Nasional
Share this on:

Wah, Raja Salman Angkut Tangga Motorized dan Mobil Langsung dari Saudi

  • Wah, Raja Salman Angkut Tangga Motorized dan Mobil Langsung dari Saudi
  • Wah, Raja Salman Angkut Tangga Motorized dan Mobil Langsung dari Saudi

JAKARTA - Hiruk pikuk penyambutan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud kian terasa. Peralatan khusus yang sengaja didatangkan khusus dari Arab Saudi sudah tiba di Jakarta dan Bali. Mulai dari tangga mororized hingga mobil Mercy tipe S600.

Rombongan pertama tiba pada 15 Februari 2017 lalu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Penerbangan tersebut mengangkut sekitar 135 personil. Mereka bertugas untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait kunjungan Raja Salman pada 1-9 Maret 2017.

Head of Corporate Secretary and Legal Angkasa Pura II Agus Haryadi menyampaikan, empat pesawat cargo lainnya baru tiba tiga hari terakhir. Mereka membawa peralatan khusus untuk melengkapi fasilitas yang disediakan di Indonesia.

?Ya seperti escalator portable. Lalu mobil ada juga. Memang sengaja dibawa dari sana. Mungkin karena umur Raja Salman yang sudah berumur ya, jadi dinilai perlu,? ujarnya dihubungi, kemarin.

Rencananya, rombongan pesawat cargo akan kembali tiba di Indonesia pada 28 Februari nanti. Ada tiga pesawat yang dijadwalkan mendarat di Halim. ?Nanti mungkin seperti empat pesawat cargo lainnya. Tidak parkir. Dari Halim langsung ke Bali,? jelasnya.

Raja Salman sendiri rencananya tiba pada 1 Maret di Lanud Halim menggunakan empat pesawat bersama 1.500 rombongan, 10 menteri dan 25 pangeran. Agus mengungkapkan, seluruh jadwal kedatangan rombongan ini masih dinamis. Pihaknya sendiri terus berkoodrinasi dengan pihak Lanud, Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Arab Saudi di Indonesia, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) dan maskapai Saudi Arabia Airlines.

Direktur Operasional JAS Airport Services Subiyono menambahkan, tangga khusus Raja Salman dan sejumlah perlengkapan lain milik rombongan Kerajaan tiba di Halim dan Ngurah Rai sejak Selasa (21/2). Pengiriman ini berlangsung hingga kemarin (23/2).

Menurutnya, salah satu cargo spektakuler yang diangkut adalah excavator yang biasa digunakan oleh Raja Salman. Tangga Motorized itu diangkut oleh Pesawat Saudi Arabian (SV 6854) yang tiba di Halim pada Selasa (21/2) pukul 24.00 WIB. Perjalanan dilanjutkan menuju Denpasar dan 07.00 WITA.

?Kami secara khusus men-deploy Main Deck Loader dari Cengkareng dengan kapasitas 32 ton untuk menaikkan dan menurunkan kargo mereka,? ujarnya.

Menurutnya, manajemen SV sendiri telah mempercayakan penanganan ground handling sepenuhnya kepada PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS Airport Services). JAS akan melayani 20 penerbangan Kerajaan yang telah dimulai sejak 15 Februari 2017 lalu. Sementara di Bali, JAS melayani 9 penerbangan SV. Jenis pesawat rombongan kerajaan Arab Saudi yang ditangani antara lain Boeing B747-400, B747 Freighter, B777, B757 dan B737-800.

CEO JAS Airport Services Adji Gunawan mengatakan, ini merupakan salah satu bentuk kepercayaan dan tantangan dari maskapai Saudi Arabian kepada perusahaan nasional ground handling milik Indonesia. Pihaknya terus berupaya mempersiapkan segala sesuatunya sematang mungkin. ?Harapan kami, semua berjalan lancar dan kedua negara bisa lebih meningkatkan hubungan kerjasama,? jelas Adji.

Corporate Communications PT JAS Martha Lory Fransisca mengungkapkan, tangga pesawat yang dibawa cukup istimewa. Tangga tersebut seperti escalator portable.

Selain escalator, perlengkapan lain yang menarik perhatian adalah dua mobil khusus untuk kendaraan selama di Indonesia. Dua buah mobil berjenis Mercy tipe s600 itu sudah berada di Denpasar sejak 18 Februari 2017 lalu.

Kemungkinan jenis yang digunakan adalah S600 Guard dengan kemampuan yang istimewa. Mobil yang dikeluarkan pada Februari 2016 ini dirancang untuk mengatasi ancaman dari segala sisi termasuk kolong mobil. Yang tentunya, turut dibekali kaca anti peluru.

Dari informasi yang dihimpun, kaca mobil dibuat khusus dari bahan aramid (serat sintetis) dan komponen polyethylene (plastik) serta dilapisi polycarbonate yang tahan lontaran serpihan. Bukan cuma itu, kaca juga menawarkan perlindungan dari peledak baik dari samping maupun bagian kolong. Sementara untuk urusan mesin, S600 Guard dibekali mesin V12 twin-turbo dengan kapasitas 5.980 cc. Mesin itu mampu memuntahkan daya mencapai 530 tk dengan torsi puncak 830 Nm pada putaran 1.900 rpm. Kecepatan maksimal yang dibatasi secara elektrik mencapai 160 kpj.

