Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

  • ASN Harus Netral dan Tak Berpihak
  • ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

MEMAPARKAN - Kasubit Pembinaan Dan Kesejahteraan BKD Dewi Umaroh memaparkan materi tentang netralitas ASN di Pendapa Kecamatan Tegal Selatan, kemarin. (meiwan dani r/radar tegal)

TEGAL - Aparatur sipil negara (ASN) yang ada di wilayah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal diminta untuk netral dalam menjaga iklim politik yang sedang berkembang. Karena kalau sampai ada ASN yang terlibat mendukung salah satu paslon, hal itu berisiko bagi ASN yang bersangkutan. Untuk itu ASN yang ada diminta untuk netral dan tidak berpihak kepada bakal calon.

Kasubit Pembinaan Dan Kesejahteraan BKD Dewi Umaroh dalam materinya menyampaikan, ketentuan yang harus dilakukan bagi semua ASN adalah netral. Sehingga mereka tidak terlibat dalam politik terutama berpihak pada pasangan calon.

Karena kalau sampai ada yang terlibat, tentunya ada sanksi tersendiri terhadap ASN yang bersangkutan. Pelanggaran dapat dilakukan dengan berbagai cara. Meskipun hanya menjadi bagian dari sosialisasi.

"Jika itu sampai terjadi maka ASN yang bersangkutan akan dikenai sanksi sesuai aturan BKD," kata Dewi Umaroh.

Menurut Dewi Umaroh, jika menjadi bagian sosialisasi maupun konsolidasi Paslon dengan sengaja maka jelas itu pelanggaran. Tetapi semua itu akan dillakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum sanksi dijatuhkan. Sehingga setiap ASN yang ada di Tegal Selatan jangan sekali pun terlibat untuk menjadi bagian dari kegiatan paslon.

"Jangan terlibat dalam setiap kampanye Paslon, karena kalau sampai terjadi pelanggaran sanksinya berat," jelas Dewi Umaroh.

Kemudian Ketua Panwas Kota Tegal Akbar Kushariyanto mengungkapkan potensi terjadinya pelanggaran yang dilakukan ASN cukup besar. Karena potensi tersebut bisa muncul dengan adanya penyalahgunaan wewenang, kekuasaan dan jabatan.

Kemudian penyalahgunaan anggaran serta faslitas negara yang bisa memunculkan polemik ditubuh ASN. Untuk merendam itu semua pengawasan akan terus dilakukan. Sehingga potensi terjadinya pelanggaran akan sangat kecil.

"Kami akan terus melakukan pengawasan kepada semua ASN, supaya mereka tidak terlibat dalam politik dan berpihak terhadap pasangan calon baik wali kota maupun gubernur," ungkap Akbar Kushariyanto, Kamis (12/4). (mei/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

35 Kios Blok A Pasar Pagi Tegal Terancam Disegel

35 Kios Blok A Pasar Pagi Tegal Terancam Disegel

Sedikitnya 35 pedagang sekaligus penyewa kios di Blok A Pasar Pagi kembali diperingatkan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal.


Kalem Wa, Ngurus KK dan KTP Elektronik Sudah Bisa di Kecamatan

Kalem Wa, Ngurus KK dan KTP Elektronik Sudah Bisa di Kecamatan

Terobosan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal kian memudahkan masyarakat.


Yuk ke Pameran dan Bazar Buku Mr. Besar Tegalvaganza

Yuk ke Pameran dan Bazar Buku Mr. Besar Tegalvaganza

Penyelenggaraan Mr. Besar Tegalvaganza 2018, Rabu (12/9) dimulai.


Penggusuran 32 Rumah di Atas Lahan PT. KAI Ditunda Hingga Pilpres

Penggusuran 32 Rumah di Atas Lahan PT. KAI Ditunda Hingga Pilpres

PT. KAI kembali menunda rencana penertiban 32 rumah di wilayah RT 4 dan 19 RW 7 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal.


Tenaga Keperawatan Harus Bisa Ciptakan Masyarakat yang Sehat

Tenaga Keperawatan Harus Bisa Ciptakan Masyarakat yang Sehat

145 mahasiswa Akademi Keperawatan Pemkot Tegal diwisuda Plt. Wali Kota Tegal HM. Nursholeh di Gedung Auditorium Akper Pemkot Tegal, Rabu (5/9) kemarin.


Wujudkan Anak-anak sebagai Generasi yang Gesit

Wujudkan Anak-anak sebagai Generasi yang Gesit

Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional XXV dan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kota Tegal 2018 berlangsung meriah di GOR Wisanggeni Kota Tegal, Selasa (4/9)


Raperda Trantib Sudah Final

Raperda Trantib Sudah Final

Panitia Khusus X PRD Kota Tegal menegaskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat sudah final.


Pengawasan Pengelolaan Limbah B3 Diperketat

Pengawasan Pengelolaan Limbah B3 Diperketat

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) guna memperketat pengawasan.


Disdukcapil Incar 4.300 Pemilih Pemula dan Milenial

Disdukcapil Incar 4.300 Pemilih Pemula dan Milenial

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal mulai melakukan jemput bola untuk melakukan perekaman KTP El terhadap pemilih pemula.


Kota Tegal Masih Jadi Jujukan PGOT

Kota Tegal Masih Jadi Jujukan PGOT

Pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) masih marak di Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!