader Partai Demokrat yang punya pengalaman di bidang ekonomi untuk masuk sebagai tim pakar. Mantan Danjen Kopassus itu ingin mempunyai tim pakar yang kuat di bidang ekonomi. Sebab, ekonomi menjadi masalah bangsa.

”Sumber dari segala ancaman bagi masa depan bangsa. Ini sangat serius,” papar dia. Menurut dia, lapangan kerja dan harga pangan menjadi masalah serius.

Tim pakar itu, kata Prabowo, akan diisi orang-orang hebat. Mereka mempunyai the best brain, otak-otak cemerlang. Mereka akan dimintai masukan, nasihat, dan langkah apa saja yang harus dilakukan. Salah seorang yang sudah menyatakan siap menjadi anggota tim pakar adalah Kwik Kian Gie, mantan menteri koordinator ekonomi dan menteri perencanaan pembangunan nasional.

Dia menegaskan, ada dua tim pakar. Yaitu, tim pakar yang ada di tim kampanye dan tim pakar di luar tim sukses. Mereka tidak dilibatkan dalam politik praktis. Mereka akan memikir dan merumuskan kebijakan. ”Kita ingin begitu dipilih, kita bisa benar-benar mengatasi dan menyelesaikan persoalan bangsa,” tegas dia.

Terkait dengan posisi SBY dan AHY, Prabowo mengatakan bahwa SBY minta menjadi jurkam, sedangkan AHY duduk di dewan pembina. Menurut dia, posisi SBY berada di atas. ”Beliau mentor saya. Bukan urusan partai saja. Ini urusan lama, puluhan tahun lalu. Urusan Magelang,” ungkap dia.

Soal Partai Demokrat yang dianggap main dua kaki, AHY menegaskan bahwa setiap partai mempunyai kedaulatan. Yang jelas, kata dia, sikap partainya tidak berubah sampai selesai kampanye Pemilu 2019. Partai Demokrat tetap bersama Prabowo-Sandi dan menyukseskan keduanya menjadi pemimpin yang amanah.

Dia menyatakan, partainya tentu harus berjalan dua kaki. ”Kalau satu, pincang dong,” ucap dia. Yaitu, kaki kanan di pilpres dan satu lagi di pileg. Jadi, pilpres harus menang, pileg juga harus sukses. Partai Demokrat akan berjuang memenangkan Prabowo- Sandi dan para calegnya dalam pileg. (lum/c10/tom/jpg)

Berita Sebelumnya

Kemenlu Berharap Bukan WNI
Kemenlu Berharap Bukan WNI

Berita Berikutnya

Rumah Sakit Bisa Pakai Dana Talangan
Rumah Sakit Bisa Pakai Dana Talangan

Berita Sejenis

Joko Driyono Akan Diperiksa Pekan depan

Joko Driyono Akan Diperiksa Pekan depan

Setelah melakukan pemeriksaan yang kedua selama 22 jam, kemarin, Polisi memutuskan tidak menahan Ketua Umum PSSI Joko Driyono.


Jokowi Kaya Data, Prabowo Lebih Rileks

Jokowi Kaya Data, Prabowo Lebih Rileks

Debat pilpres edisi kedua berakhir semalam. Penampilan capres tampak lebih meyakinkan.


Jelang Debat, Jokowi ke Bengkulu, Prabowo ke Semarang

Jelang Debat, Jokowi ke Bengkulu, Prabowo ke Semarang

Puncak debat pilpres edisi kedua tinggal sehari lagi. Kemarin (15/2), pihak penyelenggara makin intens menata lokasi debat.


Diberi Keleluasaan, Debat Capres Bakal Lebih Seru

Diberi Keleluasaan, Debat Capres Bakal Lebih Seru

Minggu lusa dua calon presiden (capres), Joko Widodo dan Prabowo Subianto, kembali head-to-head di forum debat.


Pematalan Remisi Susrama, Tinggal Tunggu Keputusan Presiden

Pematalan Remisi Susrama, Tinggal Tunggu Keputusan Presiden

Gelombang dorongan yang tidak henti meminta pemerintah mencabut remisi untuk I Nyoman Susrama berbuah manis.


Sudah 30 Motor dan Mobil Dibakar, Modus Sama, Pelaku Misterius

Sudah 30 Motor dan Mobil Dibakar, Modus Sama, Pelaku Misterius

”Awalnya suara keretek-keretek kayak hujan. Tapi, saat dicek di depan rumah, tidak ada hujan.


Baru 393 PNS Korup Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Baru 393 PNS Korup Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Janji pemerintah untuk memberhentikan secara tidak hormat 2.357 pegawai negeri sipil (PNS) koruptor belum sepenuhnya terlaksana.


Beri Remisi Susrama, Kebijakan Hukum Jokowi Makin Tidak Jelas

Beri Remisi Susrama, Kebijakan Hukum Jokowi Makin Tidak Jelas

Polemik pemberian remisi pidana penjara sementara untuk I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Jawa Pos Radar Bali AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, memicu kontrove


Keluarga Puput Menghilang, Kuasa Hukum: Ahok Tinggal di Menteng

Keluarga Puput Menghilang, Kuasa Hukum: Ahok Tinggal di Menteng

Diketahui sudah mengundurkan diri sebagai anggota Kepolisian, calon istri Basuki Tjahaja Purnama (BTP), Puput Nastiti Devi tidak terlihat dikediamannya.


Besok Ahok Bebas, Tidak Ada Pengamanan Khusus

Besok Ahok Bebas, Tidak Ada Pengamanan Khusus

Mantan Guberur DKI Basuki Tjahaja Purnama akan bebas dari Rumah Tahanan Kelapa Dua, Mako Brimob, Depok, Jawa Barat besok (24/1).



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!