Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Pemkot Tegal Diminta Seriusi Penanganan Sampah

  • Pemkot Tegal Diminta Seriusi Penanganan Sampah
  • Pemkot Tegal Diminta Seriusi Penanganan Sampah

PIMPIN RAPAT – Ketua DPRD Edy Suripno berbicara saat memimpin Rapat Badan Anggaran bersama dinas terkait, Kamis (9/8). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - DPRD Kota Tegal mendesak Pemkot Tegal serius dalam mengatasi masalah persampahan yang sampai saat ini masih menjadi pekerjaan rumah. Keseriusan dalam menangani sampah dibutuhkan agar Kota Tegal bisa mengejar target piala adipura, dan keindahan kota dapat terjaga.

“Secara prinsip, penanganan persampahan untuk jangka panjang membutuhkan kajian dan perencanaan yang matang,” kata Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno usai memimpin Rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Pengembangan, Penelitian, dan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Gedung Parlemen, Kamis (9/8).

Edy memaparkan, sampah merupakan persoalan yang harus segera diatasi. Tempat Pengelolaan Akhir Sementara (TPAS) yang ada diprediksi hanya mampu menampung sampah untuk satu tahun ke depan. Sedangkan pembangunan TPA Bokong Semar, baru dilakukan pematangan lahan untuk tahap pertama pada 2019, dan zona pertama difinalisasi pada 2020.

Ketua DPRD juga meminta dilakukan penjadwalan ulang sistem pengambilan sampah yang selama ini dilakukan pagi dan sore. Pengambilan sampah diusulkan dilaksanakan sore dan malam hari, seperti yang telah diterapkan di kota-kota lainnya.

“Sehingga, pada pagi harinya masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman, tanpa melihat sampah,” ujar Edy.

Wakil Ketua DPRD Ansori Faqih menambahkan, DLH supaya dapat memastikan keberlangsungan pematangan lahan yang dikerjakan 2019 mendatang. Anggota Banggar Sutari menyarankan agar dana untuk pembangunan TPA Bokong Semar dapat dianggarkan melalui sharing dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemkot sendiri.

Sedangkan Anggota Banggar Rofii Ali mengingatkan, pengurukan untuk pematangan lahan jangan sampai menyalahi aturan. “Kasus Bokong Semar harus jadi pelajaran, jangan sampai urukan menyalahi aturan. Kami minta diperhitungkan secara matang, karena lahannya bekas tambak. Pemadatannya pun membutuhkan waktu yang lebih,” ungkap Rofii.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Berbahaya dan Beracun, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Haryoto menerangkan, untuk pengurukan lahan TPA Bokong Semar dianggarkan Rp5 miliar. Pengurukan diperlukan karena Pemerintah Pusat mensyaratkan lahan yang siap bangun, sebelum dikucurkannya anggaran.

“Seandainya nanti ada trouble dari Pemerintah Pusat, tetap dianggarkan meskipun nanti hanya satu sel,” ujar Haryoto.

Kepala Sub Bidang Sumber Daya Alam Bappeda Mulyadi mengemukakan, Pemerintah Pusat melalui Satuan Kerja di Pemerintah Provinsi membantu membuat DED untuk TPA Bokong Semar. Pemerintah Pusat memang meminta lahannya untuk dimatangkan dulu.

“Anggaran fisiknya diajukan 2020, dan di Cipta Karya dan Bina Marga Provinsi juga ada peluang,” jelas Mulyadi. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Capaian Indikator Kesehatan di Kota Tegal Meningkat

Capaian Indikator Kesehatan di Kota Tegal Meningkat

Capaian tiga indikator kesehatan yang berhasil di lakukan Pemkot Tegal mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.


Koalisi Kependudukan Kota Tegal Dikukuhkan

Koalisi Kependudukan Kota Tegal Dikukuhkan

Pengurus Koalisi Kependudukan tingkat Kota Tegal dikukuhkan di Gedung Adipura, Kamis (21/3).


Pimpin Apel Terakhir, Wali Kota Minta Tetap Jalin Silaturahmi

Pimpin Apel Terakhir, Wali Kota Minta Tetap Jalin Silaturahmi

Apel dengan jajaran ASN di Halaman Pendapa Ki Gede Sebayu, Rabu (20/3) kematin, menjadi apel terakhir HM Nursholeh sebagai Wali Kota Tegal.


Lelang Pasar Cinde Tertunda Lagi

Lelang Pasar Cinde Tertunda Lagi

Lelang Pasar Cinde yang berada di Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, kembali tertunda.


Hari Ini, Koalisi Kependudukan Kota Tegal Dilantik

Hari Ini, Koalisi Kependudukan Kota Tegal Dilantik

Pengurus Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan atau Koalisi Kependudukan Kota Tegal, Kamis (21/3) hari ini,


Jelang Purna Tugas, Wali Kota Pamitan Ke Warga Tegal Barat

Jelang Purna Tugas, Wali Kota Pamitan Ke Warga Tegal Barat

Jelang purna tugas yang tinggal dua hari kedepan, Wali Kota Tegal HM Nursholeh berpamitan dengan warga Kecamatan Tegal Barat, Selasa (19/3), di Pendapa Kantor K


Banyak Pemilih yang Pindah, Jumlah DPT Kota Tegal Berkurang

Banyak Pemilih yang Pindah, Jumlah DPT Kota Tegal Berkurang

Ratusan pemilih mengajukan pindah ke luar Kota Tegal. Jumlah itu lebih besar dibandingkan dengan pemilih yang pindah ke dalam Kota.


Soal Penyertifikatan, Wali Kota Beri Lampu Hijau

Soal Penyertifikatan, Wali Kota Beri Lampu Hijau

Pemkot Tegal memberikan lampu hijau terhadap permohonan warga RWX dan XI Kelurahan Mintaragen terkait permohonan pengalihan hak atas tanah.


Syarat Belum Lengkap, Honor PTK di Tegal Molor Tiga Bulan

Syarat Belum Lengkap, Honor PTK di Tegal Molor Tiga Bulan

Ratusan Pendidik dan Tenaga Kependidikan berstatus honorer nonkategori dua di Kota Tegal resah, karena belum cairnya honor tiga bulan mengajar sejak awal 2019.


Puskesmas Sahabat Remaja di Kota Tegal Mulai Digalakan

Puskesmas Sahabat Remaja di Kota Tegal Mulai Digalakan

Puskesmas Tegal Barat sebagai sahabat remaja akan digalakkan. Hal itu sebagai bentuk pendidikan kesehatan remaja.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!