Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Awasi dan Foto Orang yang BAB Sembarangan

  • Awasi dan Foto Orang yang BAB Sembarangan
  • Awasi dan Foto Orang yang BAB Sembarangan

DISKUSI - Lurah Pekauman Rudi Pratikno saat memimpin diskusi percepatan open defecation free (ODF) di Pendapa Kelurahan Pekauman, Kamis (9/8). (meiwan dani ristanto/radar tegal)

TEGAL - Untuk mencapai percepatan menjadi kelurahan open defecation free (ODF) Kelurahan Pekauman, Kecamatan Tegal Barat akan melakukan pengawasan terhadap perilaku orang luar yang BAB sembarangan. Karena hal itu dapat berpengaruh terhadap verifikasi Dinkes.

Lurah Pekauman Rudi Pratikno mengatakan diskusi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) membahas tentang percepatan untuk menjadi kelurahan ODF. Karena Pekauman menjadi salah satu dari delapan kelurahan yang akan di verifikasi menjadi ODF.

Sedangkan untuk bantuan jamban tahun ini mendapatkan sepuluh dengan anggaran dari Dinkes. Dari usulan yang disampaikan sebanyak 20 unit lengkap dengan septictanknya. "Harapanya bisa tercover semua untuk 20 unit. Tetapi sepuluh itu sudah dilakukan verifikasi dan disesuaikan anggaran dari Dinkes," kata Rudi.

Rudi mengungkapkan, untuk WC komunal sebenarnya Pekauman sudah ada di RW II dan MCK plus ada di RW III dan VI. Dari sepuluh rumah yang belum mendapatkan bantuan jamban akan diakomodir tahun berikutnya.

Sedangkan saat ini disarankan untuk memanfaatkan MCK plus. Sehingga tidak BAB Sembarangan disaluran. Karena menurut informasi dari RW dan RT. Orang yang sering BAB sembarangan berada di perbatasan antara Kelurahan Pekauman dan Randugunting.

Hal itu tentu akan menghambat verifikasi untuk menjadi kelurahan ODF. Sedangkan diskusi yang telah disampaikan, dari dinkes menekankan kepada kelurahan untuk memantau lokasi yang rawan BAB Sembarangan.

Utamanya saluran di Jalan Gajah Mada. Karena kebanyakan orang luar yang bekerja sebagai tukang becak. Untuk itu, Dinkes meminta agar diawasi dan difoto. Kemudian dihimbau untuk tidak BAB lagi di saluran tersebut.

"Untuk kedepanya, kami berharap supaya pagar yang ada di saluran tersebut ditinggikan. Supaya tidak ada lagi yang BAB sembarangan di saluran," ungkap Rudi.

Sementara itu, Kasi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Siti Halamah menjelaskan bahwa untuk deklarasi ODF akan dilakukan tahun ini. Sehingga untuk mencapai kelurahan ODF, Pekauman membentuk tim ditingkat kelurahan. Hal itu untuk mewujudkan kelurahan menjadi 100 persen ODF.

"Untuk mencapai itu, diperlukan dukungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dan seluruh stakeholder yang ada didalamnya," jelas Siti Halamah. (mei/ela/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!