Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Datangkan Investor, Wali Kota Teken Mou Pendahuluan dengan Tiongkok

  • Datangkan Investor, Wali Kota Teken Mou Pendahuluan dengan Tiongkok
  • Datangkan Investor, Wali Kota Teken Mou Pendahuluan dengan Tiongkok
  • Datangkan Investor, Wali Kota Teken Mou Pendahuluan dengan Tiongkok
  • Datangkan Investor, Wali Kota Teken Mou Pendahuluan dengan Tiongkok

JAKARTA - Dalam upayanya menarik investor ke Kota Tegal, Pemkot Tegal menandatangi memotandum of understanding (MoU) pendahaluan kerjasama investasi dengan Tiongkok. Ini dilakukan sebagai upaya pengembangan berbagai pembangunan infrastruktur maupun bidang lainnya di Kota Tegal.

Penandatangan mou dilakukan langsung Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno saat One Belt One Road Forum For Indonesia, China, and Malaysia di Gedung Danaphala, Kompleks Kementerian Keuangan, Kamis (18/5) kemarin. Wali Kota megatakan langkah Pemkot Tegal ini, bertujuan untuk menarik para investor Tiongkok maupun Malaysia masuk ke Kota Tegal.

Berbagai bidang pembangunan ditawarkan Pemkot Tegal melalui perjanjian tersebut. Di antaranya pengembangan water front city, pembangunan fasilitas olah raga, perdagangan, serta pengembangan industri kecil.

?Dibutuhkan biaya yang sangat besar untuk membangun Kota Tegal. Karena jika mengandalkan APBD saja, tidak cukup,? tegas Wali Kota.

Tidak hanya Kota Tegal, beberapa kepala daerah lainnya di Indonesia juga melakukan langkah serupa melalui acara yang dihadiri 1.200 peserta dari Tiongkok dan Malaysia itu. Nantinya, tindak lanjut perjanjian, papar Kepala BP4D Kota Tegal Nur Effendi, dalam waktu dekat Tiongkok akan mengklarifikasi berbagai ajuan dengan memanggil pemerintah daerah datang ke Negeri Tirai Bambu itu.

Namun begitu, Tiongkok pun akan mendatangi Kota Tegal untuk mempelajari serta melihat langsung berbagai potensi yang ada di Kota Bahari.

Ketua DPD RI Oesman Sapta mengatakan Tiongkok tidak perlu ragu menanamkan investainya di Indonesia. Indonesia merupakan negara yang memiliki pasar yang potensial bagi Tiongkok, karena di Asia Tenggara pasar terbesar adalah Indonesia.

?Kita tidak perlu khawatir dengan pasar lokal bila investasi di Indonesia. Kita harus membuka pintu selebar-lebarnya untuk investasi semi finishing product,? ucapnya

Karenanya, dia berpesan agar Indonesia mengutamakan pelayanan yang maksimal kepada investor. ?Tujuan tidak hanya bagi negara yang terlibat dalam kerjasama ini, namun juga memancing negara lain untuk berinvestasi di Indonesia.? (muj/zul)


Berita Sejenis

Uji Petik Angkutan Umum Diperketat

Uji Petik Angkutan Umum Diperketat

Dinas Perhubungan Kota Tegal terus memperketat pelaksanaan uji petik angkutan umum yang rutin digelar minimal tiga kali dalam satu bulan.


Arista Wakili Kota Tegal ke Provinsi

Arista Wakili Kota Tegal ke Provinsi

Arista Syakila Ananda (2,7) terpilih mewakili Kota Tegal menjadi nominator lomba balita sehat tingkat Provinsi Jawa Tengah.


Status Bawaslu Berubah Permanen dari Ad Hock

Status Bawaslu Berubah Permanen dari Ad Hock

Setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat, tiga komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tegal resmi dilantik.


Kota Tegal Kembali Raih Penghargaan saat Puncak Jateng

Kota Tegal Kembali Raih Penghargaan saat Puncak Jateng

Pemerintah Kota Tegal berhasil meraih penghargaan pada Peringatan HUT Provinsi Jateng Ke 68 yang dipusatkan di Lapangan Pancasila Kota Semarang.


Komisi II Minta Izin SPBU Jl Mataram Dievaluasi

Komisi II Minta Izin SPBU Jl Mataram Dievaluasi

Komisi II DPRD Kota Tegal meminta izin SPBU di Jl Mataram Kota Tegal dievaluasi.


Armada Angkut ODOL Wajib Dipotong

Armada Angkut ODOL Wajib Dipotong

Dinas Perhubungan Kota Tegal mewajibkan pemotongan kerangka semua armada angkutan barang, umum dan kendaraan terbuka yang dinyatakan over dimensi dan over loadi


Motif Tanahan Pembeda Batik Tegalan dengan Batik Lainnya

Motif Tanahan Pembeda Batik Tegalan dengan Batik Lainnya

Fashion berbahan dasar kain batik mulai menjadi pilihan utama, baik masyarakat tingkat bawah maupun kalangan atas.


Jadi Serbuan Pengemis dan Gelandangan, Kota Tegal Butuh Perda

Jadi Serbuan Pengemis dan Gelandangan, Kota Tegal Butuh Perda

Persoalan pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) merupakan salah satu pekerjaan rumah yang belum dapat terselesaikan di Kota Tegal.


Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal W Edi Susilo meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD)


Disdik Targetkan 158 SD/MI Tuntas Kurtilas di 2019

Disdik Targetkan 158 SD/MI Tuntas Kurtilas di 2019

Dinas pendidikan Kota Tegal menargetkan pelaksanaan Kurikulim 2013 (Kurtilas) tuntas di ratusan SD/MI pada 2019 mendatang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!