Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Banyak Dikeluhkan Peserta, Rujukan Online Berjenjang Dievaluasi

  • Banyak Dikeluhkan Peserta, Rujukan Online Berjenjang Dievaluasi
  • Banyak Dikeluhkan Peserta, Rujukan Online Berjenjang Dievaluasi

RAKOR - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tegal didampingi Kepala Dinkes Kota Tegal saat menggelar rakor terkait rujukan online berjenjang, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Tegal, menggelar evaluasi terkait munculnya sejumlah permasalahan terkait rujukan online berjenjang. Evaluasi tersebut, terungkap dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Dinas Kesehatan dengan mengundang semua pihak terkait, Kamis (17/10).

Dalam rakor tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tegal A. Prasetya Hari Purnomo mengajak semua perwakilan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), direksi rumah sakit, asosiasi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Dinkes untuk menyamakan persepsi. Sebab, fokus pemberlakuan rujukan online secara berjenjang masih dalam tahap uji coba untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Rujukan online berjenjang, sebenarnya bertujuan memberikan kemudahan dan kepastian pelayanan kesehatan namun masih terkendala teknis," ungkapnya, kemarin.

Kendala teknis yang dimaksud, lanjut Prasetya, yakni terlalu luasnya jangkauan pemberlakuan rujukan online dari FKTP dan rumah sakit penerima rujukan secara berjenjang. Namun, setelah dilakukan pemetaan ulang (mapping) pemberlakuan rujukan online jangkauannya akan lebih dipersempit untuk memudahkan pelayananan bagi masyarakat pengguna BPJS Kesehatan.

Dengan begitu, pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa lebih dekat tanpa melihat tipe rumah sakit. "Untuk pengawasan, menjadi tanggung jawab bersama jika ada pihak yang mengambil keuntungan maka harus ditegur agar tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat," terangnya.

Kepala Dinkes Kota Tegal dr. Sri Primawati Indraswari menambahkan, ke depan pemberlakuan rujukan online berjenjang persentasenya akan dikurangi dari 80 persen menjadi 60 persen agar bisa memunculkan rumah sakit dengan tipe lebih tinggi. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi bersama terkait rujukan online berjenjang dari BPJS Kesehatan.

"Yang jelas, kapasitas rumah sakit juga harus disesuaikan dengan peningkatan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan," tandasnya. (syf/ela/zul)


Berita Sejenis

Pemkot Tegal Launching Pembayaran Pajak Online

Pemkot Tegal Launching Pembayaran Pajak Online

Pemkot Tegal melaunching sistem pembayaran pajak daerah secara online, Selasa (14/5) sore.


Tambah Umur, Tambah Kebaikan Bagi Kota Tegal

Tambah Umur, Tambah Kebaikan Bagi Kota Tegal

Walikota Tegal menginginkan di usianya yang menginjak 439 di Tahun 2019, makin banyak kebaikan di Kota Tegal. Selain itu, makin bertambah umurnya harus makin ba


Banyak Pemilih yang Pindah, Jumlah DPT Kota Tegal Berkurang

Banyak Pemilih yang Pindah, Jumlah DPT Kota Tegal Berkurang

Ratusan pemilih mengajukan pindah ke luar Kota Tegal. Jumlah itu lebih besar dibandingkan dengan pemilih yang pindah ke dalam Kota.


Jelang Coblosan, Banyak Caleg Minta Data Warga ke RT dan RW

Jelang Coblosan, Banyak Caleg Minta Data Warga ke RT dan RW

Sejumlah calon legislatif (caleg) i Kota Tegal ddiketahui meminta data kependudukan kepada para ketua RT dan RW.


Berkasnya TMS, Seorang CPNS Diganti

Berkasnya TMS, Seorang CPNS Diganti

Seorang dari 266 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil terpaksa diganti, karena berkasnya dinilai tidak memenuhi syarat (TMS).


Pengemudi Ojol dan Angkot Ditertibkan

Pengemudi Ojol dan Angkot Ditertibkan

Dinas Perhubungan Kota Tegal terus menggencarkan penertiban terhadap pengemudi ojek online dan supir angkot yang sering mangkal di sepanjang Jalan A.Yani.


Berkas TMS, CPNS Bisa Diganti

Berkas TMS, CPNS Bisa Diganti

Sebanyak 266 peserta yang lolos mengikuti pemberkasan calon pegawai negeri sipil (CPNS), dinyatakan bisa diganti jika.


Lepas Peserta Jalan Sehat HKN, Nursholeh Ajak Warga Hidup Sehat

Lepas Peserta Jalan Sehat HKN, Nursholeh Ajak Warga Hidup Sehat

Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati dengan kegiatan jalan sehat kemarin.


Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

Beberapa warga Jalan Sriti di Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal mengeluhkan pengerjaan pavingisasi di wilayah mereka.


Komisi II Minta Izin SPBU Jl Mataram Dievaluasi

Komisi II Minta Izin SPBU Jl Mataram Dievaluasi

Komisi II DPRD Kota Tegal meminta izin SPBU di Jl Mataram Kota Tegal dievaluasi.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!