Nasional
Share this on:

Umat Jangan Terprovokasi

  • Umat Jangan Terprovokasi
  • Umat Jangan Terprovokasi

JOGJAKARTA - Polri harus bergerak cepat mengungkap serangan Suliono di Gereja Katolik Santa Lidwina, kemarin. Tidak hanya melukai Pastor Karl Edmund Prier SJ dan beberapa jemaat, aksi brutal tersebut juga bisa mencederai kerukunan umat beragama di tanah air.

Kejadian di Sleman, Jogjakarta, itu berdekatan dengan serangkaian kekerasan kepada tokoh agama lainnya. KH Umar Basri, pengasuh Ponpes Al Hidayah Cicalengka, pada 27 Januari lalu dianiaya seseorang bernama Asep setelah menunaikan salat Subuh.

Beberapa hari kemudian, Ustad Prawoto, komandan Brigade PP Persis, meninggal setelah dianiaya Asep Maftuh. Berselang sepekan, 7 Februari, Biksu Mulyanto Nurhalim mengalami persekusi oleh warga Kampung Kebon Baru, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Mulyanto dan umatnya dilarang beribadah oleh beberapa warga.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap Polri segera mengungkap rangkaian kekerasan terhadap simbol agama tersebut. Bukan hanya kekerasan yang terjadi di Sleman, tapi juga aksi-aksi sebelumnya.

Lukman menegaskan, aksi penyerangan kepada pemuka agama, apalagi dilakukan di rumah ibadah, tidak bisa dibenarkan atas dasar alasan apa pun. ”Umat dapat saling menahan diri dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri,” tuturnya kemarin.

Dia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam mengamankan rumah ibadah dan pemuka agama. Utamanya saat kegiatan keagamaan sedang berlangsung.

Sementara itu, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafi’i Maarif mengecam keras serangan tersebut. Sosok yang akrab disapa Buya Syafi’i itu kemarin mendatangi Gereja Katolik Santa Lidwina untuk memberikan dukungan moral.

Buya begitu kaget atas insiden tersebut. Sebab, lokasi gereja tempat peristiwa itu terjadi tidak jauh dari tempat tinggalnya. Selama tinggal di wilayah tersebut, Syafi’i tak pernah mendengar tindakan anarkistis separah itu.

”Kok di sini itu lho, motifnya apa? Selama ini tidak pernah ada persoalan, baik lingkup umum maupun antarumat beragama,” paparnya.

Syafi’i menilai aksi penyerangan tersebut sebagai bentuk terorisme. Aksi Suliono telah mencederai semangat Bhinneka Tunggal Ika. ”Tindakannya (Suliono, Red) biadab dan tidak bisa dimaafkan,” kecamnya.

Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Romo Antonius Benny Susetyo meminta masyarakat, khususnya umat Katolik, tidak terprovokasi atas aksi biadab tersebut. ”Umat beragama tidak boleh terpancing. Percayakan kepada pihak kepolisian,” tuturnya saat dihubungi kemarin.

Karena itu, Romo Benny berharap polisi bisa mengusut kasus tersebut. Bukan hanya yang terjadi di Gereja Santa Lidwina, tapi juga semua kasus yang berentetan itu. ”Harus dicari akar masalahnya apa,” tuntutnya.

Benny menilai rentetan kasus yang belakangan terjadi sangat ganjil. Pasalnya, selama ini relasi yang terjalin di antara umat beragama terbilang sudah cukup harmonis. Tak terkecuali di lingkungan Gereja Santa Lidwina.

”Selama ini relasi tidak ada masalah. Jadi, mungkin ada faktor lain. Kita harap Polri akan mengungkap itu,” imbuhnya. (wan/lum/idr/syn/far/pra/dwi/c9/ang/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Catat, Hanya Honorer Sejak 2005 yang Bisa Diangkat sebagai PNS

Catat, Hanya Honorer Sejak 2005 yang Bisa Diangkat sebagai PNS

Honorer bodong jangan harap akan diangkat sebagai aparatur sipil nasional (ASN).


BPJS Kesehatan Defisit, Jangan Hanya Lihat dari Peserta yang Nunggak

BPJS Kesehatan Defisit, Jangan Hanya Lihat dari Peserta yang Nunggak

Pada laporan semester pertama, BPJS Kesehatan mencatat ada defisit Rp5,8 triliun.


Kapolri Minta Jangan Bawa Isu SARA di Pilkada Serentak

Kapolri Minta Jangan Bawa Isu SARA di Pilkada Serentak

Pilkada serentak 2018 yang kian dekat membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian khawatir.


Jokowi: Kekejaman PKI Jangan Terulang Lagi

Jokowi: Kekejaman PKI Jangan Terulang Lagi

Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, kemarin (1/10).


Jangan Lagi Ada Produk Asing di Perbatasan

Jangan Lagi Ada Produk Asing di Perbatasan

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo berjanji untuk meningkatkan pembangunan di daerah pinggiran sehingga masyarakat tidak lagi tergantung pada produk luar negeri.


Regulasi Lima Hari Sekolah Jangan Bebani Wali Murid

Regulasi Lima Hari Sekolah Jangan Bebani Wali Murid

Jika berjalan sesuai rencana, regulasi sekolah lima hari dalam sepekan akan dirilis Kemendikbud pekan depan.


Naik Dari Rp329 jadi 1.352, Jangan Kaget Rekening Listrik Melonjak

Naik Dari Rp329 jadi 1.352, Jangan Kaget Rekening Listrik Melonjak

Tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA kembali naik terhitung mulai Senin lalu (1/5).


Berantas Pungli Haji, Jangan Sekadar Janji

Berantas Pungli Haji, Jangan Sekadar Janji

Menteri Agama (Menag) menyampaikan tekadnya memberantas segala bentuk pungutan liar (pungli) dalam penyelenggaraan haji.


Hihihiu, Ternyata Kucing Juga Bisa Curi Pakaian Dalam

Hihihiu, Ternyata Kucing Juga Bisa Curi Pakaian Dalam

Jangan pernah tertipu dengan penampilan. Prinsip itu ternyata berlaku juga buat kucing.


Pegawai Restoran Dipecat gara-gara Kentut

Pegawai Restoran Dipecat gara-gara Kentut

Jangan buang angin sembarangan. Kentut bisa menjadi perkara besar jika dilakukan di waktu dan tempat yang tidak pas.



Berita Hari Ini

hari pers

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!