Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Festival Bakul-bakul Harus Jadi Ikon

  • Festival Bakul-bakul Harus Jadi Ikon
  • Festival Bakul-bakul Harus Jadi Ikon
  • Festival Bakul-bakul Harus Jadi Ikon
  • Festival Bakul-bakul Harus Jadi Ikon

MENINJAU STAN – Plt Sekda meninjau salah satu stan peserta Festival Bakul-Bakul, Sabtu (14/4) lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Pemkot Tegal menginginkan Festival Bakul-bakul yang kali pertama digelar di Balai Kota Tegal untuk memperingati Hari Jadi ke-438 Kota Tegal, Sabtu- Minggu (14-15/4), bisa menjadi ikon untuk melengkapi Festival Tegal Tempoe Doeloe dan Tegal Pesisir Karnival yang sudah rutin diselenggarakan terlebih dahulu.

Hal itu disampaikan Plt Sekretaris Daerah Yuswo Waluyo saat membuka festival tersebut. “Momentum Hari Jadi adalah saat yang tepat untuk memperkenalkan acara ini kepada masyarakat,” kata Yuswo saat membacakan sambutan Pjs Wali Kota Achmad Rofai.

Lebih jauh, Pemkot berharap festival ini mampu mendorong pelaku usaha dan pedagang untuk terus bergerak mencari peluang. Baik berdagang dengan memanfaatkan sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun tradisi khas Kota Tegal.

Yuswo mengemukakan, Pemkot ingin masyarakat Kota Tegal menjadi orang yang turut aktif berkiprah membangun bersama pemerintah. “Sehingga, nantinya kita semua dapat bersatu, rukun dan selalu dalam suasana kondusif,” ujar Yuswo.

Diketahui, sedikitnya ada 58 stan yang mengikuti Festival Bakul-Bakul, baik dari stan kuliner, kerajinan, hingga fashion. Kuliner yang dijajakan dalam festival seperti glotak, kepala ikan manyun, kembang goyang, telur asin, aneka olahan ikan, beragam minuman, baju anak, kaos buatan masyarakat Kota Tegal dan sebagainya.

Hari Jadi ke-438 Kota Tegal mengusung tema Masyarakate Rukun, Pemrentahe Kiyeng Mbangun. Selain festival ini, serangkaian kegiatan masih akan diselenggarakan Pemkot, di antaranya Festival Tegal Tempo Doeloe dan Tegal Pesisir Karnival yang sesuai jadwal diadakan Sabtu (28/4). (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Rebana dan Balo-balo Harus Dilestarikan

Rebana dan Balo-balo Harus Dilestarikan

Lomba seni kemasyarakatan berupa rebana dan balo-balo tingkat kota diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Gedung eks Samsat.


ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

Aparatur sipil negara (ASN) yang ada di wilayah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal diminta untuk netral dalam menjaga iklim politik yang sedang berkembang.


Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti

Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti

Memperingati Hari Jadi ke-438, Pemkot Tegal kembali menggelar upacara peringatan menggunakan bahasa tegalan, Kamis (12/4), di Alun-alun Tegal.


Pemkot Tegal Siapkan 21 Acara Rangakaian Hari Jadi

Pemkot Tegal Siapkan 21 Acara Rangakaian Hari Jadi

Pemkot Tegal menyelenggarakan 21 acara untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-438 Kota Tegal.


Satpol PP dan Linmas Harus Aktif Sukseskan Pilkada

Satpol PP dan Linmas Harus Aktif Sukseskan Pilkada

Kehadiran Satpol PP dan Perlindungan Masyarakar (Linmas) dalam tahun politik menjadi amat penting.


PAUD Wajib Terakreditasi

PAUD Wajib Terakreditasi

Seluruh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus terakreditasi pada 2020.


Jempol! Pelayanan Publik di Kota Tegal Jadi Rujukan Diklatpim

Jempol! Pelayanan Publik di Kota Tegal Jadi Rujukan Diklatpim

27 peserta Diklatpim III Angkatan 1 Tahun 2018 Pusat PPSDM Kementerian Dalam Negeri Regional Jogjakarta sengaja datang ke Kota Tegal.


ASN Harus Murah Senyum

ASN Harus Murah Senyum

ASN yang terdiri dari 165 Pejabat Fungsional dan 4 Pejabat Struktural yang mengabdi di lingkungan Pemkot Tegal resmi dilantik, Senin (26/2) lalu.


Pimpin Apel Pertama, Pjs Wali Kota Ingatkan PNS Harus Netral

Pimpin Apel Pertama, Pjs Wali Kota Ingatkan PNS Harus Netral

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tegal Akhmad Rofai memimpin apel pertama dengan ASN di Balai Kota, Jalan Ki Gede Sebayu, Kamis (15/2 lalu).


16.307 Pelajar Jadi Target KTP-el

16.307 Pelajar Jadi Target KTP-el

16.307 pelajar SMA/SMK di Kota Tegal menjadi target Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam pelaksanaan perekaman data KTP-el berstatus pemula.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!