Nasional
Share this on:

Tugas Selesai, 6.400 Anggota Brimob Kembali ke Daerah

  • Tugas Selesai, 6.400 Anggota Brimob Kembali ke Daerah
  • Tugas Selesai, 6.400 Anggota Brimob Kembali ke Daerah

**JAKARTA ** - Sebanyak 6.400 anggota Brimob Nusantara yang bertugas mengamankan ibu kota dalam rangka mengawal proses tahapan Pilpres 2019, kembali ke daerah. Tugas mereka di Jakarta dinyatakan sudah selesai.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, pasukan Brimob yang disiagakan di Ibu kota dalam rangka pengamanan Pilpres 2019 oleh KPU sudah kembali ke satuan masing-masing. "Iya, per hari ini pasukan Brimob Nusantara yang ada di Jakarta secara bertahap telah kembali ke wilayahnya atau kesatuan masing-masing," kata Dedi dihubungi Fajar Indonesia Network, Kamis (4/7) kemarin.

Menurut Dedi, anggota Brimob yang ditugaskan ke Jakarta itu merupakan pasukan yang berasal dari berbagai wilayah. Total sebanyak 6.400 personel. Selain itu, ada dari personel Sabhara, sebanyak 1.800 personel.

"Proses pemulangan ribuan personel itu diatur oleh Mako Brimob, dan hari ini sudah ada beberapa ribu anggota yang kembali ke kesatuannya," ujar perwira tinggi Polri berpangkat bintang satu itu.

Terkait kasus pemukulan seseorang warga yang dilakukan sejumlah oknum Brimob, Dedi menegaskan, kasus tersebut tetap berjalan. Dipastikan oknum Brimob tersebut akan mendapat sanksi. Untuk diketahui kasus tersebut terjadi di akhir aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019, tepatnya pada 23 Mei 2019 pagi di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Jadi, semuanya sudah ditemukan pelaku pemukulannya, dan mereka pun sudah diperiksa juga di Propam. Dan untuk proses selanjutnya, akan diserahkan ke satuan Brimob yang ada di wilayahnya," tegas Dedi.

"Dengan demikian, dari ribuan personel yang kembali ke kesatuannya, termasuk anggota Brimob yang melakukan pemukulan. Dan sampai di kesatuan itu, mereka akan menjalanip roses penindakan internal sesuai ketentuan yang berlaku, baik itu hukuman disiplin maupun ketentuan-ketentuan lain, bisa kode etik," tambah Dedi.

Untuk diketahui, ribuan Brimob Nusantara ini dikirim ke Jakarta untuk mengamankan semua proses penetapan hasil Pilpres oleh KPU, mulai dari rapat pleno penetapan hasil Pilpres di KPU, pengamanan sidang MK, dan sampai penetapan presiden dan cawapres terpilih. (mhf/zul/gw/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lepas Karantina, 68 Paskibraka Siap Bertugas

Lepas Karantina, 68 Paskibraka Siap Bertugas

68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari 34 provinsi di Indonesia siap bertugas saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74.


GBHN Harus untuk Rakyat bukan Elite Politik

GBHN Harus untuk Rakyat bukan Elite Politik

Wacana dihidupkannya kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) masih menuai pro dan kontra.


Presiden Tetap Dipilih Rakyat

Presiden Tetap Dipilih Rakyat

Wacana menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tidak mempengaruhi pemilihan umum presiden.


Sri Mulyani: Suka Tidak Suka Harus Diterima

Sri Mulyani: Suka Tidak Suka Harus Diterima

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali menekankan, bahwa bahwa transmisi dari pengaruh global suka atau tidak suka pasti akan terasa.


Wacana Kembali ke GBHN, Suara Rakyat Mau Diambil MPR

Wacana Kembali ke GBHN, Suara Rakyat Mau Diambil MPR

Wacana menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) terus mengemuka. Secara umum, GBHN baik untuk diterapkan.


74 Nama Masuk Radar BPIP

74 Nama Masuk Radar BPIP

Setelah sempat dilakukan pada tahun 2017, kali ini Badan Pembina Idiologi Pancasila (BPIP) akan kembali memberikan apresiasi untuk 74 individu prestasi.


Jaga Pasokan Air, Mendagri Surati Kepala Daerah

Jaga Pasokan Air, Mendagri Surati Kepala Daerah

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh kepala daerah untuk menjaga pasokan air sebagai dampak kemungkinan terjadinya kekeringan yang melanda sejumla


OTT Impor Bawang Putih, DPR: Tindakan Perorangan

OTT Impor Bawang Putih, DPR: Tindakan Perorangan

KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengamankan orang kepercayaan anggota DPR RI dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan suap impor bawang putih.


Aklamasi, Megawati Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

Aklamasi, Megawati Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

Megawati Soekarnoputri tetap menjadi Ketua Umum DPP PDIP. Struktur partai berlambang banteng moncong putih di daerah solid meminta Megawati bersedia menjadi ket


Megawati Kembali Tantang Prabowo

Megawati Kembali Tantang Prabowo

Megawati banyak melontarkan kelakar politik dalam pidato sambutannya di acara pembukaan Kongres V PDIP, di Bali, kemarin (8/8).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!