Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Pemasangan Token Listrik Rusunawa Dikeluhkan

  • Pemasangan Token Listrik Rusunawa Dikeluhkan
  • Pemasangan Token Listrik Rusunawa Dikeluhkan

RESAH - Sejumlah penghuni Rusunawa Kraton terlihat resah menanggapi adanya rencana penggantian meteran listrik menggunakan token. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Rencana pemasangan token listrik di semua blok Rumah Susun Sewa Sederhana Kraton mulai dikeluhkan. Sebagian besar penghuni rusun menilai kebijakan tersebut memberatkan.

Pengelola maupun Disperkim dianggap kurang bijak karena mengambil keputusan sepihak. Sebab, keputusan tersebut diambil tanpa musyawarah atau berkoordinasi dengan penghuni rusunawa. Seperti diungkapkan Agus, Ketua RT 4 Blok B, mengeluhkan adanya rencana penggantian meteran listrik dengan token.

Menurutnya, sebagian besar penghuni rusun mengaku lebih nyaman menggunakan listrik meteran seperti biasa karena tarifnya sangat terjangkau. Yakni, Rp75 ribu per bulan yang dibayarkan melalui pihak pengelola Rusunawa setiap sebelum tanggal 20 tiap bulan.

"Kalau diganti token, jelas kami keberatan karena harganya lebih mahal," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Dewi (27), warga Rusunawa Blok C yang merasa keberatan jika listrik diganti menjadi token. Dengan penghasilan suami yang pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akan terasa lebih terbebani dengan membeli pulsa listrik jika diganti token.

Padahal, dengan pembayaran tertib setiap bulan pihaknya dan semua penghuni lainnya merasa terbantu karena masih menggunakan listrik bersubsidi. "Dengan bayar listrik per bulan, kami lebih terbantu dibandingkan harus beli pulsa token listrik," terangnya.

Dewi menambahkan, berdasarkan hasil audiensi dengan Plt Wali Kota Tegal Nursholeh didampingi pengelola UPTD Rusunawa Kraton dan Disperkim terkait usulan pemasangan listrik token masih dalam proses. Namun, ia dan penghuni rusunawa lainnya sangat berharap agar tetap diberlakukan tagihan listrik tiap bulan karena lebih terjangkau. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemasangan Rambu di Jalingkut Dikebut

Pemasangan Rambu di Jalingkut Dikebut

Dinas Perhubungan Kota Tegal menyiapkan puluhan rambu lalu lintas untuk dipasang di sepanjang Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) hingga dua bulan mendatang.


Penataan Blok C Pasar Pagi Tegal Tunggu Sengketa

Penataan Blok C Pasar Pagi Tegal Tunggu Sengketa

Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal menyatakan, belum bisa melakukan penataan sarana dan prasarana yang dikeluhkan pedagang di Blok C.


Tak Bayar Sewa, Pindah atau Keluar dari Rusunawa

Tak Bayar Sewa, Pindah atau Keluar dari Rusunawa

Sebagai upaya antisipasi tunggakan pembayaran sewa, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tegal terus menggencarkan sosialisasi kepada penghuni rusunawa k


Denda Pengurusan Adminduk Disoal

Denda Pengurusan Adminduk Disoal

Berlakunya Peraturan Wali Kota Tegal (Perwal) 19/2013 tentang Sanksi Denda Pengurusan Administrasi Kependudukan, dikeluhkan sejumlah masyarakat.


Bau Busuk, TPS Liar Slerok Dikeluhkan

Bau Busuk, TPS Liar Slerok Dikeluhkan

Menjamurnya tempat pembuangan sementara (TPS) liar, kembali dikeluhkan warga di Kelurahan Slerok khususnya di kompleks SMAN 3 Kota Tegal.


Pemkot Tegal Usul Bangun Rusunawa Tegalsari

Pemkot Tegal Usul Bangun Rusunawa Tegalsari

Pemkot Tegal kembali mengusulkan pembangunan rumah susun sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Tegalsari ke Kementerian PUPR.


Petani Tambak Kesulitan Listrik

Petani Tambak Kesulitan Listrik

Sejak sawah di sebagian besar wilayah Kecamatan Margadana terkena intrusi air laut, petani padi beralih profesi menjadi petani tambak.


Edaran Retribusi Sampah Dikeluhkan

Edaran Retribusi Sampah Dikeluhkan

Sejumlah warga di Kota Tegal mengeluhkan surat edaran tentang Pembayaran Retribusi Pelayanan Persampahan beberapa hari terakhir.


Wali Kota: Pemkot Tegal Segerakan Tindakan Cepat Penanganan Korban Dugaan Keracunan

Wali Kota: Pemkot Tegal Segerakan Tindakan Cepat Penanganan Korban Dugaan Keracunan

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menyampaikan permintaan maaf terkait insiden dugaan keracunan warga Rusunawa Kraton, Tegal Barat.


Wali Kota Minta Lingkungan Tusunawa Kraton Dipercantik

Wali Kota Minta Lingkungan Tusunawa Kraton Dipercantik

Ratusan warga Rusunawa Kraton antusias ikuti senam bersama yang diselenggarakan Paguyuban 789 Tegal Laka laka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!