Nasional
Share this on:

Tumpahan Minyak Mulai Cemari Tanah

  • Tumpahan Minyak Mulai Cemari Tanah
  • Tumpahan Minyak Mulai Cemari Tanah

BALIKPAPAN - Selain mencemari perairan, tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menemukan kontaminasi minyak mentah (crude oil) dari pipa pertamina Refinery Unit (RU) V di teluk Balikpapan, juga mencemari sekitar 2,9 hektar daratan di sekitar pantai.

Tidak hanya itu, berdasarkan pengamatan Jawa Pos, sejak selasa (10/3), kawasan perairan di sekitar kawasan Kampung Atas Air khususnya di Kampung Pandansari dan Sepaku mulai terlihat menghitam meskipun lapisan minyak diatasnya telah mulai menipis.

Air hitam tersebut terlihat mengendap di kawasan mangrove utamanya saat air pasang pada sore dan pagi hari.

Kondisi ini masih terjadi hingga kemarin (12/4). Agus Didit, warga RT 06 Sepaku yang juga petugas pembersihan kawasan mangrove mengungkapkan bahwa kondisi belum berubah. “Airnya masih hitam, tapi baunya sudah tidak terasa,” ungkapnya pada Jawa Pos.

Meski demikian, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Karliansyah memperkirakan menghitamnya air tersebut dikarenakan adanya proses pembersihan akar-akar mangrove yang sempat tertempel minyak.

“Jadi karena mulai disemprot (akar mangrove,Red) sisa-sisanya masuk ke perairan,” katanya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan, berdasarkan survey tim KLHK di balikpapan, luas pantai yang telah terkontaminasi Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) minyak bumi diperkirakan seluas 29.733,8 meter persegi atau sekitar 2,9 hektar.

"Hasil ini hanya mencakup lokasi pantai saja," katanya.

Survei tersebut dilakukan di lokasi sepanjang pantai di Teluk Balikpapan dari Pantai Lamaru sampai dengan Pantai Banua Patra dengan cakupan wilayah survery 12.600 meter (12,6 Km).

Tidak hanya itu, limbah B3 diperkirakan juga telah mengkontaminasi sekitar 12.145,4 meter kubik tanah di area-area di sekitar pantai.

Hingga kemarin (12/4), tim KLHK masih melakukan pengambilan sampel di beberapa lokasi sepanjang pantai Teluk Balikpapan. "Perlu dilakukan kajian detail untuk penyusunan rencana pemulihan lokasi-lokasi tersebut," tambah Siti.

Sementara itu, untuk lokasi bagian barat Teluk Balikpapan yg terkena dampak lainnya yaitu mulai dari Pantai Melawai (depan Kantor KPU kota Balikpapan) sampai dengan Pulau Balang (Kawasan Industri Kariangaw), tim KLHK akan melakukan deliniasi (survey dan pengambilan sampel).(tau/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengeluarkan laporan penyelidikan awal kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP 29 Oktober lalu.


Ujian SKB Mulai 1 Desember

Ujian SKB Mulai 1 Desember

Sedianya pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKB) CPNS akan digelar 22–28 November, ternyata jadwal itu molor.


Dendam karena Dipecat dari Polisi

Dendam karena Dipecat dari Polisi

Fakta demi fakta terkait penyerangan anggota kepolisian di Pos Polisi Wisata Bahari Lamongan (WBL), Jawa Timur, mulai terkuak.


Pembunuhan Satu Keluarga, Temukan Bercak Darah di Dalam Mobil

Pembunuhan Satu Keluarga, Temukan Bercak Darah di Dalam Mobil

Misteri pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2, Jatirahayu, Bekasi, Selasa lalu (13/11) mulai terkuak.


Dinding dan Lantai Retak, Sulit Lelap Tiap Malam

Dinding dan Lantai Retak, Sulit Lelap Tiap Malam

Bencana tanah gerak mengancam 123 kepala keluarga di Kampung Sawah Jauh dan Kampung Cihantap, Kabupaten Bandung Barat (KBB).


Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Pencarian black box pesawat Lion Air PK-LQP yang mengalami kecelakaan, Senin (29/10) lalu, mulai menujukan titik terang.


Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Pencarian korban kecelakaan Lion Air JT 610 mulai bergeser ke dasar laut.


Jembatan Suramadu Rencananya Digratiskan Mulai Hari Ini

Jembatan Suramadu Rencananya Digratiskan Mulai Hari Ini

Pada 13 Juni 2015, pemerintah menggratiskan tarif masuk motor ke Jembatan Suramadu.


Bom Jatuh, Dua Terduga Teroris Dilumpuhkan

Bom Jatuh, Dua Terduga Teroris Dilumpuhkan

Sel kelompok teroris mulai menggeliat. Kemarin (19/10) Polda Sumut mampu menggagalkan aksi teror dirancang kelompok Jamaah Ansharut Daulah Tanjung Balai, Medan.


Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Merasa tuntutannya tidak dituruti pemerintah, mulai hari ini (15/10) guru hunorer kembali menggelar aksi mogok mengajar.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!