Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Delapan Sengketa Lingkungan Dituntaskan

TEGAL - Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal mencatat, delapan pengaduan sengketa lingkungan hidup sudah tertangani dan dituntaskan sepanjang 2017 hingga akhir 2018. Sengketa tersebut dipicu adanya pencemaran, kerusakan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekitar permukiman yang ditimbulkan kegiatan usaha baik perorangan maupun perusahaan.

Kepala DLH Kota Tegal Resti Drijo Prihanto mengungkapkan, penyelesaian delapan sengketa lingkungan hidup sudah dilakukan sesuai regulasi dan ketentuan. Yakni, mengacu UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 4/2013 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Lingkungan, dan Permen LH Nomor 7/2014 tentang Kerugian Lingkungan Hidup Akibat Pencemaran dan atau kerusakan Lingkungan Hidup.

"Sengketa Lingkungan Hidup, bisa ditangani jika ada aduan pencemaran dan kerusakan pengelolaan lingkungan yang ditimbulkan kegiatan usaha," terangnya.

Berdasarkan aduan sengketa LH, tutur Resti, pihaknya menangani sejumlah pencemaran dan kerusakan pengelolaan lingkungan akibat kegiatan usaha di sejumlah wilayah Kota Tegal. Di antaranya, pengaduan warga tentang dugaan pencemaran limbah dari usaha ayam potong dan budidaya lele di Kraton dan Sumurpanggang.

Selain itu, pengaduan warga tentang dugaan pencemaran limbah dari usaha produksi bihun, dan pembuangan oli (pada 2018-red). "Penyelesaian sengketa LH sudah dilakukan sesuai tahapan mulai dari tinjauan langsung, teguran, hingga penyiapan sanksi pembekuan izin lingkungan," ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup DLH Kasnudi menambahkan, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi untuk mengantisipasi terjadinya sengketa lingkungan hidup yang menimbulkan pencemaran maupun kerusakan. Di antaranya, dengan menggelar Sosialisasi Sengketa Lingkungan Hidup bagi para camat, lurah dan OPD terkait serta beberapa pengusaha.

Tujuannya, memberikan edukasi dan pemahaman tentang sengketa lingkungan hidup, serta menyikapi pencemaran lingkungan yang merugikan masyarakat dari cara identifikasi kasus. "Untuk penjatuhan sanksi sengketa lingkungan hidup, diatur dalam UU 32/2009 Pasal 36 ayat 1 dan 2," tegasnya. (syf/ela/zul)


Berita Sejenis

Proses Pematangan Lahan Bokongsemar Dikebut

Proses Pematangan Lahan Bokongsemar Dikebut

Setelah DED dinyatakan sempurna, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal terus melanjutkan proses lelang pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bokongsemar.


ASN Pemkot Tegal Usul Tempat Penitipan Anak di Lingkungan Kantor Setda

ASN Pemkot Tegal Usul Tempat Penitipan Anak di Lingkungan Kantor Setda

ASN yang memiliki anak balita di Pemkot Tegal mengusulkan tempat penitipan atau pengasuhan bagi anak mereka di dekat tempatnya bekerja.


Perketat Pengawasan dan Kewaspadaan Linmas

Perketat Pengawasan dan Kewaspadaan Linmas

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tegal terus menggencarkan pengawasan dengan memperketat penjagaan dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan komplek balai kota.


Sanitarian Puskesmas Berkualitas Akan Diwujudkan

Sanitarian Puskesmas Berkualitas Akan Diwujudkan

Untuk meningkatkan kemampuan sanitarian puskesmas yang berkualitas, tenaga sanitarian perlu dilatih peningkatan kapasitas petugas inspeksi kesehatan lingkungan.


Pengelolaan TPAS dan TPST Digenjot

Pengelolaan TPAS dan TPST Digenjot

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal menyatakan, terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan TPAS Muarareja dan pengelolaan sampah.


DED TPA Bokong Semar Dikebut

DED TPA Bokong Semar Dikebut

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal Resti Drijo Prihanto menyatakan, rencana penyempurnaan DED Tempat Pembuangan Akhir Bokong Semar


Jalan Kelurahan Akan Dipasang LED

Jalan Kelurahan Akan Dipasang LED

Jalan lingkungan di beberapa kelurahan rencananya akan dipasangi lampu LED.


40 Pejabat Fungsional Tertentu di Kota Tegal Dilantik

40 Pejabat Fungsional Tertentu di Kota Tegal Dilantik

Sejumlah Pagawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, dilantik menjadi Pegawai Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Selasa (9/10) siang.


Pengawasan Pengelolaan Limbah B3 Diperketat

Pengawasan Pengelolaan Limbah B3 Diperketat

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) guna memperketat pengawasan.


Soal Pengelolan Limbah B3 Medis, Wonosobo Ingin Tiru Kota Tegal

Soal Pengelolan Limbah B3 Medis, Wonosobo Ingin Tiru Kota Tegal

Sejumlah pejabat dari lingkungan Pemkab Wonosobo mengunjungi Kota Tegal, Kamis (30/8). Mereka ingin belajar pengelolaan limbah B3 medis fasyankes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!