Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

  • Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan
  • Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

BERSALAMAN - Plt Wali Kota Tegal Nursholeh didampingi mantan Wali Kota Tegal Adi Winarso saat bersalaman usai rakor ASN di ruang Adipura, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Menindaklanjuti komitmen rekonsiliasi ASN, Pemerintah Kota Tegal diharapkan mulai berbenah diri, dan segera mengukur diri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Itu terungkap saat Rapat Koordinasi ASN yang dihadiri Plt Wali Kota Tegal Nursholeh, didampingi Wali Kota Tegal periode 1999-2009 Adi Winarso serta Sekretaris Daerah (di masa kepmimpinan Adi Winarso) Rahardjo di Ruang Adipura, kemarin.

Dalam paparannya, Kang Nur berharap, kedepan ASN kota Tegal bisa meninggalkan masa lalu dan harus selalu kompak. Bahkan, Nursholeh menegaskan akan selalu tegak lurus dalam aturan menjalankan tugasnya sebagai pejabat pembina daerah.

Senada dengan Kang Nur, Adi Winarso yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan bahwa kerja dalam Pemerintah Kota Tegal adalah kerja bersama dengan tim yang solid. "Jika kerjasamanya bagus, otomatis out putnya (hasil-red) akan bagus," ungkap Adi Winarso.

Lebih lanjut Adi winarso juga berpesan, jika ada masalah internal selesaikan segera di dalam, selama itu tidak berbenturan dengan aturan yang ada, jangan ada yang merasa paling benar dan tidak merasa bersalah jika melakukan sebuah kesalahan. Menurutnya, jika kerja tim solid dan bekerja sesuai dengan aturan maka kerja akan hasilnya akan lebih optimal.

Raharjo menambahkan, terkait peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Tegal nonaktif merupakan tamparan besar bagi dirinya meskipun ia sudah nonaktif. Sehingga, Raharjo berpesan kepada ASN Pemkot Tegal untuk selalu memperhatikan apa yang telah kita perbuat, apakah sudah betul atau salah, memilah-milah apakah yang kita lakukan tersebut adalah benar.

"Upaya mengukur diri, niscaya menjadi evaluasi secara internal dalam mengambil langkah kebijakan," terangnya.

Menurut Raharjo, dengan mengukur diri tersebut niscaya kejadian-kejadian yang terjadi selama masa kepemimpinan Wali Kota Nonaktif tidak terjadi. Dia menyontohkan kejadian ASN yang dipensiunkan tanpa gaji tidak melalui prosedur yang jelas, dan menurutnya hal tersebut tidak sesuai dengan aturan yang ada.

D ia juga menyinggung budaya malu dari ASN yang harus dimiliki jika telah berbuat melanggar aturan. Dengan begitu, tindakan mengukur diri akan menghindarkan kita dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik. (syf/ela/zul)



Berita Sejenis

Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal membutuhkan pemulihan pascakepemimpinan wali kota nonaktif. Sebab, masih banyak residu dan hal tersebut membutuhkan penanganan yang khusus.


Bertemu Menteri Susi, Kang Nur Ingin Menteri Dialog dengan Nelayan

Bertemu Menteri Susi, Kang Nur Ingin Menteri Dialog dengan Nelayan

Plt Wali Kota Tegal HM. Nursholeh menginginkan kehadirian Menteri Susi Pujiastuti di Kota Tegal dapat membuka jalur dialog dengan para nelayan.


Disdukcapil Sweeping Sekolah

Disdukcapil Sweeping Sekolah

Untuk merealisasikan pemetaan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), Disdukcapil Kota Tegal terus menyisir semua sekolah SMA dan SMK.


600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

Pemkot Tegal mencanangkan Gerakan Minum Susu, Makan Daging dan Telur Itik untuk masyarakat di Pendapa Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota, kemarin.


Kang Nur: Taat Aturan, TNI-Polri Tak Mungkin Terseret Politik Praktis

Kang Nur: Taat Aturan, TNI-Polri Tak Mungkin Terseret Politik Praktis

Memasuki tahun politik, Pemkot Tegal menggagas acara pertemuan dengan TNI-Polri, Senin (6/11) malam.


Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Setelah dinanti-nanti, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas P dan K akhirnya mencarikan bantuan fasilitasi honor bagi pendidik dan tenaga kependidikan.


Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal Nursholeh selaku penanggungjawab segera menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan audit keuangan.


Tegakkan Aturan Hukum, Nursholeh Ganti Plt Sekda Kota Tegal

Tegakkan Aturan Hukum, Nursholeh Ganti Plt Sekda Kota Tegal

Pascamendapatkan izin dari Gubernur Jawa Tengah, jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Setda) resmi dipindah tugaskan, Jumat (20/10) siang.


1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

Masa jabatan Ketua RT dan RW bakal berakhir pada Desember 2017. Pemkot Tegal memastikan tidak akan memperpanjang masa jabatan mereka.


Nursholeh Larang Pejabat Pemkot Tegal Keluar Kota

Nursholeh Larang Pejabat Pemkot Tegal Keluar Kota

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Plt Wali Kota Tegal Nursholeh melarang seluruh kepala keluar kota.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!