Nasional
Share this on:

Wali Kota Cantik Diperiksa KPK Lagi

  • Wali Kota Cantik Diperiksa KPK Lagi
  • Wali Kota Cantik Diperiksa KPK Lagi

JAKARTA - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany tampak buru-buru saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pukul 17.22, kemarin. Dia terlihat dikawal seorang pria bertubuh besar yang mengenakan topi merah.

”Tanya ke penyidik ya,” ujar istri terpidana korupsi Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan tersebut.

Airin yang kemarin mengenakan dress warna putih itu sangat irit berkomentar kepada awak media. Politisi yang memimpin Tangsel sejak 2011 lalu itu langsung masuk ke dalam mobil yang menunggu dia di lobi pintu keluar gedung KPK.

Dia pun sedikit berlari kecil saat wartawan mengejarnya. ”Terima kasih ya,” tuturnya singkat sambil masuk ke dalam mobil.

Pantauan Jawa Pos, Airin diperiksa sejak pagi. Dia berada di ruang pemeriksaan selama kurang lebih dari delapan jam.

Awalnya, tidak ada yang mengetahui bila adik ipar mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tersebut diperiksa KPK. Sebab, nama Airin tidak ada dalam daftar pemeriksaan saksi maupun tersangka yang biasanya ditempel di papan pengumuman KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah pun enggan berkomentar banyak soal pemeriksaan Airin. Febri mengaku belum mendapat informasi dari penyidik perihal pemeriksaan tersebut. Hanya, kemungkinan besar agenda pemeriksaan kemarin masih di tahap penyelidikan.

”Saya belum bisa bicara (soal kasus Airin, Red),” ungkapnya.

Sementara itu, sumber Jawa Pos (radartegal.com) di internal KPK mengatakan, pemeriksaan Airin kemarin memang terkait dengan penyelidikan sebuah kasus baru. Namun, sumber tersebut mewanti-wanti untuk tidak menyebarluaskan soal penyelidikan tersebut.

Sebab, kasus yang masih di tahap penyelidikan belum tentu menemukan alat bukti.

”Nanti saja kalau sudah penyidikan,” ujar sumber itu. (tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Digitalisasi Televisi Dimulai Lagi

Digitalisasi Televisi Dimulai Lagi

Setelah sempat padam, rencana untuk digitalisasi saluran televisi di indonesia kembali dihidupkan oleh pemerintah.


KPK Kantongi Bukti Komunikasi Kasus AcehKPK Kantongi Bukti Komunikasi Kasus Aceh

KPK Kantongi Bukti Komunikasi Kasus AcehKPK Kantongi Bukti Komunikasi Kasus Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami bukti-bukti dalam kasus dugaan rasuah di Aceh.


KPK Banding Putusan Fredrich

KPK Banding Putusan Fredrich

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk mengajukan banding atas putusan hakim dalam perkara mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi.


Jokowi Temui Pimpinan KPK

Jokowi Temui Pimpinan KPK

Presiden Joko Widodo meminta DPR dan jajaran kementerian yang terlibat dalam pembahasan Revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUKHP).


Pemenang Sementara Cagub Malut Ditahan KPK

Pemenang Sementara Cagub Malut Ditahan KPK

Keunggulan Ahmad Hidayat Mus (AHM) dalam Pilkada Maluku Utara (Malut) harus dibayar mahal.


Wow... Ada Dugaan Permainan “Garansi” di Kasus Setnov

Wow... Ada Dugaan Permainan “Garansi” di Kasus Setnov

Janji Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) Setya Novanto (Setnov) belum terwujud sampai sekarang.


Rupiah Loyo, Harga BBM Naik Lagi

Rupiah Loyo, Harga BBM Naik Lagi

PT Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM, khususnya Pertamax Series dan Dex Series mulai kemarin (1/7) dan berlaku di SPBU seluruh Indonesia.


Penahanan Ensm Anggota DPRD Kota Malang Diperpanjang

Penahanan Ensm Anggota DPRD Kota Malang Diperpanjang

Para tersangka suap uang pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kota Malang bakal lebih lama mendekan di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Hampir Separuh Pemudik Sudah Kembali

Hampir Separuh Pemudik Sudah Kembali

Sekitar 48 persen pemudik tercatat telah kembali ke jakarta dan kota-kota besar lain pada H+5 lebaran tahun 2018.


Pencegahan Korupsi Mandul atau Asyik Nikmati Drama OTT?

Pencegahan Korupsi Mandul atau Asyik Nikmati Drama OTT?

PDI Perjuangan menyoroti penindakan yang dilakukan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!