Otomotif
Share this on:

Daya Beli Lemah, Industri Otomotif Lesu

  • Daya Beli Lemah, Industri Otomotif Lesu
  • Daya Beli Lemah, Industri Otomotif Lesu

JAKARTA - Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor Indonesia (GIAMM) mengungkapkan, industri otomotif tidak segairah tahun lalu. Pasalnya, pada kuartal III/2019 produksi maupun penjualan mengalami penurunan.

Hal itu disebabkan melemahnya daya beli masyarakat domestik. Pasalnya, produk domestik bruto (PDB) per kapita masih belum menembus level 4 ribu dolar Amerika Serikat (AS).

"Kondisi itu berpengaruh mobil tidak laku. Kami juga (produksi komponen otomotif) juga tidak lalu," ujar Sekretaris Jenderal GIAMM Hadi Surjadipraja, kemarin (4/10).

Menurut Hadi, produksi komponen otomotif negeri mengikuti kegiatan produksi pada industri perakitan otomotif. Artinya, bila penyerapan komponen otomotif rendah, maka pasar otomotif pun demikian sama.

"Artinya tidak naik-naik pertumbuhannya. Sekarang saja pasar otomotif bagaimana? Ya, jadinya sparepart-nya buat apa?," ucap dia.

Terpisah, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah mengatakan, melemahnya daya beli masyarakat terhadap kendaraan karena faktor penurunan penghasilan yang disebabkan kondisi global dan perang dagang antara Cina dan AS.

"(Daya beli lemah) Di masyarakat itu ada penyesuaian. Ya ada masyarakat kita yang mengalami penurunan income yang disebabkan oleh pelemahan ekonomi global. Misal, petani sawit, kakao, kopi, yang produk-produknya turun. Alhasil income mereka turun, sehingga memengaruhi permintaan mobil," ujar Pieter kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (4/10).

Faktor lainnya, menurut Pieter, disebabkan karena pola hidup yang berubah terjadi pada masyarakat saat ini. Yaitu, di mana memiliki kendaraan bukan sesuatu yang mewah atau diinginkan. Sebab semua itu sudah terpenuhi melalui transportasi yang sudah memadai.

"Di masyarakat kota ada pergeseran nilai, pergeseran gaya hidup. Sekarang punya mobil bukan sesuatu yang utama. Karena keinginan mereka sudah dipenuhi seperti transportasi yang ditawarkan, banyak alternatif seperti ada ojek online, dan banyak pilihan. Di sisi lain pemerintah menyediakan sarana transportasi yang baik," papar Pieter.

Menurut dia, kondisi demikian memang lumrah terjadi. Hal itu ada periodenya. Nanti di periode berikutnya akan berubah lagi.

"Mereka menyukai transportasi publik, dan itu no problem. Kita akan mengalami fase-fase itu terjadi penurunan, nanti terjadi kenaikan. Jadi memang ada siklus," tukas dia.

Melansir data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) produksi kendaraan penumpang naik 4,77 persen menjadi 99.440 unit dari 94.907 unit pada periode yang sama tahun lalu. Adapun, produksi kendaraan komersial turun 15,44 persen menjadi 20.257 unit.

Sementara itu, produksi kendaraan penumpang pada Januari-Agustus 2019 turun 2,28 persen atau minus 15.885 unit dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 693.769 unit menjadi 677.914 unit. Di samping itu, produksi kendaraan komersial anjlok 18,79 persen menjadi 153.794 unit. (din/fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Daihatsu Kaget Masih Ada yang Beli Luxio untuk Mobil Pribadi

Daihatsu Kaget Masih Ada yang Beli Luxio untuk Mobil Pribadi

PT Astra Daihatsu Motor (ADM), melaporkan terkait penjualan minibus, Luxio, di Indonesia masih cukup positif.


MX-30, Standar Baru Mobil Listrik Mazda

MX-30, Standar Baru Mobil Listrik Mazda

Mazda Motor Corporation tak mau ketinggalan dalam mempersiapkan era elektrifikasi di dunia otomotif. Ini direalisasikan dalam wujud Mazda MX-30.


Hilux dan Triton Resmi Dapat Tantangan dari Truk Pikap India, Kita Tunggu Nasibnya

Hilux dan Triton Resmi Dapat Tantangan dari Truk Pikap India, Kita Tunggu Nasibnya

Pemain otomotif asal India, Mahindra, resmi melemparkan pelurunya di pasar komersial segmen truk pikap menemani Toyota Hilux


Skuter Listrik Pertama Bajaj Mampu Melaju hingga 100 Km

Skuter Listrik Pertama Bajaj Mampu Melaju hingga 100 Km

Bajaj Auto menandai ekspansinya di pasar otomotif melalui peluncuran skuter listrik pertama bernama Chetak.


Calon Motor Naked Terbaru KTM Sebelum Debut Seperti Apa?

Calon Motor Naked Terbaru KTM Sebelum Debut Seperti Apa?

Dua pameran otomotif pada penghujung tahun ini jadi momentum spesial bagi para produsen otomotif dunia.


Pegawai Kemenkumham Dapat Fasilitas Kemudahan Beli Mobil Wuling

Pegawai Kemenkumham Dapat Fasilitas Kemudahan Beli Mobil Wuling

PT Maju Global Motor selaku mitra dealer Wuling Motors (Wuling) bekerjasama dengan Koperasi Pengayoman Pegawai Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia


Volkswagen Setuju Bayar Denda USD 87 Juta Terkait Kasus Penipuan

Volkswagen Setuju Bayar Denda USD 87 Juta Terkait Kasus Penipuan

Raksasa otomotif asal Jerman, Volkswagen telah setuju membayar denda sebesar USD 87 juta atau setara Rp1,21 triliun kepada pemerintah Australia.


Airbag ala Sarung Tangan Baseball, Diklaim Lebih Optimal

Airbag ala Sarung Tangan Baseball, Diklaim Lebih Optimal

Meningkatkan perlindungan keselamatan bagi pengguna mobil Honda, produsen otomotif Jepang ini mengembangkan airbag


Keren! Beli Suzuki Ertiga Terbaru Bisa Bawa Pulang Jimny

Keren! Beli Suzuki Ertiga Terbaru Bisa Bawa Pulang Jimny

Memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar program Merdeka (Meriah Dengan Kejutan Ertiga).


Industri Otomotif Diguncang Revolusi Teknologi

Industri Otomotif Diguncang Revolusi Teknologi

Industri otomotif secara global tengah menghadapi guncangan. Penyebabnya adalah revolusi teknologi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!