Nasional
Share this on:

TNI-Polri Solid, Presiden Janjikan 100 Jabatan Baru Pati

  • TNI-Polri Solid, Presiden Janjikan 100 Jabatan Baru Pati
  • TNI-Polri Solid, Presiden Janjikan 100 Jabatan Baru Pati

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengapresiasi soliditas dan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan bangsa. Presiden pun menjanjikan 100 jabatan baru perwira tinggi (Pati) TNI-Polri. Dan juga menjamin tunjangan hari raya (THR) bagi prajurit cair akhir Mei.

Presiden Joko Widodo mengatakan pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan baik karena soliditas TNI dan Polri. Untuk itu, Jokowi mengajak seluruh prajurit TNI dan Polri untuk terus merangkul masyarakat guna membangun bangsa secara bersama-sama dan memupuk kembali rasa persatuan.

"Menghalau semua faham yang tidak sesuai konstitusi, Pancasila, dan memangkas bibit terorisme yang mengancam stabilitas dan keutuhan NKRI," kata Presiden pada acara buka puasa bersama dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi tito Karnavian dan ribuan prajurit TNI-Polri di Silang Monas, Jakarta, Kamis (16/5) kemarin.

Untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara, Presiden juga menekankan pentingnya sinergi dan soliditas antara TNI dan Polri. "Stabilitas politik dan keamanan adalah syarat mutlak pembangunan bangsa. Untuk itu TNI-Polri harus solid dan bersatu," kata Jokowi.

Mengapresiasi soliditas dan sinergitas Presiden akan menambah 100 jabatan baru untuk perwira tinggi (Pati) TNI-Polri.

"Saya akan tanda tangani penambahan jabatan perwira tinggi TNI. Nantinya akan ada tambahan jabatan 100 lagi perwira tinggi TNI-Polri," katanya.

"Kita akan kaji terus dan ke depan akan kita buka ruang-ruang untuk perwira tinggi TNI-Polri. Tadi sudah saya cek rancangannya di Kementerian Pertahanan. Mungkin minggu ini sampai di meja saya," tambah Presiden.

Presiden juga berjanji mencairkan THR bagi prajurit pada akhir Mei dan gaji ke-13 pada bulan Juli. "Sudah saya tanda tangani pemberian THR. Insya Allah diterima akhir bulan ini, paling lambat dan gaji ke-13 pada bulan Juli," katanya.

Selain itu Presiden juga mengatakan telah meningkatkan kesejahteraan prajurit. Hal itu dilakukan karena tugas TNI-Polri semakin berat. "Tahun lalu tunjangan kinerja naik, anggaran operasional Babinsa naik. Untuk tahun ini gaji naik 5 persen," ungkap Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa TNI dan Polri telah menunjukan soliditas dalam memberi jaminan keamanan nasional selama Pemilu 2019. Masyarakat pun diminta menjaga persatuan bangsa yang telah terpolarisasi selama Pemilu.

"Hal tersebut tak terlepas dari kerja keras seluruh prajurit TNI dan anggota Polri serta perangkat komponen bangsa dan komponen masyarakat," katanya di hadapan ribuan prajurit TNI dan Polri yang mengikuti acara buka puasa bersama.

Panglima juga berpesan agar parjurit TNI-Polri bersama seluruh lapisan masyarakat kembali mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. "Jadikan bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah sebagai mommentum untuk semakin mempererat persatuan dan kesatuan seluruh anak bangsa," katanya.

Pada kesempatan itu pula, Panglima menyampaikan permohonan maaf atas nama prajurit TNI dan Polri kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini. "Semoga Allah SWT senantiasa menyertai langkah pengabdian kita pada bangsa dan negara Indonesia," kata Hadi. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Presiden Langgar Undang-Undang, Jika Umumkan Kabinet sebelum Pelantikan

Presiden Langgar Undang-Undang, Jika Umumkan Kabinet sebelum Pelantikan

Wajar jika Presiden Joko Widodo hingga saat ini tutup mulut terkait formasi menteri yang bakal membantunya pada periode 2019-2024.


55 Persen Profesional, Nama Menteri Diumumkan Sebelum Oktober

55 Persen Profesional, Nama Menteri Diumumkan Sebelum Oktober

Presiden Joko Widodo sedikit membocorkan komposisi kabinet periode 2019-2024. Kursi menteri akan diisi 55 persen dari kalangan profesional.


Presiden Tetap Dipilih Rakyat

Presiden Tetap Dipilih Rakyat

Wacana menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tidak mempengaruhi pemilihan umum presiden.


Amandemen UUD 1945 Sarat Kepentingan

Amandemen UUD 1945 Sarat Kepentingan

Wacana amandemen terbatas Undang-undang Dasar (UUD) 1945 terus bergulir menjelang akhir masa jabatan MPR RI 2014-2019.


Jokowi Minta 2020 Kurangi Impor

Jokowi Minta 2020 Kurangi Impor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Januari 2020 nanti pelaksanaan mandatori biodiesel sudah bisa berpindah dari B20 (Biodiesel 20) menjadi B30.


Kursi dan Caleg DPR RI Belum Ditetapkan

Kursi dan Caleg DPR RI Belum Ditetapkan

KPU baru akan melakukan penetapan setelah seluruh PHPU di MK dijalankan sesuai putusan mahkamah.


Golkar Usung Capres di Pemilu 2024

Golkar Usung Capres di Pemilu 2024

Partai Golkar berkeinginan mengusung kader sendiri dalam Pemilu Presiden 2024 mendatang.


Manuver Poros Baru Ganggu Jokowi

Manuver Poros Baru Ganggu Jokowi

Kian mesranya poros Kartangera dan Teuku Umar, tidak menutup kemungkinan muncul gerakan pembentukan poros baru.


Jokowi dan Mahathir Bahas Tiga Isu

Jokowi dan Mahathir Bahas Tiga Isu

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyampaikan, pertemuan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad membahas tiga isu.


Kualitas SDM Meningkat, Lapangan Kerja Tak Tersedia

Kualitas SDM Meningkat, Lapangan Kerja Tak Tersedia

Presiden Joko Widodo selalu menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pembangunan bangsa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!