Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Kota Tegal Kekurangan Personel Satpol PP

  • Kota Tegal Kekurangan Personel Satpol PP
  • Kota Tegal Kekurangan Personel Satpol PP

PAPARAN – Satpol PP memberikan paparan saat Rapat Pansus X di Gedung Parlemen, Senin (3/9) lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Jumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal, masih mengalami kekurangan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Heri Kurniawan saat Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat di Gedung Parlemen, Senin (3/9) lalu.

Raperda tersebut dibahas Panitia Khusus X yang diketuai Sutari. “Kekurangan ini menjadi salah satu kendala Satpol PP dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” kata Heri.

Heri mengatakan, di Tahun Anggaran 2017, jumlah personel Satpol PP sebanyak 109. Itu pun, termasuk tenaga administrasi dan tenaga pemadam kebakaran.

Padahal, berdasarkan skoring yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2012 tentang Jumlah Satpol PP, kebutuhan personel Satpol PP antara 150 sampai 250, di luar tenaga administrasi dan tenaga pemadam kebakaran. Sedangkan, untuk pengangkatan personel, terbentur Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satpol PP.

“Sesuai peraturan tersebut, yang bisa diangkat menjadi personel Satpol PP adalah Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan,” jelas Heri.

Namun demikian, Heri menegaskan, dalam menjalankan tupoksi, pihaknya berupaya memaksimalkan personel yang ada. Selain itu, mengoptimalkan peran Kader Siaga Trantib yang ada di setiap kelurahan.

Menurut PP Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satpol PP, Satpol PP berwenang melakukan tindakan penertiban nonyustisial terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang melanggar Perda atau Perkada. Satpol PP berwenang menindak warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang mengganggu ketertiban umum dan ketertiban masyarakat.

Satpol PP juga berwenang melakukan penyelidikan terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang diduga melakukan pelanggaran Perda atau Perkada, dan melakukan tindakan administratif terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang diduga melakukan pelanggaran Perda atau Perkada. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pesurungan Lor Masuk Zona Merah

Pesurungan Lor Masuk Zona Merah

Pemicuan terus dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal. Hal itu untuk mencapai kelurahan yang Open Defecation Free (ODF).


Pemkot Tegal Raih Predikat B SAKIP

Pemkot Tegal Raih Predikat B SAKIP

Pemkot Tegal mendapat penghargaan predikat B Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award 2018.


Antisipasi Penyebaran Virus DB, Gencarkan Gertak PSN

Antisipasi Penyebaran Virus DB, Gencarkan Gertak PSN

Untuk mencegah penyebaran nyamuk Demam Berdarah, Kader di wilayah Puskesmas Tegal Timur bersama masyarakat melakukan gerakan serentak PSN.


Pemkot Tegal Siap Wujudkan Kota Peduli HAM dan Layak Anak

Pemkot Tegal Siap Wujudkan Kota Peduli HAM dan Layak Anak

Setelah meraih anugerah Kota Peduli Hak Azazi Manusia (HAM), Pemkot Tegal terus berupaya mewujudkan Kota Bahari yang menjunjung tinggi HAM dan layak anak.


60 Persen Penyakit Dipicu Gaya Hidup

60 Persen Penyakit Dipicu Gaya Hidup

Dinkes Kota Tegal mencatat sekitar 60 persen terjadinya peningkatan angka potensi penyakit tidak menular (PTM) dipicu pola dan gaya hidup kurang sehat.


Ketahuan Berpolitik, ASN Terancam Dipecat

Ketahuan Berpolitik, ASN Terancam Dipecat

Menghadapi pemilu presiden dan pemilu legislatif 17 April mendatang, ASN di Pemkot Tegal dilarang berpolitik.


PSN Bidik Wilayah Endemis DBD

PSN Bidik Wilayah Endemis DBD

Memasuki puncak musim hujan tahun ini, Dinas Kesehatan Kota Tegal terus menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).


Pemkot Tegal Tawarkan Konsep Yekan Park

Pemkot Tegal Tawarkan Konsep Yekan Park

Pemkot Tegal menawarkan konsep Yekan Park kepada juri dari Forum Koridor Ekonomi Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata (KERIS).


GTM Sasar Warga Panggung

GTM Sasar Warga Panggung

Gerakan Tegal Membaca (GTM) menyasar warga di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kamis (14/2) kemarin.


Sembilan Kelurahan di Kota Tegal Ditarget ODF

Sembilan Kelurahan di Kota Tegal Ditarget ODF

Untuk mewujudkan daerah bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS), sebanyak sembilan kelurahan di Kota Tegal ditargetkan sebagai kelurahan Open Defection Free.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!