Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Miris, Delapan OPD Masih Belum Tertib

  • Miris, Delapan OPD Masih Belum Tertib
  • Miris, Delapan OPD Masih Belum Tertib

Ilustrasi.

TEGAL - Berdasar hasil evaluasi Pemkot Tegal, sedikitnya delapan organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai belum tertib dalam penataan dan pengelolaan aset. Temuan tersebut, menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan saat melakukan sampling terkait inventarisasi dan pelaporan aset milik daerah tahun 2016.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Yuswo Waluyo menyampaikan, sebagai upaya optimalisasi menertibkan penataan dan pengelolaan aset pihaknya juga terus berkoordinasi dengan semua OPD melalui rapat internal. Tujuannya, untuk menggugah kesadaran sekaligus memberikan edukasi kepada pejabat struktural.

Utamanya, dalam penataan dan pengelolaan aset daerah yang menjadi tanggung jawab bersama terkait teknis penyimpanan hingga dokumentasi arsip aset daerah. "Dari sampling temuan BPK, meliputi temuan tidak jelas status dan pemanfaatan serta penatausahaan aset daerah," ungkapnya.

Inspektur Inspektorat Praptomo mengatakan, terkait pengelolaan aset daerah pihaknya juga terus mengimbau kepada semua pejabat struktural untuk melakukan penataan, inventarisasi, serta verifikasi aset secara bertahap.

Menurutnya, pengelolaan aset secara internal tersebut berfungsi untuk lebih mengoptimalkan pendataan aset milik daerah melalui laporan dan pemanfaatan aset sesuai peruntukan.

"Kewajiban penataan dan pengelolaan aset, berlaku bagi semua tingkatan pejabat mulai dari kelurahan hingga OPD di lingkungan Pemkot Tegal," terangnya.

Praptomo menambahkan, melalui edukasi penataan dan pengelolaan aset milik daerah tersebut diharapkan bisa mewujudkan capaian hasil pemeriksaan wajar tanpa pengecualian (WTP). Sebab, saat ini predikat yang diraih Pemkot Tegal masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP) karena masih terganjal belum tertibnya penataan administrasi aset daerah. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tata Tertib DPRD Akan Direvisi

Tata Tertib DPRD Akan Direvisi

Tata tertib (tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal akan segera direvisi.


Kota Tegal Kekurangan Personel Satpol PP

Kota Tegal Kekurangan Personel Satpol PP

Jumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal, masih mengalami kekurangan.


Kota Tegal Masih Jadi Jujukan PGOT

Kota Tegal Masih Jadi Jujukan PGOT

Pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) masih marak di Kota Tegal.


Dinkes Bentuk Pos UKK di Delapan Kelurahan

Dinkes Bentuk Pos UKK di Delapan Kelurahan

Dinas Kesehatan (Dinkes) berencana akan membentuk Pos Unit Keselamatan Kerja (UKK) di delapan kelurahan.


Jadi Serbuan Pengemis dan Gelandangan, Kota Tegal Butuh Perda

Jadi Serbuan Pengemis dan Gelandangan, Kota Tegal Butuh Perda

Persoalan pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) merupakan salah satu pekerjaan rumah yang belum dapat terselesaikan di Kota Tegal.


Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal W Edi Susilo meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD)


Pemkot Tegal Diminta Seriusi Penanganan Sampah

Pemkot Tegal Diminta Seriusi Penanganan Sampah

DPRD Kota Tegal mendesak Pemkot Tegal serius dalam mengatasi masalah persampahan yang sampai saat ini masih menjadi pekerjaan rumah.


Per Hari Ada 200 Ton Sampah, kok Armada Sampah di Tegal Belum Ideal

Per Hari Ada 200 Ton Sampah, kok Armada Sampah di Tegal Belum Ideal

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal mencatat jumlah armada persampahan yang ada saat ini masih belum ideal.


Butuh TPA, Kota Tegal Rancang Sanksi Pembuang Sampah Sembarangan

Butuh TPA, Kota Tegal Rancang Sanksi Pembuang Sampah Sembarangan

Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kota Tegal.


Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Masih tingginya tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, membuat sejumlah organisasi anak-anak terus menggencarkan edukasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!