Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Kang Nur Ajak Sama-sama Entaskan Kemiskinan di Kota Tegal

  • Kang Nur Ajak Sama-sama Entaskan Kemiskinan di Kota Tegal
  • Kang Nur Ajak Sama-sama Entaskan Kemiskinan di Kota Tegal

TEGAL - Puluhan warga tidak mampu menerima Kartu Jawa Tengah Sejahtera (KJS). Dengan kartu itu, mereka mendapatkan santunan setiap bulan yang bisa dicairkan melalui ATM bank.

Sekretaris Dinas Sosial dr Prima dalam laporannya mengatakan pemberian KJS merupakan upaya untuk memberikan jaminan bantuan sosial kepada fakir miskin tidak produktif yang disebabkan menyandang disabilitas dan atau penyakit kronis. Selain itu, juga belum mendapatkan program perlindungan sosial dari pemerintah pusat.

"Adapun tujuan pemberian perlindungan ini untuk mengurangi beban hidup fakir miskin tidak produktif yang disebabkan disabilitas dan atau penyakit kronis serta belum mendapatkan program perlindungan sosial dari pemerintah pusat guna kelangsungan hidupnya," katanya.

Menurut Prima, program itu merupakan salah satu strategi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penaggulangan kemiskinan dengan memberikan jaminan sosial kepada masyarakat tidak produktif yang belum mendapatkan sentuhan program sejenis dari pemerintah pusat.

Adapun sasaran penerima KJS di Kota Tegal yakni masyarakat tidak produktif dengan kriteria khusus yang masuk dalam basis data terpadu hasil verifikasi dan validasi Dinas Sosial. "Jumlahnya ada 95 orang dengan perincian Kecamatan Tegal Barat sebanyak 21, Tegal Timur 36, Tegal Selatan 22, dan Margadana sebanyak 16 orang."

Sedangkan bantuan KJS sebesar Rp250.000 per bulan yang didapatkan selama setahun. Untuk pencairan dilakukan dalam dua tahap yaitu enam bulan sekali.

"Hari ini yang dicairkan yakni tahap pertama periode Januari-Juni 2017 dengan besaran Rp1.500.000," jelasnya.

Plt. Wali Kota Tegal Nursholeh mengatakan kemiskinan masih tetap ada. Karena itu pihaknya berharap angka kemiskinan bisa dikurangi.

"Tugas pemerintah tetap mengentaskan kemiskinan. Program ini merupakan upaya memutus rantai kemiskinan," ujar Nursholeh.

Untuk mengurangi kemiskinan, kata Nursholeh, banyak sekali program sosial yang sudah dilakukan Pemerintah. Karenanya, Pemkot Tegal menyambut baik program pemberian kartu ini.

"Semoga dengan itu akan menjembatani pemerintah provinsi dan Kota Tegal untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan," pungkasnya. (muj/zul)


Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Nursholeh Larang Pejabat Pemkot Tegal Keluar Kota

Nursholeh Larang Pejabat Pemkot Tegal Keluar Kota

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Plt Wali Kota Tegal Nursholeh melarang seluruh kepala keluar kota.


Kang Nur: Pelayanan Publik Lelet, Laporkan ke Saya

Kang Nur: Pelayanan Publik Lelet, Laporkan ke Saya

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal HM Nursholeh menegaskan lagi ke depan pelayanan di Kota Tegal harus cepat, mudah, murah, dan ramah.


PAD Meningkat, APBD Perubahan Naik 3,65 Persen

PAD Meningkat, APBD Perubahan Naik 3,65 Persen

Pemkot Tegal menargetkan adanya kenaikan pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2017.


Kang Nur Tegaskan Pemkot Tegal Taat Aturan

Kang Nur Tegaskan Pemkot Tegal Taat Aturan

Pemilihan Ketua RT dan RW di seluruh kota Tegal akan dilaksanakan sebelum Pemilihan Walikota.


Kang Nur Minta Warganya Tak Terprovokasi dan Pilah Informasi

Kang Nur Minta Warganya Tak Terprovokasi dan Pilah Informasi

Arus informasi yang begitu cepat perlu disikapi dengan bijak. Pasalnya, itu kerap dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memecah belah.


Per Tahun, OPD Ditarget Satu Inovasi Pelayanan Publik

Per Tahun, OPD Ditarget Satu Inovasi Pelayanan Publik

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkota Tegal ditarget untuk menelurkan inovasi, utamanya di bidang pelayanan publik.


Hari Ini, 322 Kafilah Ikuti MTQ Kota Tegal

Hari Ini, 322 Kafilah Ikuti MTQ Kota Tegal

243 pelajar dipastikan akan mengikuti ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar dan Umum Tingkat Kota Tegal 2017.


Kang Nur: Dana Operasional RT/RW Tak Mungkin Dihapus, Bahkan Akan Ditambahi

Kang Nur: Dana Operasional RT/RW Tak Mungkin Dihapus, Bahkan Akan Ditambahi

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal HM Nursholeh menepis berita hoax terkait pemberhentian dana operasional RT dan RW.


Kang Nur Siap Bangun Empat Kecamatan Lebih Maju

Kang Nur Siap Bangun Empat Kecamatan Lebih Maju

Pasca didaulat memegang tampuk pimpinan Pemkot Tegal, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota bertekad akan menjalankan tugas itu dengan baik.


Kang Nur Ingatkan Pegawainya untuk Beri Layanan Prima

Kang Nur Ingatkan Pegawainya untuk Beri Layanan Prima

Pelaksana Tugas Wali Kota Tegal Nursholeh mengimbau aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tegal untuk segera melakukan rekonsiliasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!