Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Dinsos: Lansia Bukan Beban

  • Dinsos: Lansia Bukan Beban
  • Dinsos: Lansia Bukan Beban

PAPARAN – Kepala Dinsos Dyah Kemala Shinta memberi paparan tentang lansia, Selasa (24/7). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal menegaskan anggapan warga lanjut usia (lansia) tidak perlu dibantu, karena hanya menjalani sisa hidup salah besar. Lansia bukanlah beban, karena menjadi lansia adalah fitrah dan bagian dari proses kehidupan.

Penegasan ini disampaikan Kepala Dinsos Dyah Kemala Shinta dalam acara Kunjungan Kerja Fasilitas Pemberdayaan Komda Lansia Kota Tegal, Selasa (24/7). Acara yang diadakan di salah satu rumah makan ini dihadiri Sekretaris Komda Lansia Provinsi Jawa Tengah Kusmartono, Organisasi Perangkat Daerah terkait, dan perwakilan lansia.

“Kita semua akan menjadi lansia. Memberi kesempatan dan melayani lansia untuk memperoleh kehidupan yang layak adalah kewajiban seluruh masyarakat,” kata Shinta.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes), jumlah lansia di Kota Tegal mencapai 15 ribu, dan yang pra lansia 18 ribu. Shinta mengemukakan, jumlah lansia yang terus meningkat membutuhkan perhatian pemerintah.

Kota Tegal sendiri tidak mempunyai panti, karena secara aturan kabupaten dan kota tidak diperbolehkan membangun panti. Sedang yang berhak adalah provinsi. Karena tidak diperbolehkan panti, Dinsos berupaya membangun rumah singgah yang secara aturan diperbolehkan dibangun kabupaten atau kota.

Rumah singgah ini akan membantu penanganan lansia, terutama mereka yang ditemukan dalam kondisi terlantar. Pasalnya, panti yang ada di Brebes kerap kali penuh, manakala Dinsos ingin mengirim lansia ke sana.

Selama ini, dinas memperhatikan lansia melalui penguatan lembaga yang didukung Surat Keputusan Wali Kota dan dibentuknya Komda Lansia Kota Tegal. Program kunjungan rumah juga dilakukan Dinsos dan Dinkes. Setiap Hari Lanjut Usia Nasional, Dinsos memberikan bantuan berupa sembako, meski belum sepenuhnya diberikan kepada seluruh lansia, mengingat anggaran yang terbatas.

Beberapa kegiatan lansia juga diadakan seperti senam dan lomba peragaan busana, agar mereka bahagia. Dinsos berharap pemberdayaan lansia tidak hanya diarahkan pada lansia potensial saja, melainkan juga pada lansia nonpotensial. Kemudian, perlindungan sosial dan pemerataan jaminan kesehatan ditingkatkan. Ini tidak terlepas dari dukungan keluarga.

“Kami ingin suatu saat Kota Tegal menjadi kota yang ramah lansia,” ujar Shinta.

Sekretaris Komda Lansia Provinsi Jawa Tengah Kusmartono menyampaikan, 10 persen dari penduduk Jawa Tengah adalah lansia. Secara umum, dia sepakat dengan yang dilakukan Dinsos Kota Tegal. Kusmartono menekankan agar penguatan lembaga terus dilakukan.

“Untuk penanganan kelansiaan, kami melibatkan 23 OPD,” ungkap Kusmartono. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wali Kota Ingatkan Stadion Bukan Lapangan Serba Guna

Wali Kota Ingatkan Stadion Bukan Lapangan Serba Guna

Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meminta Stadion Yos Sudarso hanya digunakan hanya sebagai arena pertandingan sepak bola.


Cuaca Ektrem, Puluhan Lampu PJU Terdampak

Cuaca Ektrem, Puluhan Lampu PJU Terdampak

Hujan dan angin sepanjang Februari bukan hanya menyebabkan banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik.


Persoalan Lingkungan Hidup Meningkat

Persoalan Lingkungan Hidup Meningkat

Permasalahan lingkungan hidup yang semakin meningkat menjadi beban tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat.


14 PGOT yang Terjaring Dirazia Diambil Sampel Darahnya

14 PGOT yang Terjaring Dirazia Diambil Sampel Darahnya

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polres Tegal Kota kembali menggelar razia Pengemis, PGOT, kemarin.


Satu Tupoksi Jangan Dikerjakan Banyak Orang

Satu Tupoksi Jangan Dikerjakan Banyak Orang

70 ASN di Pemkot Tegal mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penyusunan Analis Jabatan, Analisis Beban Kerja, dan Evaluasi Jabatan.


Lansia dan Balita Prioritas Evakuasi

Lansia dan Balita Prioritas Evakuasi

Dinkes Kota Tegal terus mengoptimalkan pelayanan puskesmas keliling dengan menargetkan evakuasi lansia dan balita di semua wilayah yang terdampak banjir.


Bukan Usaha Mikro Jangan Pakai Gas Melon

Bukan Usaha Mikro Jangan Pakai Gas Melon

Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal mengingatkan pengusaha rumah makan, hotel, industri, dan seluruh jenis usaha lain untuk tidak menggunakan elpiji 3 kg.


Keluyuran Malam-malam, Anak Jalanan dan Perempuan Dirazia

Keluyuran Malam-malam, Anak Jalanan dan Perempuan Dirazia

14 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring razia kepolisian langsung ditangani Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal, kemarin.


Hari Kartini, Pemkot Tegal Bagi-bagi Sembako ke Perempuan Lansia

Hari Kartini, Pemkot Tegal Bagi-bagi Sembako ke Perempuan Lansia

Hari Kartini ke-138, diperingati Pemkot Tegal dengan membagika paket sembako kepada para perempuan lanjut usia (lansia) tidak mampu.


Pemimpin Harus Tegas, tapi Bukan untuk Ditakuti

Pemimpin Harus Tegas, tapi Bukan untuk Ditakuti

Wali Kota Tegal KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno mengingatkan menjadi pemimpin harus mempunyai passion dan kiat kiat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!