Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Kondisi Ekonomi Berdampak pada Kondusifitas Wilayah

  • Kondisi Ekonomi Berdampak pada Kondusifitas Wilayah
  • Kondisi Ekonomi Berdampak pada Kondusifitas Wilayah
  • Kondisi Ekonomi Berdampak pada Kondusifitas Wilayah
  • Kondisi Ekonomi Berdampak pada Kondusifitas Wilayah

TEGAL - Tak hanya memperhatikan masalah organisasi kemasyarakatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga concern terhadap stabilitas ekonomi. Pasalnya, ekonomi akan mempengaruhi kondisi suatu wilayah.

Itu diungkapkan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Ahmad Rofai saat kegiatan Kajian Dampak Ekonomi, Senin (5/2) sore. Menurut dia yang juga menjabat Pjs Wali Kota Tegal itu Kesbangpol juga concern terhadap pengkajian dampak perekonomian di sebuah wilayah.

"Kondisi perekonomian akan mempengaruhi kondusifitas sebuah wilayah. Itulah mengapa kita juga konsen ke sana," katanya.

Menurut Akhmad Rofai, dampak perekonomian tidak lepas dari keamanan secara keseluruhan baik keamanan, stabilitas daerah dan investasi. Investasi akan masuk jika ada jaminan keamanan.

"Keamanan modal untuk mendongkrak investasi. Ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk mensejahterakan masyarakat," jelasnya.

Selain itu, imbuh Rofai, ada kultur budaya yang juga turut menentukan besarnya inverstasi yang masuk. Sehingga kalau investasi akan masuk ke daerah, harus membuat konsep untuk memberikan rekomendasi.

Kepala bidang Ketahanan Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Provinsi Jawa Tengah Atik Surniati menyampaikan kegiatan kajian dampak ekonomi digelar untuk memberikan alternative solusi permasalahan tantangan dan dampak pembangunan terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan.

"Mendukung visi misi Gubernur Jawa Tengah, menuju Jateng Sejahtera dan berdikari serta mengeliminir potensi konflik," pungkasnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Masyarakat Diajak Perbanyak Konsumsi Ikan

Masyarakat Diajak Perbanyak Konsumsi Ikan

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan kandungan Omega 3 pada ikan, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal Endang Nursholeh mengajak masyarakat untuk mengonsumsi ikan.


Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

Beberapa warga Jalan Sriti di Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal mengeluhkan pengerjaan pavingisasi di wilayah mereka.


Penggusuran 32 Rumah di Atas Lahan PT. KAI Ditunda Hingga Pilpres

Penggusuran 32 Rumah di Atas Lahan PT. KAI Ditunda Hingga Pilpres

PT. KAI kembali menunda rencana penertiban 32 rumah di wilayah RT 4 dan 19 RW 7 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal.


2019, Sekolah Wajib Terapkan K-13

2019, Sekolah Wajib Terapkan K-13

Seluruh sekolah dari tingkat SD sampai SMP wajib menerapkan Kurikulum 2013 (K-13) pada tahun ajaran baru 2018/2019 ini.


Tren Kepesertaan Naik, Pemkot Tegal Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan

Tren Kepesertaan Naik, Pemkot Tegal Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan

Tren cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Kota Tegal dalam dua tahub terakhir mengalami peningkatan.


Kota Tegal Kembali Raih Penghargaan saat Puncak Jateng

Kota Tegal Kembali Raih Penghargaan saat Puncak Jateng

Pemerintah Kota Tegal berhasil meraih penghargaan pada Peringatan HUT Provinsi Jateng Ke 68 yang dipusatkan di Lapangan Pancasila Kota Semarang.


Kantongi Dugaan Selingkuh, Camat Minta ASN di Tegal Barat Tak Melakukannya

Kantongi Dugaan Selingkuh, Camat Minta ASN di Tegal Barat Tak Melakukannya

Aparatur sipil negara (ASN) diminta untuk disiplin dan tidak selingkuh. Karena akan berdampak bagi ASN yang bersangkutan.


Disdik Targetkan 158 SD/MI Tuntas Kurtilas di 2019

Disdik Targetkan 158 SD/MI Tuntas Kurtilas di 2019

Dinas pendidikan Kota Tegal menargetkan pelaksanaan Kurikulim 2013 (Kurtilas) tuntas di ratusan SD/MI pada 2019 mendatang.


Polder Bayeman Tak Layak sebagai Hutan Kota

Polder Bayeman Tak Layak sebagai Hutan Kota

Kondisi Hutan Kota Polder Bayeman menjadi sorotan Wali Kota Tegal Nursholeh saatmembuka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.


Wilayah Kumuh di Kota Tegal Berkurang

Wilayah Kumuh di Kota Tegal Berkurang

Setiap tahun wilayah kumuh yang ada di Kota Tegal terus berkurang. Semua itu, karena kerja keras dari lintas sektoral yang berasal dari berbagai bidang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!