Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Dapat Bantuan Kapal dan Seisinya Rp94,4 Juta, Kapal Lama Ditenggelamkan

  • Dapat Bantuan Kapal dan Seisinya Rp94,4 Juta, Kapal Lama Ditenggelamkan
  • Dapat Bantuan Kapal dan Seisinya Rp94,4 Juta, Kapal Lama Ditenggelamkan

TEGAL - Nelayan di Kota Tegal menerima bantuan kapal dan alat tangkap ramah lingkungan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Itu menyusul diluncurkannya program pengembangan perikanan tangkap kegiatan pendampingan pada kelompok nelayan perikanan tangkap bersumber.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Ir Noor Fuady mengatakan maksud kegiatan itu yakni memberikan bantuan sesuai dengan nawacita presiden. Salah satunya, demi keadulatan pangan laut untuk mencapai Indonesia sebagai poros maritim dunia dimana sektor kelautan dan perikanan menjadi prioritas pembangunan nasional.

"Adapun tujuannya yakni memberdayakan nelayan kecil dengan memberikan kapal serta kelengkapannya berupa alat tangkap yang ramah lingkungan, meningkatkan pendapatan dengan tetap menjaga kelestarian sumberdaya ikan di laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta mengoptomalkan sumber daya perikanan tangkap," katanya.

Adapun bantuan yang diberikan yakni berupa 17 kapal dan perlengkapannya seperti alat tangkap ramah lingkungan yakni rambus, dan kelengkapan lainnya seperti mesin tempel dan alat kelengkapan lainnya. Dengan nilai 1 kapal mencapai Rp94.470.000 sehingga total mencapai Rp1.605.990.000.

"Untuk penerima sebanyak 17 orang nelayan dari 4 kelompok," katanya.

Plt. Wali Kota Tegal Nursholeh mengatakan dengan diberikannya bantuan itu, kapal nelayan yang lama dengan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan akan ditenggelamkan atau dikembalikan dan ditarik oleh Dinas terkait dan dikembalikan ke Kementrian Kelauran dan Perikanan RI. Pihaknya berharap masyarakat Kota Tegal khususnya para nelayab mendukung berbagai program, aruran dan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Kota Tegal.

"Sebab, pada dasarnya berbagai kebijakan pemerintah dibuat bukan untuk membatasi gerak atau mengurangi kesejahteraan nelayan maupun masyarakat pesisir namun sebaliknya, melatih kita semua untuk mulau bertanggung jawab menjaga dan melestarikan lingkungan namun tetap dapat memanfaatkan hasil-hasil laut yang melimpah di perairan kita ini," ungkapnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

50.500 Wisatawan Kunjungi PAI, Tarif Parkir Sesuai Perda

50.500 Wisatawan Kunjungi PAI, Tarif Parkir Sesuai Perda

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal menyebutkan sebanyak 50.500 wisatawan mengunjungi Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI).


Jalan Alternatif di Kota Tegal Lancar

Jalan Alternatif di Kota Tegal Lancar

Beberapa jalan alternatif menuju ke timur dan selatan masih lengang dari pemudik.


Transaksi HTF Tembus Rp114 Juta

Transaksi HTF Tembus Rp114 Juta

Disnakerin Kota Tegal melaporkan total transaksi Hang Tuah Fair (HTF) 2018 mencapai Rp114 juta.


PNS di Kota Tegal Dilarang Terima Hadiah dan Parcel Lebaran

PNS di Kota Tegal Dilarang Terima Hadiah dan Parcel Lebaran

PNS Pemkot Tegal dilarang menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapapun juga yang berhubungan dengan jabatan dan atau pekerjaannya.


Tarhim Pjs Wali Kota Himpun Infak Rp9 Juta

Tarhim Pjs Wali Kota Himpun Infak Rp9 Juta

Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) Pemkot Tegal dan warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur berhasil mengumpulkan infak dan shodaqoh sebesar Rp9 Juta.


1.263 Ketua RT dan RW Dibina

1.263 Ketua RT dan RW Dibina

Sebanyak 1.263 Ketua RT dan RW Kota Tegal mendapatkan Pembinaan Pembangunan dan Sosialisasi Pilkada dari Pemerintah Kota Tegal dan KPU.


Nelayan di Kota Tegal Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Nelayan di Kota Tegal Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal, nelayan diminta tetap waspada dengan potensi gelombang tinggi.


Pjs Wali Kota Tekankan Sikap Tolong Menolong

Pjs Wali Kota Tekankan Sikap Tolong Menolong

Pjs Wali Kota Tegal melanjutkan kegiatan Salat Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) di Masjid Nurul Falah Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat.


Pemkot Tegal Tarik 26 Produk Makanan dan Minuman Tak Layak Konsumsi

Pemkot Tegal Tarik 26 Produk Makanan dan Minuman Tak Layak Konsumsi

Pemkot Tegal bersama Forkompinda menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko, pasar tradisional, dan pasar modern, kemarin.


Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Bijak Belanja

Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Bijak Belanja

TPID Kota Tegal mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tegal untuk lebih bijak dan tidak boros dalam berbelanja kebutuhan pokok masyarakat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!