Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Kos-kosan yang Ketahuan Dipakai Mesum Terancam Dicabut Izinnya

  • Kos-kosan yang Ketahuan Dipakai Mesum Terancam Dicabut Izinnya
  • Kos-kosan yang Ketahuan Dipakai Mesum Terancam Dicabut Izinnya

TERJARING - Sejumlah penghuni kos yang bukan suami istri dan tak bisa menunjukkan identitas terjaring razia gabungan Satpol PP dan BNN beberapa waktu lalu. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal terus menggencarkan penertiban rumah kos sesuai Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 4/2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Rumah Kos. Tujuannya, untuk mengantisipasi dan mencegah banyaknya penyalahgunaan rumah kos sebagai tempat mesum dengan ketentuan sanksi hingga pencabutan izin.

Kepala Satpol PP Joko Syukur Baharudin menyampaikan, pengawasan dan razia penertiban rumah kos merupakan tindaklanjut dari banyaknya laporan warga terkait penyimpangan rumah kos sebagai tempat mesum. Sehingga, sesuai dengan mekanisme dan tahapan pemberian sanksi terpaksa dilakukan jika pengusaha rumah kos tidak mengindahkan peringatan atau nekat melanggar aturan sesuai Perwal 4/2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Rumah Kos.

"Sanksinya jelas, mulai tahap teguran tertulis, pembekuan usaha sampai pencabutan izin rumah kos," jelasnya.

Melalui razia rumah kos secara rutin, lanjut Joko, pihaknya juga mengakumulasikan penjatuhan sanksi sesuai Perwal 4/2017 bagi pengusaha rumah kos sesuai temuan razia. Sebab, di beberapa titik selama ini banyak ditemukan penghuni kos yang kedapatan menyalahi norma dan aturan perizinan yang ada.

Di antaranya, temuan pasangan dalam kos-kosan namun merupakan pasangan tidak resmi. Sementara itu, Kepala DPMPTSP Bajari melalui Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Sartono Eko Saputro menambahkan, terkait mekanisme penjatuhan sanksi juga tidak bisa dilakukan secara langsung.

Namun, melalui tahapan dan berdasarkan temuan saat Satpol PP menggelar razia yakni dengan memberikan teguran kepada pemilik usaha rumah kos. Kemudian, jika di lapangan ditemukan penghuni kos tidak sesuai norma dan aturan serta ketentuan yang dikeluarkan oleh pihak perizinan ada teguran.

"Tapi, jika teguran tidak diindahkan tapi justru ada temuan penyimpangan yang melanggar ketentuan perizinan maka Satpol memberi rekomendasi ke DPMPTSP untuk diberikan sanksi," pungkasnya. (syf/ela/zul)


Berita Sejenis

Usulan Dana Kelurahan Diapresiasi Pemkot Tegal

Usulan Dana Kelurahan Diapresiasi Pemkot Tegal

Pemkot Tegal menyambut baik usulan dana kelurahan yang disampaikan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) kepada Pemerintah Pusat.


Dua Balita Sehat Melaju ke Provinsi

Dua Balita Sehat Melaju ke Provinsi

Mirza Akbar dan Arista Shakila Rafanda Putri, menjadi dua Balita Sehat yang mewakili Kota Tegal untuk bersaing di tingkat provinsi pada Juni - Juli mendatang.


Pantai Muarareja Dipenuhi 500 Meter Kubik Sampah

Pantai Muarareja Dipenuhi 500 Meter Kubik Sampah

Pemkot Tegal dan jajaran Forkompinda serta masyarakat bersama-sama melakukan kerja bakti membersihkan sampah yang memenuhi Pantai Muarareja, Jumat (13/4) lalu.


Warga Perbatasan Brebes-Tegal Tolak Hoax dan Hate Speech

Warga Perbatasan Brebes-Tegal Tolak Hoax dan Hate Speech

Seluruh unsur dan elemen yang ada di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, sepakat menolak adanya berita hoax dan ujaran kebencian (hate speech).


ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

Aparatur sipil negara (ASN) yang ada di wilayah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal diminta untuk netral dalam menjaga iklim politik yang sedang berkembang.


2.103 Pelajar Rekam KTP Elektronik

2.103 Pelajar Rekam KTP Elektronik

2.103 pelajar yang akan berstatus sebagai pemilih pemula sudah melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).


11 Kawasan di Kota Tegal Masih Kumuh

11 Kawasan di Kota Tegal Masih Kumuh

Untuk mengurangi kawasan kumuh yang ada di Kota Tegal perlu adanya pemicuan. Karena hampir semua kecamatan memilki kelurahan kumuh yang tidak layak huni.


Pelaku Usaha Kecil di Kota Tegal Dimotivasi

Pelaku Usaha Kecil di Kota Tegal Dimotivasi

Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal memotivasi pelaku UKM melalui acara pelatihan yang diadakan di salah satu hotel dari Selasa-Kamis (10-12/4).


Asyik, Pulo Kodok Sudah Dilengkapi Dua Gazebo

Asyik, Pulo Kodok Sudah Dilengkapi Dua Gazebo

Untuk menambah kelengkapan sarana dan prasarana yang ada di Pulo Kodok, dua gazebo dibangun.


Stok Sembako di Kota Tegal Aman Jelang Ramadan

Stok Sembako di Kota Tegal Aman Jelang Ramadan

Menghadapi Ramadan yang tinggal beberapa pekan, harga komoditas cabai dan daging di sejumlah pasar tradisional Kota Tegal cenderung stabil.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!