Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Delapan Pasar di Kota Tegal Diawasi

  • Delapan Pasar di Kota Tegal Diawasi
  • Delapan Pasar di Kota Tegal Diawasi

SAMPLING - Petugas Laboratarium Kesehatan Lingkungan Dinkes saat melakukan uji minilab kadar yodium dari sampling garam meja. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Untuk meminimalisir peredaran garam tanpa iodium, delapan pasar tradisional menjadi target pengawasan dengan uji sampling dari 40 merk garam tahun ini. Target tersebut menjadi realisasi program Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) yang dilaksanakan Badan Pengembangan, Penelitian, dan Perencanaan Pembangunan Daerah (BP4D) Kota Tegal.

Kepala BP4D melalui Kabid Pembangunan Masyarakat dan Sosial Budaya Rita Marlianawati menjelaskan, optimalisasi pengawasan dan peredaran garam tak beryodium dilakukan dengan menggandeng semua instansi terkait. Diantaranya, Dinas Kesehatan dari sisi pengujian sampling, serta Dinkop UKM dan Perdagangan dari ketersediaan dan pendistribusian barang.

"Uji sampling, dilakukan berkala di delapan pasar tradisional dengan lima merk garam setiap pedagang," ujarnya.

Dalam uji sampling tersebut, kata Rita, syarat minimal kandungan garam beryodium yang layak dikonsumsi manusia dan boleh beredar yakni 30 PPM. Sehingga, jika kurang dari kadar kandungan iodium akan dinilai tidak layak konsumsi karena membahayakan kesehatan. Sebab, efek dari konsumsi garak non yodium bagi manusia berdampak pada kesehatan seperti timbulnya penyakit gondok, stunting tumbuh kembang pada anak, dan daya pikir lambat.

"Tidak menutup kemungkinan, semua merk yang sebelumnya sudah standart akan diuji ulang untuk memastikan kadar yodiumnya," terangnya.

Rita menambahkan, terkait mekanisme pelaksanaan uji sampling garam beryodium akan dilakukan secara bertahap tiap tiga bulan sekali dengan target acak. Tujuannya, agar sampling garam yang dihasilkan sesuai dengan peredaran garam di delapan pasar tradisional. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Koleksi Buku Arpusda Diperiksa

Koleksi Buku Arpusda Diperiksa

Memasuki akhir tahun 2018, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Mr. Besar Martokoesumo Kota Tegal kembali menggelar Stock Opname.


Gaya Hidup Dominasi Penyebab Penyakit Tidak Menular

Gaya Hidup Dominasi Penyebab Penyakit Tidak Menular

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat, pola dan gaya hidup kurang sehat terbukti memicu melonjaknya dominasi temuan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM).


Pemkot Tegal Serahkan Santunan Rp619, 5 Juta untuk Jasa Tenaga Keagamaan

Pemkot Tegal Serahkan Santunan Rp619, 5 Juta untuk Jasa Tenaga Keagamaan

Ratusan jasa tenaga keagamaan menerima santunan dari Pemerintah Kota Tegal. Penyerahan dilakukan secara simbolis Wali Kota Tegal Nursholeh, Senin (3/12).


2019, Pantai Alam Indah (PAI) Akan Dipercantik Lagi Rp1,87 Miliar

2019, Pantai Alam Indah (PAI) Akan Dipercantik Lagi Rp1,87 Miliar

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal menegaskan Kementerian Pariwisata sudah menyiapkan anggaran Rp1,87 miliar untuk Obyek Wisata PAI.


Nursholeh Tegasi SKPD Tindaklanjuti Hasil Monitoring

Nursholeh Tegasi SKPD Tindaklanjuti Hasil Monitoring

Monitoring wajah kota wali kota tegal bersama forkompinda kembali dilaksanakan di Kelurahan Kalinyamat Kulon, Jumat (23/11) pagi.


Banyak Dikeluhkan Peserta, Rujukan Online Berjenjang Dievaluasi

Banyak Dikeluhkan Peserta, Rujukan Online Berjenjang Dievaluasi

BPJS Kesehatan Cabang Kota Tegal, menggelar evaluasi terkait munculnya sejumlah permasalahan terkait rujukan online berjenjang.


Belajar soal Retribusi Pasar, DPRD Purwakarta Sambangi Pemkot Tegal

Belajar soal Retribusi Pasar, DPRD Purwakarta Sambangi Pemkot Tegal

Sejumlah anggota Komisi II DPRD Kabupaten Purwakarta mendatangi Pemkot Tegal, Kamis (11/10) siang.


40 Pejabat Fungsional Tertentu di Kota Tegal Dilantik

40 Pejabat Fungsional Tertentu di Kota Tegal Dilantik

Sejumlah Pagawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, dilantik menjadi Pegawai Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Selasa (9/10) siang.


Musim Hujan di Kota Tegal Diprediksi Mulai November

Musim Hujan di Kota Tegal Diprediksi Mulai November

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tegal memperkirakan musim hujan di Kota Tegal akan mulai terjadi pada akhir November mendatang.


Sembilan Pedagang Diperingatkan

Sembilan Pedagang Diperingatkan

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menyatakan, kembali melayangkan surat peringatan dan teguran kepada sembilan pedagang penyewa kios di Blok A Pasar



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!