Menanggapi soal fasilitas yang dibawa Raja Salman, Jubir Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menganggap hal itu sesuatu yang lumrah, yang kerap dilakukan pemimpinan negara saat kunjungan kenegaraan.

?Tentunya kita akan memfasilitasi semua yang bisa kita fasilitasi. Kita memberi tahu fasilitas yang kita miliki dan akan kita berikan. Apabila mereka meminta lebih atau tidak cocok mereka akan bawa sendiri. Itu wajar dan lumrah,? jelasnya.

Dia mengungkapkan, seluruh kunjungan kepala negara saat ini sudah memiliki SOP-nya. Mulai dari pengamanan, logistik dari segi kelayakan hotelnya dan lainnya.

Raja Salman sendiri dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Bogor. Raja Salman juga akan kunjungi Masjid Istiqlal sebelum terbang ke Bali.

Sementara itu, rencana kedatangan Raja Arab Saudi juga disampaikan secara resmi dalam rapat paripruna DPR RI penutupan masa sidang III kemarin (23/2). Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan, Ketua Majelis Syuro Arab Saudi Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim Al Seikh sudah berkunjung ke DPR untuk membahas rencana kedatangan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz ke Indonesia.

Menurut dia, Raja Arab akan diundang ke DPR untuk menyampaikan pidato di depan anggota DPR, DPD, dan MPR pada 2 Maret mendatang. Setnov mengatakan, kedatangan Raja Arab ke DPR merupakan kunjungan napak tilas. Sebab, 47 tahun lalu, Raja Arab Saudi Faisal bin Abdul Aziz pernah datang ke gedung parlemen, Senayan.

Dia meminta semua anggota dewan untuk datang mendengar pidato raja. Kunjungan raja sangat penting bagi keberlangsungan hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi. Kerjasama dua negara diharapkan terjalin semakin erat. "Kami minta ketua fraksi menyampaikan kepada semua anggotanya," ungkap Ketua DPP Partai Golkar itu. (mia/lum/jpg)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Cegah Kemacetan, 22-25 Desember Truk Melintas Dibatasi

Cegah Kemacetan, 22-25 Desember Truk Melintas Dibatasi

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan pembatasan operasional bagi kendaraan pengangkut barang selama libur Natal dan Tahun Baru 2018.


Tahun ini, Natal dan Tahun Baru Lebih Rawan Macet

Tahun ini, Natal dan Tahun Baru Lebih Rawan Macet

Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru membuat Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri lebih waspada.


Terduga Teroris Diduga Beli Senjata untuk Latihan Militer

Terduga Teroris Diduga Beli Senjata untuk Latihan Militer

Penangkapan berantai pada terduga teroris jelang Natal dan tahun baru menemukan fakta baru.


Hadi Ajak Kapolri Ngopi

Hadi Ajak Kapolri Ngopi

Hari pertama mejabat sebagai Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto langsung disibukkan dengan berbagai agenda.


Pentolan ISIS asal Indonesia, Ingin Pulang tapi Paspor Tak Ada

Pentolan ISIS asal Indonesia, Ingin Pulang tapi Paspor Tak Ada

Keruntuhan ISIS di Suriah dan Basis ISIS Asia Tenggara Kelompok Maute di Filipina berdampak besar.


Jenderal Asal Tegal Itu Pamitan Sebelum Sertijab

Jenderal Asal Tegal Itu Pamitan Sebelum Sertijab

Senyum lepas tampak dari wajah mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat mengunjungi Komando Armada kawasan Timur (Koarmatim).


Produktivitas Indonesia Kalah Empat Kali Lipat dari Jepang

Produktivitas Indonesia Kalah Empat Kali Lipat dari Jepang

Balai latihan kerja (BLK) yang diambil pemerintah daerah dinilai masih belum bisa meningkatan produktivitas para pekerja.


Geger Pesawat TNI AU Angkut Miras

Geger Pesawat TNI AU Angkut Miras

Penemuan 797 botol miras jenis Vodka di pesawat angkut TNI-AU C-130 Hercules, Rabu (29/11) lalu, kini tengah diselidiki oleh Polisi Militer.


BPJS Kesehatan Defisit, Jangan Hanya Lihat dari Peserta yang Nunggak

BPJS Kesehatan Defisit, Jangan Hanya Lihat dari Peserta yang Nunggak

Pada laporan semester pertama, BPJS Kesehatan mencatat ada defisit Rp5,8 triliun.


Foto di Masjidil Haram Tak Perlu Dilarang, Cukup Dibatasi

Foto di Masjidil Haram Tak Perlu Dilarang, Cukup Dibatasi

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin tidak sepenuhnya setuju larangan foto di Masjidil Haram.



Berita Hari Ini

Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!