Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

11 Kelurahan Kumuh di Kota Tegal Mulai Ditata

  • 11 Kelurahan Kumuh di Kota Tegal Mulai Ditata
  • 11 Kelurahan Kumuh di Kota Tegal Mulai Ditata

JEMBATAN - Warga Kelurahan Muarareja menunjukkan infrastruktur jembatan yang sudah diperbaiki, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Untuk merealisasikan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tegal menjadikan 11 kelurahan sebagai target penuntasan kawasan kumuh. Sebab, dari 27 kelurahan yang tersebar di empat kecamatan 11 kelurahan dinilai masuk kriteria dan menjadi prioritas penataan pengentasan kawasan kumuh secara bertahap.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkim Sugeng Suwaryo menjelaskan, berdasarkan data yang sudah diverifikasi 11 kelurahan tergolong kumuh tersebar di tiga kecamatan.

Yakni, Kecamatan Tegal Barat meliputi Kelurahan Muarareja dengan luasan wilayah kumuh 15,01 hektare (ha), Kraton (14 ha), Kemandungan (7 ha), Tegalsari (31,43 ha), Debong Lor (5 ha), Pesurungan Kidul (12 ha). Sedangkan, Kecamatan Tegal Timur, Kejambon (23 ha), Mangkukusuman (11 ha), Mintaragen (21,28 ha), dan Panggung (36,41 ha).

"Terakhir, Kecamatan Margadana yakni Kelurahan Pesurungan Lor seluas 15 ha," ungkapnya.

Kategori kawasan kumuh, kata Sugeng, dinilai dari tujuh kriteria plus satu yakni dilihat dari bangunan hunian, jalan lingkungan, drainase, air bersih atau minum, sanitasi, persampahan, dan proteksi kebakaran, serta ruang terbuka hijau (RTH).

Sedangkan, penanganan kawasan kumuh akan ditangani menggunakan Bantuan Dana Investasi (BDI) untuk Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) dari pemerintah pusat. "Agar lebih optimal, pengentasan kawasan kumuh juga ditopang APBD II melalui program TMMD maupun APIK," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Nining Supartin menambahkan, selain pengentasan kawasan kumuh melalui program KOTAKU Disperkim juga menargetkan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bahkan, dari hasil pendataan sebanyak 2.030 unit RTLH menjadi prioritas penanganan yang dilakukan secara bertahap hingga 2019 mendatang.

"Pada 2018 mendatang, 622 RTLH menjadi target penanganan meliputi 294 unit bantuan provinsi, 235 unit dari APIK, dan DAK pusat 93 unit," pungkasnya. (syf/ela/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kelanjutan Pembangunan Islamic Centre Margadana Mandek

Kelanjutan Pembangunan Islamic Centre Margadana Mandek

Menanggapi kelanjutan pengembangan Islamic Centre Margadana, BP4D Kota Tegal mengakui nihilnya alokasi anggaran untuk tahun 2018.


Pemeriksaan Suspect Nihil, Kota Tegal Tetap Waspada Difteri

Pemeriksaan Suspect Nihil, Kota Tegal Tetap Waspada Difteri

Kendati pemeriksaan laboratorium terhadap Aska Kiano Raqilla yang diduga terkena difteri menunjukkan hasil negatif, Dinkes Kota Tegal tetap waspada difteri.


Siap-siap, Bangunan Liar di Kota Tegal Bakal Dibongkar

Siap-siap, Bangunan Liar di Kota Tegal Bakal Dibongkar

Sejumlah bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dan bantaran sungai akan ditertibkan.


2018, Bantuan Tenaga Keagamaan Ditransfer lewat Rekening Bank

2018, Bantuan Tenaga Keagamaan Ditransfer lewat Rekening Bank

Pemkot Tegal berencana mengalihkan penyaluran bantuan jasa tenaga khusus dan takmir melalui rekening bank.


Pengelolaan Aset Daerah Masih Jadi Catatan LHP BPK RI

Pengelolaan Aset Daerah Masih Jadi Catatan LHP BPK RI

DPRD Kota Tegal menyatakan siap untuk menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaa (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia


Kang Nur Garansi Lelang Jabatan Pemkot Tegal Bebas Intervensi

Kang Nur Garansi Lelang Jabatan Pemkot Tegal Bebas Intervensi

Plt. Wali Kota Tegal Nursoleh menegaskan tidak ada intervensi dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilingkungan Pemerintah Kota Tegal.


35 Peserta Lelang Jabatan Akan Dites Psikologi

35 Peserta Lelang Jabatan Akan Dites Psikologi

Sebanyak 35 dari 44 peserta lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama Pemkot Tegal dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap seleksi selanjutnya.


Program Pengentasan Kemiskinan Berkurang, BKM di Kota Tegal Mati Suri

Program Pengentasan Kemiskinan Berkurang, BKM di Kota Tegal Mati Suri

Sejak beberapa tahun terakhir, aktivitas Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) seolah mati suri.


Kang Nur Minta Setiap Gang di Kota Tegal Dibeton

Kang Nur Minta Setiap Gang di Kota Tegal Dibeton

Usulan pembangunan trotoar diruas jalan Teuku Umar dan KS Tubun diminta dimasukan dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang 2019 mendatang.


Kegiatan di 83 OPD Pemkot Tegal Dideadline

Kegiatan di 83 OPD Pemkot Tegal Dideadline

Pemkot Tegal melalui Bagian Ekonomi Pembagunan mengingatkan 83 OPD mengenai deadline kegiatan fisik maupun non fisik yang harus diselesaikan Desember ini.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!