Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Dewan Minta Edukasi Politik Digiatkan

  • Dewan Minta Edukasi Politik Digiatkan
  • Dewan Minta Edukasi Politik Digiatkan

RAKOR - Jajaran Komisi I saat menggelar rapat koordinasi dengan Kesbangpol terkait pendidikan politik bagi pemilih pemula, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Jelang pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni mendatang, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tegal diminta untuk lebih mengoptimalkan pendidikan politik bagi pemilih pemula. Hal itu, terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar Komisi I dengan pejabat struktural Kantor Kesbangpol di ruang rapat komisi, kemarin.

Wakil Ketua Komisi I Evi If'annah mengatakan, dengan potensi pemilih pemula yang sebagian besar masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa pihaknya mendukung penuh optimalisasi edukasi politik. Sebab, semua masyarakat yang tercatat sebagai daftar pemilih tetap tentu memiliki kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya dalam memilih calon kepala daerah.

"Program edukasi politik di sekolah, harus lebih ditingkatkan karena itu menjadi hak mutlak bagi pemilih pemula," jelasnya.

Dengan alokasi yang tergolong minim, kata Evi, pihaknya berharap Kesbangpol bisa lebih menggencarkan sosialisasi pentingnya pendidikan politik bagi remaja sebagai pemilih pemula. Tujuannya, agar dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang digelar serentak baik Pemilihan Gubernur maupun Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal partisipasi pemilih bisa lebih ditingkatkan.

Anggota Komisi I Sisdiono Ahmad menuturkan, dengan target edukasi politik di 10 SMA/SMK baik negeri maupun swasta pihaknya berharap Kesbangpol bisa lebih kreatif dalam mengemas konsep edukasi politik. Menurutnya, dengan karakter yang masih butuh motivasi dan penjabaran menyeluruh namun mudah dicerna narasumber edukasi politik sangat menentukan pemahaman bagi pelajar sebagai pemilih pemula.

"Konsekuensinya, narasumber yang dihadirkan harus berkompeten secara praktik. Bukan hanya sekedar konsep," ujarnya.

Sisdiono menambahkan, karena dalam penjabaran edukasi politik bagi pemilih pemula nara sumber bertanggung jawab penuh untuk menjabarkan tentang hak serta kewajiban sebagai pemilih. Sehingga, edukasi politik yang digelar tidak hanya sebagai formalitas realisasi program namun lebih efektif dalam mendongkrak partisipasi pemilih. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kantongi Dugaan Selingkuh, Camat Minta ASN di Tegal Barat Tak Melakukannya

Kantongi Dugaan Selingkuh, Camat Minta ASN di Tegal Barat Tak Melakukannya

Aparatur sipil negara (ASN) diminta untuk disiplin dan tidak selingkuh. Karena akan berdampak bagi ASN yang bersangkutan.


Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal W Edi Susilo meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD)


Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Masih tingginya tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, membuat sejumlah organisasi anak-anak terus menggencarkan edukasi.


Komisi II Peringatkan Dinas Kesehatan

Komisi II Peringatkan Dinas Kesehatan

Menindaklanjuti temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal memperingatkan Dinas Kesehatan.


Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Masih tingginya tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, membuat sejumlah organisasi anak-anak terus menggencarkan edukasi.


ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

Aparatur sipil negara (ASN) yang ada di wilayah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal diminta untuk netral dalam menjaga iklim politik yang sedang berkembang.


Pjs Wali Kota Minta Warga Kota Tegal Tak Golput

Pjs Wali Kota Minta Warga Kota Tegal Tak Golput

Tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada 2013 silam terbilang cukup rendah.


Satpol PP dan Linmas Harus Aktif Sukseskan Pilkada

Satpol PP dan Linmas Harus Aktif Sukseskan Pilkada

Kehadiran Satpol PP dan Perlindungan Masyarakar (Linmas) dalam tahun politik menjadi amat penting.


ASN Diingatkan Lagi Tak Boleh Terlibat Politik

ASN Diingatkan Lagi Tak Boleh Terlibat Politik

Aparatur sipil negara (ASN) yang ada di wilayah Kecamatan Tegal Timur, diminta untuk tidak ikut terlibat dalam politik.


Kondisi Ekonomi Berdampak pada Kondusifitas Wilayah

Kondisi Ekonomi Berdampak pada Kondusifitas Wilayah

Tak hanya memperhatikan masalah organisasi kemasyarakatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga concern terhadap stabilitas ekonomi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!