Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Gaya Hidup Dominasi Penyebab Penyakit Tidak Menular

  • Gaya Hidup Dominasi Penyebab Penyakit Tidak Menular
  • Gaya Hidup Dominasi Penyebab Penyakit Tidak Menular

GRATIS - Ratusan warga antre pelayanan kesehatan gratis Dinkes Kota Tegal, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat, pola dan gaya hidup kurang sehat terbukti memicu melonjaknya dominasi temuan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM). Sebab, berdasarkan hasil riset kesehatan dasar sejak tiga tahun terakhir 60 persen peningkatan angka PTM sudah mendapatkan pelayanan medis secara intensif di semua fasilitas layanan kesehatan.

Kepala Dinkes Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari menjelaskan, terjadinya pergeseran angka PTM yang berpotensi meningkat dibandingkan penyakit menular harus lebih diwaspadai. Sebab, pola dan gaya hidup kurang sehat justru akan menjadi bom waktu bagi masyarakat jika tidak segera merubah profil dan status kesehatan sejak dini.

Terlebih, temuan PTM seperti Diabetes Melitus (DM), stroke, jantung, kanker, hipertensi, kolestrol, hingga gagal ginjal bisa terjadi pada siapapun tanpa kenal waktu. "Untuk mencegah peningkatan PTM, pemerintah menggencarkan program germas cerdik," terangnya.

Rincian program germas cerdik, lanjut Prima, dilakukan dengan menggencarkan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gerakan masyarakat hidup sehat (germas). Yakni, dengan melakukan langkah nyata dalam mengatur dan merubah pola hidup meliputi cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tegal Yuli Prasetya menambahkan, untuk lebih mengoptimalkan germas cerdik pihaknya juga mulai merubah pola pikir masyarakat melalui Upaya Kesehatan Perorangan. Bentuknya, program pelayanan pemeriksaan kesehatan fisik untuk menjaring semua masyarakat meliputi 12 indikator kesehatan.

Dia ntaranya, akses air bersih, jamban sehat, orang dengan gangguan jwa (ODGJ) terpasung, TB Paru, kepemilikan BPJS. “Selain itu, pemeriksaan dan penimbangan rutin setiap bulan, Asi Eksklusif, pendataan KB, persalinan oleh tenaga kesehatan, hipertensi, imunisasi lengkap, dan rokok," imbuhnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wali Kota Apresiasi Penetapan Perda Persampahan

Wali Kota Apresiasi Penetapan Perda Persampahan

Tidak lama lagi, pengelolaan sampah di wilayah Kota Tegal bakal diatur melalui peraturan daerah (perda).


Kepala OPD Harus Ikut Susun Dokumen Rencana Perangkat Daerah

Kepala OPD Harus Ikut Susun Dokumen Rencana Perangkat Daerah

Kepala OPD diminta tidak hanya menyerahkan kepada jajaran di bawahnya saat penyusunan rencana perangkat daerah.


Wali Kota: DPRD Mitra Penting untuk Memajukan Kota Tegal

Wali Kota: DPRD Mitra Penting untuk Memajukan Kota Tegal

Pemerintah Kota Tegal tidak mungkin bisa berjalan sendiri menjalankan program-program untuk memajukan Kota Tegal.


Wali Kota: Jangan Terkecoh Harga Murah

Wali Kota: Jangan Terkecoh Harga Murah

Masyarakat diminta teliti saat berbelanja barang kebutuhan dan tidak tergiur dengan harga yang murah.


Di Kota Tegal, Masih Ada 3.152 Rumah Tak Layak Huni

Di Kota Tegal, Masih Ada 3.152 Rumah Tak Layak Huni

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono berharap persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bisa segera diselesaikan.


Bantuan untuk Nenek Fathonah Mulai Mengalir

Bantuan untuk Nenek Fathonah Mulai Mengalir

Sejumlah bantuan untuk Fathonah (75) nenek yang tinggal di rumah tidak layak mulai mengalir.


Waspadai Penyebab Stunting pada Anak

Waspadai Penyebab Stunting pada Anak

Ternyata, negara Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat prevalensi stunting (anak tumbuh kerdil) cukup tinggi.


Proses Pematangan Lahan Bokongsemar Dikebut

Proses Pematangan Lahan Bokongsemar Dikebut

Setelah DED dinyatakan sempurna, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal terus melanjutkan proses lelang pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bokongsemar.


Kuota Elpiji Bersubsidi Tak Berubah

Kuota Elpiji Bersubsidi Tak Berubah

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menyatakan tidak mengajukan penambahan kuota elpiji bersubsidi 3 kg jelang Ramadan tahun ini.


Penuhi Kebutuhan, PDAM Rencanakan Pengolahan Air Baku

Penuhi Kebutuhan, PDAM Rencanakan Pengolahan Air Baku

Debit air yang tidak ada penambahan membuat PDAM tak bisa menambah pelanggan baru di 2020.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!