Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Ada Pegawai Baru, Belanja Pegawai Pemkot Tegal Membengkak

  • Ada Pegawai Baru, Belanja Pegawai Pemkot Tegal Membengkak
  • Ada Pegawai Baru, Belanja Pegawai Pemkot Tegal Membengkak

DATA - Plt Kepala BAPPEDA memaparkan data perencanaan anggaran belanja pegawai dalam rakor RKPD di Gedung Adipura, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Tegal mencatat anggaran belanja pegawai pada 2020 mendatang akan membengkak mencapai Rp514.171.813.520. Kenaikan tersebut disebabkan adanya rencana penambahan CPNS dan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dibutuhkan Pemkot Tegal.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dihadiri seluruh jajaran pimpinan OPD di Gedung Adipura, Kamis (28/3). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BAPPEDA Kota Tegal Gito Musriono mengungkapkan, naiknya kebutuhan belanja pegawai untuk tahun anggaran 2020 karena beberapa faktor.

Di antaranya, rencana penambahan formasi CPNS dan perekrutan P3K sebanyak 625 orang dan adanya pengalihan honorarium PNS menjadi tunjangan kinerja (rukin). Bahkan, terjadinya penambahan angka kebutuhan belanja pegawai tersebut juga sudah disesuaikan dengan standar kriteria alokasi kemampuan anggaran daerah.

"Untuk belanja pegawai tahun ini (2019-red), dialokasikan Rp429.547.689.000 dan akan meningkat pada 2020 sesuai kebutuhan," jelasnya.

Lebih lanjut Gito menyampaikan, selain belanja pegawai yang mengalami kenaikan alokasi bantuan sosial (Bansos) juga bertambah dari Rp 350.000.000 pada 2019 menjadi Rp5.950.000.000 untuk 2020.

Kenaikan tersebut, karena adanya rencana kenaikan santunan kematian dari Rp 500 ribu menjadi Rp1 juta dengan total alokasi mencapai Rp700 juta. Di sisi lain, belanja langsung sepanjang 2019 dari total Rp675.038.658.000 turun menjadi Rp586.175.962.000 pada perencanaan 2020 mendatang.

"Rincian belanja langsung, digunakan untuk kegiatan rutin OPD atau administrasi perkantoran dengan jumlah total Rp123.468.825.000," terangnya.

Gito menambahkan, terkait operasional BLUD RSUD Kardinah, Klinik Paru dan Puskesmas digelontorkan Rp173.000.222.000, belanja BOS SD dan SMP Rp27.259.800.000. Kemudian, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan nonfisik Rp135.956.166.000 yang dikurangi Rp60 miliar dari jumlah DAK tersebut untuk sertifikasi guru.

Sehingga, tersisa sebesar Rp186.812.764.000 yang akan dibagi untuk semua OPD sebagai biaya wajib OPD seperti pendidikan minimal 20 persen, kesehatan 10 persen serta program-program prioritas dan unggulan tahun 2020. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

OPD di Pemkot Tegal Kekurangan Pegawai

OPD di Pemkot Tegal Kekurangan Pegawai

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang didatangi Kelompok Kerja (Pokja) I DPRD Kota Tegal menegaskan masih kekurangan pegawai.


Wakil Wali Kota Tegal Berharap Ada Industri Pengelolaan Sampah di Tegal

Wakil Wali Kota Tegal Berharap Ada Industri Pengelolaan Sampah di Tegal

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi sangat mengapresiasi keberadaan industri pengelolaan sampah.


Dedy Yon Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kesadaran Berolahraga

Dedy Yon Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kesadaran Berolahraga

Upacara Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke – 36 tingkat Kota Tegal 2019 digelar di Lapangan Alun-alun Kota Tegal, Senin (9/9).



4.915 Siswa SD di Kota Tegal Akan Dimunisasi

4.915 Siswa SD di Kota Tegal Akan Dimunisasi

Ribuan siswa sekolah dasar (SD) bakal disasar untuk diberikan imunisasi dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).


Jumadi Minta Robotik Terus Dikembangkan

Jumadi Minta Robotik Terus Dikembangkan

Kontingen Kwarcab Kota Tegal menjadi juara terbaik robotik dan esport (olahraga elektronik) Jambore Daerah (Jamda) XV di Bumi Perkemahan Mustika Kabupaten Blora


Wali Kota Tegal Minta TPID Segera Turun Tekan Inflasi

Wali Kota Tegal Minta TPID Segera Turun Tekan Inflasi

Tingkat inflasi di Kota Tegal hingga saat ini masih cukup tinggi. Karenanya, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) diminta segera turun untuk tangan mengatasinya


Setiap Hari Volume Sampah Bertambah 214 Ton

Setiap Hari Volume Sampah Bertambah 214 Ton

Jumlah volume sampah setiap harinya mengalami peningkatan. Karenanya, Pemkot Tegal saat ini teleh menyiapkan lahan belasan hektar untuk dijadikan Tempat Pembuan


Jamaah Haji Kota Tegal Mendarat di Solo

Jamaah Haji Kota Tegal Mendarat di Solo

Jamaah haji dari Kota Tegal yang tergabung dalam kloter 40 telah mendarat di Bandara Adi Sumarmo Solo, Jumat (30/8) .


Sukses Terapkan Teknologi Layanan Masyarakat, Pemkot Tegal Dianugerahi Anugerah Iptek Budhipraja

Sukses Terapkan Teknologi Layanan Masyarakat, Pemkot Tegal Dianugerahi Anugerah Iptek Budhipraja

Atas keberhasilannya menerapkan tekhnologi informasi, Kemenristekdikti melalui Ditjen Penguatan Inovasi menganugerahkan penghargaan berupa Peringkat 2 Anugerah



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!