Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

ASN Dilarang Kampanye dan Berpolitik

  • ASN Dilarang Kampanye dan Berpolitik
  • ASN Dilarang Kampanye dan Berpolitik

ATURAN - Ketua Bawaslu dan narasumber dari UPS saat menggelar rakor pengawasan netralitas ASN dalam Pemilu 2019 baru baru ini. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Jelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti ikut kampanye terancam dipecat. Bahkan, mengacu UU 5/2014 tentang ASN, UU 10/2016, PP 53/2010, PP 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS mengatur netralitas ASN dan pelanggarannya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tegal Irkar Yuswan Apendi mengungkapkan, larangan ASN untuk tidak terlibat politik praktis secara langsung sudah diatur secara detail dalam semua regulasi dan ketentuan. Sebab, netralitas ASN juga menjadi konsekuensi yang harus dipertahankan tanpa toleransi meski memiliki hak untuk menentukan dukungan dalam pemilu secara langsung.

"Penegasan netralitas ASN, diatur dalam perundang-undangan serta dilarang memihak dalam menjalankan tugas dan sanksi pemecatan bisa dijatuhkan jika terbukti melanggar," jelasnya.

Terkait tahapan pelanggaran ASN, lanjut Irkar, akan diproses sesuai ketentuan dengan pemeriksaan, pembuktian hingga menghadirkan saksi untuk penjatuhan sanksi disiplin. Di antaranya, teguran lisan dan tertulis untuk sanksi disiplin rendah atau berupa penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat untuk kategori sedang.

Selain itu, penurunan pangkat sampai pemberhentian dengan hormat sebagai ASN masuk kategori sanksi disiplin berat.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto menambahkan, digencarkannya edukasi dan pemahaman tentang netralitas ASN dalam gelaran pileg dan pilpres menjadi bentuk pengawasan. Bahkan, pihaknya juga membangun sinergitas dengan semua stake holder dalam melakukan pengawasan dugaan pelanggaran kampanye untuk rangkaian Pilleg dan pilpres.

Termasuk, ASN yang mendampingi suami atau istrinya berkampanye wajib cuti di luar tanggungan negara. "Berbagai indikasi pelanggaran, meliputi pertemuan, ajakan, imbauan, seruan, maupun pemberian barang yang melibatkan ASN juga harus diusut tuntas," tegasnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wakil Wali Kota: PNS Harus Mampu Jadi Marketingnya Kota Tegal

Wakil Wali Kota: PNS Harus Mampu Jadi Marketingnya Kota Tegal

Pelatihan Dasar (Latsar) 78 CPNS Pemkot Tegal dan 2 CPNS LAPAN dibuka Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi di Bandung, Senin (15/7).


Hari Pertama, Wali Kota Tegal dan Istri Antar Anaknya ke Sekolah

Hari Pertama, Wali Kota Tegal dan Istri Antar Anaknya ke Sekolah

Senin (15/7) hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2019-2020, semua jenjang SD/MI hingga jenjang SLTA sederajat.


Semua Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Tegal Sudah Terakreditasi

Semua Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Tegal Sudah Terakreditasi

Delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di Kota Tegal sudah terakreditasi bagus.


Luncurkan Jersey Baru, Persegal Ditantang Wali Kota Tunjukan Prestasi

Luncurkan Jersey Baru, Persegal Ditantang Wali Kota Tunjukan Prestasi

Menghadapi Kompetisi Piala Suratin dan keikutsertaanya di Liga 3 tahun ini. Persatuan Sepakbola Tegal (Pesegal) meluncurkan jersey barunya, Sabtu (6/7) malam.


Dedy Yon Pastikan Kota Tegal Siap Berinovasi dan Kreatif

Dedy Yon Pastikan Kota Tegal Siap Berinovasi dan Kreatif

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan Kota Tegal siap dengan inovasi dan kreativitas.


Kelurahan di Kota Tegal Kekurangan Pegawai dan Staf

Kelurahan di Kota Tegal Kekurangan Pegawai dan Staf

Pemkot Tegal berencana memenuhi kebutuhan pegawai di sejumlah kelurahan di wilayahnya.


Realisasi Visi Misi Wali Kota Terancam Molor

Realisasi Visi Misi Wali Kota Terancam Molor

Visi dan misi Wali Kota Tegal terancam baru bisa terealisasi mulai 2021.


Wawali Tinjau Latihan Tim Persegal dan Suratin U 17

Wawali Tinjau Latihan Tim Persegal dan Suratin U 17

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi meninjau langsung latihan tim sepakbola Persegal dan Suratin U 17 di Stadion Yos Sudarso .


Kesenian Tradisional Jadi Sasaran Pengembangan Seni dan Budaya

Kesenian Tradisional Jadi Sasaran Pengembangan Seni dan Budaya

Selain tari, kesenian tradisional lainnya menjadi sasaran Pemkot Tegal dalam upaya pengembangan seni dan budaya.


Pendukung dan Politisi Diimbau Tunggu Putusan MK

Pendukung dan Politisi Diimbau Tunggu Putusan MK

Pendukung dan politisi diminta untuk menunggu keputusan resmi Mahkamah Konstitusi (MK)..



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!