Nasional
Share this on:

Ujicoba Rujukan Online BPJS Kesehatan Diperpanjang

  • Ujicoba Rujukan Online BPJS Kesehatan Diperpanjang
  • Ujicoba Rujukan Online BPJS Kesehatan Diperpanjang

JAKARTA - Ujicoba sistem rujukan online BPJS Kesehatan diperpanjang hingga 15 Oktober nanti. Program yang mulai diluncurkan pada pertengahan Agustus lalu itu seharusnya memang sudah final bisa dioperasikan pada awal bulan ini. Sayangnya, dari hasil evaluasi masih perlu perbaikan di beberapa sisi.

”Dari evaluasi yang kami lakukan, sepanjang fase ujicoba penerapan rujukan online ini, masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Antara lain penetapan mapping fasilitas kesehatan, kesesuaian data kapasitas yang diisi oleh rumah sakit, dan proses sosialisasi yang masih perlu terus dioptimalkan,” kata Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Arief Syaefudin, kemarin (10/2) saat acara temu media.

Salah satu tantangan terbesar dalam penyelenggaraan sistem rujukan online adalah bagaimana agar sistem tersebut memberikan kemudahan dan kepastian layanan bagi peserta yang memerlukan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa sistem tersebut berdaompak pada kurangnya jumlah rumah sakit rujukan. Arief menganggap hal itu kurang tepat. Faktanya dari data yang ada, memang terjadi pergeseran distribusi pelayanan antar kelas rumah sakit.

Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan Budi Mohammad Arief saat ditemui pada acara yang sama menegaskan bahwa sistem rujukan online juga tidak menutup kesempatan bagi peserta JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit tujuan rujukan kelas B dan kelas A.

Yang perlu diingat adalah harus sesuai dnegan kebutuhan medisnya. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa jika ada rujukan kasus-kasus tertentu yang kompetensinya hanya dimiliki oleh rumah sakit kelas B, bisa langsung dirujuk dari FKTP ke rumah sakit kelas B.

Juga, untuk pasien JKN-KIS dengan kasus-kasus rujukan dengan kondisi khusus antara lain gagal ginjal (hemodialisa), hemofilia, thalassemia, kemoterapi, radioterapi, jiwa, kusta, TB-MDR, dan HIV-ODHA dapat langsung mengunjungi rumah sakit kelas manapun berdasarkan riwayat pelayanan sebelumnya selama ini.

”Hal lain yang kami jaga dalam implementasi sistem rujukan online ini adalah bagaimana memastikan peserta JKN-KIS dapat tetap dilayani dengan baik sesuai dengan kebutuhan medisnya, sehingga tidak mengurangi mutu pelayanan yang diberikan,” tegas Budi. (lyn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Akses ke Donggala Mulai Terbuka
Akses ke Donggala Mulai Terbuka

Berita Sejenis

Target 95 Persen Peserta BPJS Kesehatan Gagal

Target 95 Persen Peserta BPJS Kesehatan Gagal

Target kepersertaan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional untuk 95 persen penduduk tidak tercapai awal tahun ini.


Polisi Miliki Data 145 Model-Artis Terlibat Prostitusi Online

Polisi Miliki Data 145 Model-Artis Terlibat Prostitusi Online

Kasus prostitusi yang melibatkan artis papan atas terus bergulir.


Sebelum Jadi Mitra BPJS Kesehatan, Rumah Sakit harus Terakreditasi

Sebelum Jadi Mitra BPJS Kesehatan, Rumah Sakit harus Terakreditasi

Mulai bulan ini, bagi rumah sakit yang akan bergabung menjadi mitra BPJS Kesehatan harus miliki terakreditasi.


BPJS Kesehatan Masih Butuh 60 Juta Peserta untuk Penuhi Target UHC

BPJS Kesehatan Masih Butuh 60 Juta Peserta untuk Penuhi Target UHC

Target universal health coverage (UHC) atau jaminan kesehatan universal per 1 Januari 2019 sulit terkejar.


BPJS Kesehatan Kembali Disuntik Dana Segar Rp5,2 Triliun

BPJS Kesehatan Kembali Disuntik Dana Segar Rp5,2 Triliun

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali memperoleh dana segar.


Sudah Diatur Perdirjen, Tarif Taksi Online Rp3.500-6.000 Per Kilometer

Sudah Diatur Perdirjen, Tarif Taksi Online Rp3.500-6.000 Per Kilometer

Kementerian Perhubungan telah selesai membuat aturan mengenai taksi daring.


Gaji Pilot Rp3,7 Juta, Co Pilot Rp20 Juta

Gaji Pilot Rp3,7 Juta, Co Pilot Rp20 Juta

Upaya BPJS Ketenagakerjaan membantu memberikan hak korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 menemukan fakta baru.


Talangan Rp4,9 Triliun Ludes, BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp11,6 Triliun

Talangan Rp4,9 Triliun Ludes, BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp11,6 Triliun

Kucuran dana talangan atau bailout untuk BPJS Kesehatan sebesar Rp 4,9 triliun, ternyata belum menyelesaikan persoalan defisit.


MA Batalkan Tiga Peraturan BPJS Kesehatan

MA Batalkan Tiga Peraturan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan sudah tidak bisa menghindar lagi terkait desakan pembatalan Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Perdirjampelkes).


Presiden Semprot Manajemen BPJS

Presiden Semprot Manajemen BPJS

Persoalan yang terus membelit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedikit geram.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!